Blog Informasi Diary tentang Sinopsis film Thapki, Anandhi, Mohabbatein, Gopi, Belahan Jiwa, Lonceng Cinta dan Sinetron Indonesia

loading...

Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 241

loading...

Kumpulan Sinopsis Informasi Diary

Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 241. Kesepakatan antara Kosem dan Halime sultan, yaitu bahwa ketika mustafa naik tahta maka kosem dan anak anak nya selamat dan tetap bisa tinggal diistana.

Sementara itu halime memberitahu davut dan dilruba ttg kematian sultan ahmet. bagaimana mungkin?? ahmet baik baik saja ketika aku meninggakan istana, apakah ini bukan permainan kosem sultan kata dilruba tak percaya. halime berkta jika semula ia berpikir begitu tapi begitu melihat kondisi kosem yang tak berdaya barulah ia yakin. sultan ahmet sudah tiada kata halime, semoga Tuhan mengampuni jiwanya sahut dilruba yang di amini oleh davut.

“kesultanan osman akan dimulai”kata davut. tidak davut, ini adalah kesultanan kita, mustafa akan naik tahta , aku dan kosem sudah setuju kata halime dengan senyum puas. tapi dilruba dan davut nampak berbeda pandangan, mereka tidak percaya kosem begitu saja menawarkan hal ini sementara anaknya sendiri masih hidup.

Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 241
Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 241
Diruangan kosem, anak anak kosem menangis, salah satunya berkata jika mereka tidak akan melihat ayah mereka lagi.”ibumu ada disini, kami semua disini, kami tidak akan meninggalkan kalian sendirian”kata cennet berusaha menghibur. bagaimana ini mungkin, aku tidak percaya kata osman . ia punay sakit di perutnya untuk waktu yang lama kata kosem menjelaskan. mengapa kau menyembunyikannya dari kami ?? kata mehmet sambil menangis. kosem berkata jika sultan sudah meminum obat dan ia berpikir jika itu akan menyembuhkannya, ia meninggal tiba tiba

“apa yang akan kita lakukan tanpa ayah sekarang?” kata mehmet. kita akan bersatu dan saling melindungi kata kosem lagi. osman tampak gundah, ia berlari keluar. sedangkan kosem mendekati putranya yang bungsu dan memeluknya.

Zulfikar sendiri pergi menemui safiye untuk memberikan kabar ini.”kenapa kau datang? kau tidak diinginkan disini “kata safiye.

“aku tahu, tapi ini tugasku untuk memberimu kabar, apa yang kau inginkan akhirnya terjadi, sultan ahmet meninggal “kata zulfi. hum langsung berdiri dan bertanya apakah itu benar??? ia terlihat shock karena rasa sayang dan hubungan baiknya dengan ahmet.

“oh jadi yang mulia cucuku sudah meninggal, ini akan menjadi hari bahagia kami, seharusnya iskender bisa naik tahta, sungguh menyedihkan cucuku menghabisiya, seaakan tahu ia akan pergi makanya ia tidak ingin iskender hidup” kata safiye sinis. zulfikar sendiri langsung meninggalkan ruangan. kau yang membuatnya mati teriak humazah. lalu apa bedanya?? setelah kematian iskender, apa yang berbeda kata safiye geram sambil menatap hum tajam.

Osman ternyata kembali kekamarnya dan ditemani meleksima.”aku tidak akan pernah melihat ayahku lagi, kami tidak akan pernah lagi pergi berburu bersama, duduk dimeja, menunggung kuda dan ia tidak akan bisa memanggilku. anakku. lagi, ia tidak akan pernah lagi memelukku”kata osman. meleksima berkata jika ia juga dipisahkan dari orang tua, mereka berdua telah tiada, aku tidak tidur dan hanya menangis, dan aku pikir aku tidak akan tersenyum lagi, tapi kau telah memegang tanganku, rasa sakit dan dukaku mendadak lenyap ketika aku bersamamu, dan sekarang biarkan aku memegang tanganmu kata melek.

Dilruba bertanya kepada ibunya apa yang akan mereka lakukan jika menerima tawaran kosem. kita akan berpikir untuk setiap kemungkinan kata halime. dilruba berkata jika mereka tahu keadaan mustafa maka mereka akan menurunkannya segera. davut sendiri berkata jika ia akan berbuat semampunya untuk mmebantu. halime kembali berkata jika tidak boleh ada yang tahu soal keadaan mustafa.”kosem adalah sultana yang pintar, ia pasti sudh membuat banyak pencegahan, semua orang berpihak kepadanya, istana, harem, para kalfa dan aga, semuanya, sampai kita bisa mengambil alih semua itu maka kita harus bersabar”kata halime. jika kita ingin membunuh ular maka kita harus memotong kepalanya terlebih dahulu kata dilruba kemudian.

Diharem sedang dibacakan ayat suci alquran untuk mengenang kematian sultan ahmet, bul bul ikut masuk kedalam dan berbiisik kepada haci.”apa yang akan terjadi sekarang ??siapa yang akan tersenyum? pangeran mehmet ataukah osman??”tanya bul bul. besok kau dan yang lainnya akan tahu ujar haci . sementara itu osman dan melek masih bersama. melek bertanya apakah mereka akan pergi ke manisa?? untuk saat ini sepertinya itu tidak mungkin, singgasana tidak boleh kosong. karena sesuai dengan tradisi maka aku yang akan bertahta, aku akan menjadi sultan kata osman penuh percaya diri. wah sepertinya osman bakal kecewa nih? Baca Selanjutnya Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 242
Update Sinopsis di Facebook | Kumpulan Sinopsis Anak Jalanan | Sinopsis Anugerah Cinta | Sinopsis Khushi | Sinopsis Bunga Yang Terluka | Sinopsis Gopi Antv | Sinopsis Lonceng Cinta | Sinopsis Mohabbatein | Sinopsis Thapki
loading...
Labels: Abad Kejayaan 2 Kosem, Sinopsis

Thanks for reading Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 241. Please share...!

0 Comment for "Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 241"

Back To Top