loading...

Sinopsis Kosem 2 Murad IV Episode 18

Posted by

loading...
Sinopsis Kosem 2 Murad IV Episode 18.
Sinopsis Kosem 2 Murad IV Episode 18.
Sinopsis Kosem 2 Murad IV Episode 18. Malam itu murat pergi menemui putri farya yang sudah menungguny dikapal. namun rupany orang orang sinan beraksi juga malam itu untuk membunuh farya. murat mendengar suara orang orang diluar. ia kemudian mmeinta farya untuk diam didalam dan diapun keluar bertempur dengan mereka, farya yang menguasai ilmu pedang tak mau tinggal diam, ia ikut membantu murat.dari kejauhan tiba tiba ada panah api yang diluncurkan untuk membakar kapal. ketika situaasi makin genting, kemankes datang memberikan bantuan. farya sendiri mencari pengasuhnya, ketika margaret muncul, mereka berempat kemudian terjun kelaut.

Rupanya panah apii itu diluncurkan oleh orang orangnyaa sinan, selamat tinggal putri ujar sinan. ia tak pernah menyangka kehadiran murat yang tak disangka telah menggagalkan rencananya.

Diruangnny kosem sedang berzikir, kemudian melike datang membawakan ia segelas susu. kosem lalu berkata kepada melike jika ayse tahu ttg farya dan meminta melike mencari kebenarannya. dengan semua masalah ini, aku tak ingin terganggu juga dengan masalah soal farya ujar kosem. jaangan khawatir, ia adalah tamu dan jika tak sekarang atau mungkin besok ia akan kembali keasalnya ujar melike. tiba tiba atike maasuk keruangan kosem dan berteriak.”ibu. mereka mencoba membunuh yang mulia, saudaraku.”teriak atike. sedangkan silahdar sendiri sudah berada dikapal dan menemui murat.

“aku baik baik saja, kita bisa melewati semua ini, untunglah kemankes datang, “kata murat sambil menatap kearah kemankes yang mengangguk kepadanya. sementara itu salh seorang penyusup berhasil melarikan diri. ia menemui sinan dan seorang kristiaani bernma giovanni. apa yang terjadi?? dimana yang lainny?? tanya giovanni. pria itu menjelaskan jika semuanya terbunuh, sultan muraat ada dikapaal itu juga katanya. giovanni menatap kesal kearah sinan. jika aku tahu ia disana, tentu aku akan melakukan pencegahan kata sinan.

Keesokan paginya, kosem dan ayse bergegass menuju ruangan sultan murat. kosem bersyukur melihat putranya baik baik saja. kemudian matanya menatap kearah seorang wanita. ayse langsung berkata jika ia sangat khawatir terjadi sesuatu pada murat. murat sendiri mengatakan jika ia baik baik saja, putri farya juga baik katanya. ayse menatap farya dengan pandangan kesal, kosem melihat hal itu. kemudian kosem meminta ayse kembali kepada anak anaknya.

“siapa mereka murat?? beraninya merekaa membunuhmu??” teriak kosem berang. mereka tak ingin membunuhku, mereka mencoba membunuh putri fary kata murat. sementara itu silahdar memarahi penjaga yang ditugaskan melindungi sultan. penjaga berkata jika penyusup itu datang dari arah laut, dan penjaga lain tak bisa berbuat apa apa.silandar berkata jika ia sudah memperingatkan mereka untuk membuka mata, dan sekarang kau harus menginterogasi para saksi. tak lama kemudian sinan masuk kedalam dan pura pura bertanya siapa para pengkhianat itu?? apakah silahdar sudah menemukan sesuatu ttg mereka??

Kosem sendiri memarahi murat karena telah membahayakn dirinya demi seorang wanita, bagaimana jika terjadi sesuatu padamu kata kosem.”anda tak tahu kenyataan yang terjadi”kata murat. kenyataan apa?? fakta bahwa ia telah membunuh seorang kardinal, dan bagaimana kau bisa melindungi ia dan bahkan memberinya suaka  tanya kosem. murat lalu memberitahu kosem tentang surat yang dibawa oleh putri farya, tentang usaha paus untuk memusuhi ottoman melalui topal pasa.

“apa kau yakin??” tanya kosem lagi. aku yakin dan sama sekali tak ragu, aku sendiri membaca surat itu dan memang ada pengkhianat diantara kita dan kita semua tak tahu siapa orang itu. ujar murat. kosem kemudian berkata bagaimana jika putri itu adalah bagian dari permainan ini, agar ia sengaja dekat denganmu?? bukankah itu mungkin ???

Tanpa keduanya sadari, farya sudah bangun dan mencuri dengar pembicaraan mereka berdua. namun farya pura pura masih pingsan. murat berkata jika ia memilih untuk percaya kepada putri farya. semoga kau tak kecolongan ujar kosem. jangan khawatir soal itu, aku sudah mengurusnya , permintaanku kepadamu adalah untuk mengurus putri farya ujar murat. kosem berkata jika sesuai peraturan, ia tak harus tinggal diistana topkapi. aku akan mempersiapkan istana di uskudar dan untuk sementara kita bisa menempatkan ia di pearl palace. bagus ujar murat.

Kosem kemudian keluar dari ruangan murat, haci lalu memperkenalkan pengasuh putri farya yang bernama margareth. namun kosem tak begitu antusias menanggapinya. ia meminta haci mempersiapkan pearl palace untuk putri farya tinggal. ayse yang mendengar itu tersenyum senang. Baca Selanjutnya Sinopsis Kosem 2 Murad IV Episode 19

loading...
loading...
Tags: Kosem 2 Murad IV, Sinopsis

Terima Kasih sudah Membaca Sinopsis Kosem 2 Murad IV Episode 18. Please share...!


Blog, Updated at: 13:39