loading...

Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 270

Posted by

loading...

Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 270. Waktu Untuk Mehmet Telah TIba, ketika imam besar menolak memberikan fatwa, lala akhirnya mendapatkan fatwa pembenaran eksekusi untuk mehmet. dan osman sudah memegang surat itu ditangannya.

Tampak mehmet duduk diruanganya dan gak tahu apa yang terjadi, sementara itu lala bertanya kepada cennet dipihak mana ia berdiri??? lala berkata jika mereka sudah bicara tentang osman bahwa osman harus menjadi kuat tanpa kosem sultan. namun cennet malah meletakkan pisau dileher lala dan meminta suaminay untuk gak pergi kemanapun. .”apa ini artinya?? keluar dari jalanku karena kita akan mengingatkan Yang mulia “kata lala

“kau seharusnya berdoa bahwa kosem sultan bisa menyelamatkan pangeran mehmet atau jika gak maka ia akan menghancurkan dunia dan membuat kita celaka”kata cennet sambil memaksa lala untuk gak bergerak dan pergi kemanapun. Pada saat yang sama dua orang aga dan suleiman menjemput mehmet dan berkata jika sultan osman ingin menemuinya. mengapa?? tanya mehmet. kami gak tahu jawab suleiman.

Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 270
Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 270
Sementara itu zulfikar dan kosem ada diluar pintu rahasia yang menuju harem, pintu itu ditutup dengan kayu kayu besar. zulfi kemudian memerintahkan aga yang bersama mereka untuk mematahkan kayu kayu itu menggunakan kampak. kosem mulai gak sabar, ia ingin aga itu cepat menyelesaikanya.”patahkan pintu itu cepat”kata kosem. akhirnya pintu terbuka dan mereka berjalan masuk kedalam lorong. pada saat yang sama mehmet melewati tembok rahasia itu dan melihat ada sesuatu yang aneh. tembok itu sekarang tampak menjadi permanen dan gak bisa dibuka. mehmet terus menatap kearah tembok.

Zulfikar sendiri berusaha membuka tembok menggunakan panel kayu disana namun gak berhasil, zulfi tahu jika jalan itu sudah ditutup. kosem berteriak teriak memanggil manggil mehmet. mehmet sendiri seakan tahu , ia menatap terus kearah tembok disampingnya.

Diruagannya si kecil murat dan ayse sedang maakan kue baklava. murat berkata jika kakaknya mehmet sangat menyukai kue itu dan berniat memberikannya. ia mengajak ayse bersamanya. ayse berkata jika penjaga gak akan membiarkan mereka masuk kedalam.”tidak masalah, asal kita bisa mendengar suaranya”kata murat. mereka pun menuju tempat mehmet disekap.

mehmet-menangisDiistana tua, halime dan safiye sedang duduk berdua. musim dingin tiba dan itu akan sulit kata halime, ia menyuruh safiye memakai mantelnya.”mungkin ini adalah tanda kejatuhan kosem, siapa yang tahu”kata safiye. sudah jelas osman akan membunuh saudaranya, karena ia mencari fatwa untuk itu kata halime.

“kosem akan kembali berduka, dan kali ini akan berbeda, kehilangan anak sangat menyedihkan, itu adalah luka yang akan selalu mengikutimu hingga liang kubur “kata safiye, halime tampak berkaca kaca ketika safiye mengatakan itu. pada saat yang sama kilindi ,http://informasidiary.blogspot.com tentara jannisari yang merupakan orang kepercayaan davut datang dan memberitahu jika tentara jannisari berbaris menuju istana ketika mereka tahu sultan osman sudah mendptkan fatwa untuk eksekusi saudaranya.

“akhirnya .aku ingin melihat seperti apa wajah kosem sekarang”kata dilruba puas. kan ada bahaya dan kebingungan diluar ujar davut. bagus , biar saja istana tenggelam karena ini ujar dilruba laagi.

Xulfikar berusaha menenangkan kosem yang panik karena gak bisa masuk kedlam istana, kosem memukuli tembok dan berusaha sekuat tenaga menggesernya namun toh tembok itu tetap kokoh berdiri. mehmet sendiri sadar jika tembok rahasia itu sudah diganti dan tertutup permanen.

“sultana, berhenti, sultana.”kata zulfi. mereka mungkin sudah membunuh anakku !! teriak kosem. sedangkan dibalik tembok itu  suleiman aga yang bersama mehmet meminta mereka segera menemui yang mulia yang sudah menunggu.

Zulfikar berkata kepada kosem jika pasukan jannisari ada diistana dan mereka gak akan membiarkan pangeran mehmet terbunuh, jika dibutuhkan mereka akan memaksa masuk kedalam.

Sedangkan ayse dan murat sudah ada didepan ruangan mehmet, murat meminta penjaga membuka pintu, aku membawa sesuatu yang disukai kakakku mehmet katanya namun kedua aga itu hanya diam. akhirnya ayse memaksa mereka membuka pintu, ayse masuk kedalam namun gak melihat mehmet. dimana saudaraku?? apa yang kalian lakukan kepadanya?? tanya ayse. tiba tiba karena shock  murat menjatuhkan piring roti yang ada ditangannya.

SEdangkan mehmet sendiri sudah dihadapkan kepada osman, osman tampak duuduk disinggasananya .”ada apa yang mulia?? kenapa kau memanggilku kesini??” tanya mehmet. duduklah sahut osman sambil menunjuk kearah kursi kecil didepannya. sedangkan kosem dan zulfikar berjalan keluar dari lorong rahasia itu, kosem berkomat kamit berdoa semoga mehmet selamat. Baca Selanjutnya Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 271

loading...
loading...

Blog, Updated at: 10:51