Blog Informasi Diary tentang Sinopsis film Thapki, Anandhi, Mohabbatein, Gopi, Belahan Jiwa, Lonceng Cinta dan Sinetron Indonesia

loading...

Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 232

loading...

Kumpulan Sinopsis Informasi Diary

Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 232. Safiye berlutut didepan istana untuk meminta ampunan atas nasib putranya iskender, tapi rupanya sultan sudah gak percaya lagi kepada safiye.

Kosem yang sedih masuk keruangannya, meleki malah bertanya apa yang terjadi pada iskender?? pergilah tidur meleki kata kosem lemah dan gak bersemangat tapi meleki terus saja bicara ttg iskender. ia gak memperdulikan senggolan heycan yang memintanya diam.”cukup!! aku sudah pusing karena rasa cemas, yang mulia diambang kematian, dan aku gak bisa berurusan dengan masalah lain, sekarang semuanya keluar dan tinggalkan aku sendiri !!”kata kosem marah.

diluar cennet bertanya kepada eycan apa yang kosem maksudkan tadi?? gak ada yang serius, sultan ahmet hanya punya masalah dengan pencernakan dan sepertinya ia sedih karena itu kata eycan. tapi sepertinya cennet gak percaya begitu saja pada perkataan eycan.

Kosem sendiri mengambil alquran dan mulai membacanya, sementara itu ahmet kembali muntah darah dan merasakan sakit luar biasa pada perutnya. ia teringat dervish yang pernah berkata kepadanya agar ia tegak berdiri dan gak memperdulikan semua omongan orang, karena semuanya sudah ditakdirkan, dan gak seorangpun bisa mengubahnya. lalu apa yang ditunjukkan Tuhan kepadaku?? tanya ahmet waktu itu .”masa depan yang gemilang”ujar dervish .

Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 232
Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 232
Safiye masih berlutut didepan istana hingga pagi, lala tiba dan menghampirinya.”sultanaku, aku kita kamu bekerja untuk pangeran osman tapi rupanya kamu punya mimpi yang lain, kau memiliki seorang pangeran , anakmu sendiri!!”kata lala, mata safiye menatap lala dengan tajam dan diapun berlalu . safiye sendiri gak menjawab perkataan lala. Pintu gerbang terbuka, tampak ahmet hendak menuju has oda, sejenak matanya dan mata safiye bertemu. safiye berharap bertemu ahmet tapi begitu gerang tertutup ia tampak putus asa. secerah haraapan kembali muncul begitu gerbang dibuka.

“Yang mulia cucuku, .”kata safiye terbata

“aku akan mendengarkan perkataanmu untuk yang terakhir kalinya , karna gak akan ada lagi kesempatan “kata ahmet

safiye-memohon-ampunan“aku tahu jika kau gak pada apa yang terjadi dimasa lalu dan kenyataan menyembunyikan identitas iskender, kemarahanmu sangat besar. tapi aku gak bisa mengirim anakku pada kematian, iya kan?? iskender gak bersalah dan gak melakukan apapun, jika kau berpikir aku meracuni pikirannya, kumohon jangan lampiaskan itu kepadanya, jika kau ingin mengambil sebuah kepala maka kepalakulah gantinya.”kata safiye.

“apakah kau sudah selesai??” tanya ahmet, safiye mengangguk dan ahmetpun berlalu. ia sama sekali gak berkomentar ataupun menjawab perkataan safiye. sungguh menyedihkan safiye yang malang, dicuekkin.

Iskender nampak sedang memberi makan burung burung, kemudian mehmet giray mendekat dan berkata.”ternyata kau adalah pangeran? apakah itu benar?? “tanya mehmet. aku gak tahu lagi siapa diriku ujar iskender singkat.

“jika kita saling membantu maka kita akan bebas, aku punya banyak orang diluar sana, mereka bisa membantu kita, “kata mehmet. lalu apa yang terjadi setelah itu?? tanya iskender. Mehmet berkata jika iskender bisa meminta dukungan jannisari karena ia berasal dari sana. kita akan melakukan pemberontakan bersama, kau akan mengambil tahta ottoman dan aku akan mengambil tahta crimean , itu tujuanku  kata mehmet.

“tahta apa?memimpin apa?? aku gak pernah punya ambisi semacam itu “kata mehmet.

“mungkin kemaren iya, tapi sekarang kau adalah seorang pangeran. jika kau ingin hidup, maka bagus untukmu mulai dari sekarang memimpikan tahta’kata mehmet tapi iskender sama sekali mengabaikannya,

SUltan ahmet menghadiri acara pertemuan, dan sebelum memulai ia berkata jika akan ada pengumuman tentang pernikahan dilruba sultan dengan perdana menteri kedua yaitu davut pasa. wajah davut langsung bersinar cerah sementara itu tampak halil sangat kaget luar biasa. davut yang licik menatap halil penuh kemenangan.

Dokter yang baru berkata kepada kosem jika penyakit sultan ahmet gak separah yang mereka kira, dan ia sudah menemukan obat untuk menyembuhkannya. ini sudah berhasil menyembuhkan banyak orang kata si dokter sambil menunjukkan obat itu kepada kosem. kosem mengucapkan syukur dan nampak berbinar bahagia. TERima kasih TUhan katanya.Sementara itu cennet sedang bersama dengan Lalam ia berkata tentang anak safiye sultan, tapi cennet tak berkomentar apapun.”apa kita punay rahasia?? katakan kepadaku”kata lala, akhirnya cennet bicara juga jika sultan ahmet sedang sakit parah sekarang. ia minta lala merahasiakannya, apa kau yakin?? tanya lala. ya sangat ujar cennet.

Sultan sendiri tampak sedang bersama dokter yang memeriksanya, ternyata sultan lah yang meminta dokter itu untuk memberikan kabar bagus kepada kosem dng berpura pura sudah menemukan obat yang bagus untuk menyembuhkannya. ia percaya kata si dokter.”

Rupanya sultan yang satu ini gak hanya baik hati tapi juga sangat mencintai kosem dan gak ingin melihatny menangis. Baca Selanjutnya Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 233
Update Sinopsis di Facebook | Kumpulan Sinopsis Anak Jalanan | Sinopsis Anugerah Cinta | Sinopsis Khushi | Sinopsis Bunga Yang Terluka | Sinopsis Gopi Antv | Sinopsis Lonceng Cinta | Sinopsis Mohabbatein | Sinopsis Thapki
loading...
Labels: Abad Kejayaan 2 Kosem, Sinopsis

Thanks for reading Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 232. Please share...!

Back To Top