loading...

Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 290

Posted by

loading...

Sinopsis Lainnya:

Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 290
Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 290
Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 290.Murat Masuk Perangkap kilindir yang bekerja untuk dilruba sultan. untunglah bul bul berhasil mengirim pesan kepada kosem sultan
Diruang has oda, Zulfikar berpaling kearah hum yang kemudian diiikuti oleh osman.”sebelum semuanya maakin memburuk, berikan apa yang mereka inginkan, tak seorangpun lebih bernilai dari pada dirimu dan para pangeran “kata hum. rupanya perbicangan mereka di dengarkan oleh lala omer. wajahnya mendadak tegang.

Akhirnya para tentara jannisari pemberontak itu memasuki istana. para pengawal tampak berbaris menghadang. dari kejauhan terlihat davut melihat itu dan tampak puas dengan rencananya.”turunkan senjatamu, ini tak ada hubungannya denganmu, jangan mati sia sia”kata mansyur kepada seorang pemimpin pengawal yang menghunuskan pedang. Pemimpin itu menolak namun akhirnya ia memberikan jalan juga bagi masnyur dan pasukannya ketika melihat kemarahan orang orang itu didepannya.

Dari atas balkon osman melihat itu, ia melihat pengawal menyerah dan melihat para pemberontak memasuki istananya.”apa yang kau  ingin aku lakukan?? menunduk kepada mereka??” tanya osman. seorang pemimpin yang kuat tahu bagaimana bersikap, berikan apa yang mereka mau agar mereka kembali kebarak dan orang orang pulang kerumah, setelah itu kita akan membunuh mereka kata zulfikar.

 Kosem sedang berdoa untuk keselamatan anak anak nya, kemudian haci masuk kedalam dan berkata jika bul bul mengirim seorang aga kepada kosem untuk memberitahu jika kilindir membawa para pangeran. dilruba kata kosem kemudian. ia segera bergegas keluar dengan diikuti haci aga.

 Disebuah tempat tampak kilindir menyembunyikan murat dan ketiga adiknya. kemudian masuklah dilruba dan memuji kerja bagus kilindir. murat langsung berkata agar dilruba membawanya kepada sang ibu.”era ibumu sudah berakhir, demikian juga saudaramu osman, mereka semua akan mati, tak ada seorangpun yang bisa menyelamatkanmu sekarang”kata dilruba berkata sangat pelan pada murat. ketiga adik murat tampak makin ketakutan, apalagi si kecil ibrahim yang menempel dipunggung murat. murat sendiri menatap dilruba dengan wajah penuh kebencian.

Para jannisari berhasil masuk kedalam istana, mereka berteriak agar orang yang dimaksud segera dieksekusi. salah seorang jannisari ternyata juga bersekongkol dengan davut pasa. ketika davut memberikan tanda ia segera berkata kepada yang lain jika era sultan osman sudah berakhir dan mereka ingin sultan mustafa.akhirnya semuanya mengikuti berteriak sultan mustafa. Lala omer ternyata ada dalam kerumunan itu, ketika salah seorang curiga kepadanya, lala lalu ikut berteriak menyebut nama sultan mustafa.

Mansyur aga sendiri berteriak dimana pangeran mustafa, para pengawal yang menjaga tempat mustafa tak berdaya dan membiarkan mansyur dan yang lain massuk kedalam. ketika jalan menuju tempat mustafa diblok dengan jeruji besi yang kuat ia dan yang lainnya pun mencari jalan lain.

osman-terdesakDidalam hutan, dilruba berkata kepada kilindir jika para pangeran itu ada dalam pengawasannya sampai ia memberikan perintah. rupanya bul bul mengikuti kilindir dan tahu tempat dimana para pengeran disembunyikan. bul bul menutup mulutnya ketika melihat dilruba ada dibalik penyanderaan itu, ia melihat dilruba masuk kedalam kereta.

Didalam kamarnya tiba tiba mustafa melihat atap ruanganya pecah, sedikit demi sedikit batu jatuh kebawah. mustafa langsung lari mencari tempat yang aman. rupanya mansyur aga dan kawan kawan masuk kedlam ruangan mustafa dari atap. lalu turunlah mansyur dng tali. ia mencari cari mustafa .”jangan bunuh aku”kata mustafa . kepada mansyur. mansyur lalu berkata jika ia datang atas perintah halime sultan. kami tak akan menyakitimu kata mansyur.

Mustafa berkata jika ia haus, mansyur kemudian memberinya air minum. mustafa meminum air itu dengan suka cita. mansyur berkata jika mereka akan menempatkannya diatas tahta.”jika kau ingin diriku, akupun demikian”ujar mustafa tanpa berhenti tersenyum membuat mansyur kebingungan sendiri.

Diruang has oda. osman berkata jika ia terperangkap diruangan itu dan tak tahu keadaan diluar. seorang penjaga masuk kedalam. dimana lala omer?? tanya osman. si penjaga berkata jika lala tak ada diistana dan kemungkinan ia melarikan diri.”pengkhianat itu!!! aku membuat semua orang dalam bahaya untuk menyelamatkannya namun ia malah meninggalkaanku disini dan melarikan diri “kata osman kesal sekali.

“apa yang kau harapkan, ketika kapal bocor maka tikus akan seegera melarikan diri. kesetiaanny hanya sampai disini saja”kata humazah. tiba tiba pintu diketuk dan zulfikar datang, ia melaporkan jika para pemberontak itu masuk keruangan pangeran msutafa dan berteriak memujanya. wajah osman makin tegang dan lemas, zulfikar pasa berikan apa yang para pemberontak itu inginkan kata osman kemudian.Baca Selanjutnya Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 291

loading...
Tags: Abad Kejayaan 2 Kosem, Sinopsis

Terima Kasih sudah Membaca Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 290. Please share...!

Blog, Updated at: 10:16