Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 139

Posted by

loading...

Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 139. Akhir Hidup Fahriye Sultan ditangan dervish suaminya sendiri. sultan ahmet lah yang memberikan perintah.
Malam itu, sultan ahmet berdiri dibalkon. suara petir bergemuruh bersahutan dan kilatnya menerpa kearah wajah sang sultan. sedangkan safiye sultan terbangun dan nampak cemas. kosem sendiri bermimpi buruk, ia melihat sultan memangku mehmet dan teringat dengan perkataan si dukun jika ia akan kehilangan orang orang yang mencintainya dan menjadi saksi kematian mereka. kosem terbangun terengah engah, ia membuka tirai box pangeran mehmet dan lega mendapati putranya ada disampingnya.

Keesokan paginya safiye berkata kepada bul bul jika semalam ia tak bisa tidur nyenyak, mungkinkah karena petir yang begitu keras ujar bul bul.”bukan karena itu, “sahut safiye. Pelayan datang dan berkata jika halime sultan ingin bertemu. apa tujuan ia datang sepagi ini ujar safiye mengira ngira.

Sementara itu dervish tampak berdiri diruang has oda, zulfi keluar dan berkata jika sultan sudah menunggunya.”.kesetiaan zulfikar, kesetiaan”kata dervish.

Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 139
Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 139
“aku tahu, tak ada yang bisa membawa orang mati untuk hidup lagi, begitu juga dengan kepercayaan seseorang yang sudah hilang”sahut zulfi. Dervish kemudian masuk kedalam dan menatap kearah sultan yang mengerti apa arti tatapan itu, sultan lalu meminta diadakan pertemuan.

Diistana lama, halime memberitahu safiye jika kosem tak akan pernah berhenti dan kali ini matanya tertuju kepada bul bul.”apa yang bisa ia lakukan kepadaku, aku hanya punya satu kehidupan dan itu akan ku persembahkan kepada safiye sultan “kta bul bul. safiye sendiri minta bul bul berhati hati.

Safiye senang dengan kedatangan halime yang memberikan mereka segala informasi diistana. Halime sendiri bertanya apa yang akan safiye lakukan untuk membawa mustafa menuju tahta???.”jika mustafa bergabung bersama ahmet dalam peperangan maka tangan kitaa juga terikat, itulah mengapa kamu harus melakukan segala cara agar mustafa tetap tinggal diistana  ketika ahmet pergi untuk perang”ujar safiye.

firasat-safiyeDiharem, tampak handan dan kosem duduk bersama ada mahfiruze juga, tapi handan dan kosem bicara berbisik bisik membuat firuze kesal. handan bertany kepada kosem mengapa mereka harus mendptkan bul bul dan bagaimana caranya???.”bul bul adalah tangan kanan safiye sultan dan jika safiye kehilangan bul bul maka ia kehilangan segalanya”ujar kosem. Tak lama kemudian cennet datang membawa berita duka jika fahriye sultan telah meninggal

Mereka berdoa untuk arwahnya, tampak handan lega karena pesaingnya sudah tiada.

Safiye dan halime berjalan keluar ruangan , tampak dilruba menangis. ada apa dilruba mengapa kamu menangis?? tanya safiye. safiye kemudian menoleh dan melihat sebuah peti mayat yang di kerumuni oleh para pelayan. safiye langsung berlari dan berteriak histeris ketika membuka peti itu. Tampak fahriye yang sudah menjadi mayat, tergolek didalam peti mati. safiye shock, ia berduka.

Diruang pertemuan tampak murat dan nasuh juga dervish sedang berbincang ttg siapa yang akan sultan pilih menjadi perdana menteri??? murat pasa berkata jika itu terjadi maka pastilah orang yang terbaik meski sultan terlambat membuat keputusan dan mencengangkan kita semua dengan menyelematkan dervish.”untuk siapa kata kata itu kamu tujukan?? kepadaku??” tanya dervish. apakah itu mengejutkan, yang mulia mungkin percaya kepadamu tapi kecurigaan masih ada padamu kata murat. Tak lama kemudian sultan ahmet datang.

Diistana lama, safiye masih meneteskan air mata meratapi kepergian putri tercinta, bul bul mencoba membantu sultananya itu untuk berdiri dan menjauh dari peti mati. Beberapa pelayan kemudian membawa peti itu pergi. sedangkan diruang pertemuan. sultan bertanya ttg persiapan untuk perang. Para pasa berkata jika dalam waktu seminggu semuanya sudah selesai. sultan kemudian memutuskan jika murat dan nasuh juga dervish akan menyertainya dalam perang.”apakah anda tak memutuskan siapa yang akan menjadi perdana menteri sebelum pergi??” tanya murat. aku tahu apa yang aku lakukan, jika saatnya tiba aku akan menunjuk orang yang pantas untuk posisi itu kata sultan kemudian.

Sultan kembali ke ruang has oda dan diberitahu zulfi jika safiye sultan memaksa untuk bertemu dengannya. Sementara itu dilorong istana halime menghentikan kosem dan berkata jika ia sudah mendptkan apa yang ia inginkan.”sekarang fahriye telah pergi, dan untuk pertama kalinya kamu menjadi alasan kematian seseorang, itu berarti kepolosanmu telah hilang. fahriye memang berdosa ia seorang kriminal yang pantas mati, tapi kamu menjadi alasan seorang ibu kehilangan seorang anak, kamu harus tahu jika kamu telah menyakiti seorang ibu.”kata halime. bagaimana selanjutnya?. Baca Selanjutnya Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 140


loading...
Tags: Abad Kejayaan 2 Kosem, Sinopsis

Terima Kasih sudah Membaca Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 139. Please share...!

Blog, Updated at: 18:00
loading...