Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 196

Posted by

loading...

Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 196. Humazah Terusir Dari Istana, ketika kosem memegang catatan itu dan menyuruh humazah mundur dari harem atas keinginnany sendiri atau jika gak maka reputasinya didepan ahmet akan hancur karena tindakan korupsi yang dilakukannya di egypt

Diistana lama, safiye berkata kepada iskender jika ia berterima kasih atas bantuan nya selama ia ditahan dimaiden tower, kau gak pernah lupa jika aku adalah seoarng sultana , itu sangat berarti . Safiye melihat ada sebuah baju kecil yang diselipkan dibalik baju iskender, apakah itu?? tanya safiye. Ini adalah sebuah baju prasasti katanya.

Wajah safiye nampak penuh haru.”aku berharap bisa bicara dengan mu sesekali, datanglhah mengunjungiku, apa itu mungkin??” tanya safiye. Jika anda menginginkan dan waktunya tepat namun kau perlu tahu jika saya hanya setia kepada Yang mulia kata iskender. Aku tahu kata safiye dan mempersilahkan iskender untuk meninggalkannya. Setelah kepergian iskender, safiye meneteskan air mata.


“akhirnya anda bisa bersama pangeran kita”kata bulbul. Jikaa saatnya tiba ia akan tahu semuanya “kata safiye masih menangis. Bul bul kemudian memberitahu safiye jika kosem berhasil mengusir hum pergi dari istana, safiye langsung berhenti menangis dan ekspresinya kembali tegar. Ia berkata jika akan bersabar dan menunggu, ketika kekuatan mereka sudah siap maka mereka akan menempatkan pangeran diatas tahta. Sementara itu diruanga valide sultan tampak beberapa aga sedang mempersiapkan ruangan itu untuk kosem, kosem dan pelayan setianya masuk kedalam.

Kosem sultan duduk dikursi utama, kemudian cennet dan haci, juga heycan dan melike masing masing mencium gaun kosem sebagai bukti kesetiaan. Kosem mengangguk kepada mereka berempat.

Sikecil mustafa mulai berkhayal , ia bersama pria bernama pilhan. .”berapa lama kau akan ada ditempat ini?? kapan kau akan keluar??” kata pilhan. ketika saudaraku sudah mengijinkan kata mustafa menjjawab. Tapi pilhan berkata jika saudarnya gak akan pernah mengeluarkannya dari tempat ini, ia buruk dan ia ingin membunuhmu ungkap pilhan memprovokasi mustafa.

“dia mencintaiku!!!”teriak mustafa.

mustafa-dan-pilhan“itulah mengapa ia mengurungmu disini seperti seekor binatang dan memisahkan kau dengan ibumu, mungkin ini saatnya kau menghunuskan pedang ditanganmu”kata pilhan mendekati mustafa. Mustafa tampak ketakutan, ia menyuruh pilhan untuk menjauh darinya namun pilhan yang merupaakan imaginasi mustafa terus saja mengikutinya. Kemudian terdengar suara langkah kaki, lalu ada ketukan dipintu. Pilhan berkata jika eksekutor sudah datang, saudara tersayangmu sudah mengirim mereka dan cepat atau lambat tali itu akan mencekik lehermu!!!

“itu karena ia melihatmu sebagai ancaman untuk tahtanya, dalam kenyataan jika kau sadari maka ia lebih ketakutan darimu, apa kau dengar?? suara kematian?? nafas izrael pencabut nyawa, selama bertahun tahun kau duduk disini dan ketakutan ketika ada ketukan dipintu, mengapa?? karena kau tahu saudaramu akan mengambil nyawamu”kata pilhan

Waktu berlalu.

Mustafa kecil sudah menjadi anak muda yang dewasa namun ia masih sangat ketakutan, stabilitas mentalnya terganggu karena hidup sendirian tanpa ada teman selain pilhan, teman imajinasinya .”tidak, ia gak akan pernah membunuhku, “teriak mustafa.

“ya ia akan membunuhmu pangeran, kepolosanmu diruangan ini sudah cukup, sekarang saatnya untuk berkhia

Diistana lama, tampak seorang gadis muda bergaun ungu sedang menggambar. kemudian bul bul datang dan berkata jika saatny ia berkemas dan pergi. Sementara itu diistana, kosem sedang membagikan koin , makanan dan segala kebutuhan untuk kaum miskin dan anak terlantar. Sebelum kosem datang, Xennet lebih dulu tiba ditenda dan berkata kepada para warga miskin itu untuk berbaris. Ketika melihat ada warga miskin itu yang bertengkar, cennet  mengingatkan kepada mereka jika sudah bertahun tahun kosem sultan sellau mendengarkan keluhan mereka.

Kemudian kosem tiba diikuti oleh para pelayannya, kosem berjalan dengan anggun menuju tendanya. semua orang yang ada ditempat tersebut menundukkan kepalnya. Pada saat yang sama, bul bul berkata kepada gadis itu jika tugas untuknya sangatlah berat.

Ditenda, para warga miskin berbaris dan bergantian mencium kaftan kosem sultan. Beberapa dari mereka mengatakan keluhannya, seorang ibu berkata jika ia ingin menikahkan anaknya namun tak mempunyai apapun untuk diberikan. Kosem lalu minta melike untuk mengurusnya. Ibu miskin yang lain berkata jika suaminya dipenjara dan mereka harus mengalami banyak kesulitan setelah itu. Kosem lalu meminta semua keluhan dikumpulkan dan ia akan mengurusnya. Iapun meninggalkan tenda. Baca Selanjutnya Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 197


loading...
Tags: Abad Kejayaan 2 Kosem, Sinopsis

Terima Kasih sudah Membaca Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 196. Please share...!

Blog, Updated at: 20:45
loading...