Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 117

Posted by

loading...

Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 117. Sesal Kemudian Tiada Guna.fahriye hanya bisa menangis dan bertobat ketika ahmet datang kepadanya bertanya bagaimana bisa ia melakukan hal sekeji itu??? menghabisi keturunanya sendiri

Sultan ahmet keluar dari pondok hudai dan berkata kepada zulfi jika yang ada dibelakang semua ini adlaah shahin giray.”kita sudah mencariny kemana mana namun ia seperti menghilang”kata zulfi. ketika sampai diistana, seorang aga memberitahu zulfi jika dervish pasa menunggunya diistananya. aku akan datang jika ada waktu kata zulfi.

Tak lama kemudian kosem tiba diruang has oda, zulfi pun menyapanya. kosem berkata jika ia ingin menjumpai ahmet.”tidak, ia tak ingin melihatmu lagi”kata zulfi. kosem memohon agar zulfi mau membujuk sultan untuknya.

Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 117
Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 117
“tidak, pertama sultan sudah memberikan perintah dan yang kedua hari ini adalah kamis, saat ini menurut peraturan sultan akan bersama mahfiruze kepala haseki dan juga bayinya”kata zulfi. kosem pun mengangguk menerimanya. Sementara itu didalam ruang has oda tampak sultan menimang putranya osman. mahfiruze mulai bicara tentang kosem  dan tentu saja isiny soal menjelekkan kosem. namun sultan hanya diam dan tak menjawabnya, ia kemudian meminta mahfiruze meninggalkan ruangannya, mahfiruze keluar dengan muka masam.

Diistana dervish, dervish sedang menyantap makan malamnya ketika zulfi tiba.”Dibarak tak ssama dengan istana, kau harus selalu membuka mata dan telingamu, namun diistana kau harus buta dan tuli jika kau ingin cepat naik jabatan. “kata dervish

“oh jadi kau bisa berbohong kepada ahmet dan aku harus diam??” tanya zulfi. apa yang kau ragukan?? kesetiaanku? aku sudah melindunginy sejak ia berusia 5 tahun sahut dervish

“kau sudah melindungi seorang pengkhianat yang mencoba membunuhnya, meski ia itu istrimu !!!”balas zulfi. jika kau berpikir aku pengkhianat maka laporkan saja, jika tak maka tutup masalah ini, kerna ini menyangkut tentang peringkatmu kata dervizh mengancam zulfi secara halus.

sultan-yang-tampanBul bul membawakan safiye sultan obat obatan agar safiye bisa tenang, bul bul berkata jika besok adalah jumat dan mereka bisa pergi namun rupanya safiye tak mendengarkannya.’kemana??” tanyanya. bul bul lalu mengingatkan ia tentang selahatin. bul bul berkata jika safiye tak ingin pergi maka ia bisa pergi.

“tidak , tentu saja tidak, aku akan pergi. aku ingin tahu anak yang membawa baju itu, jika kita melihatnya maka kita akan bisa mengenalinya karena ia punya tanda lahir dipunggungnya .”kata safiye. sementara itu dibarak tampak iskender mengenakan pakaiannya, tampaklah tanda lahir dipunggungnya. ia berkata kepada ali temannya kalo ia akan pergi kepada selahutin untuk tahu tentang baju itu.

Zulfi tampak berpikir keras dibalkon ketika kemudian sultan menghampirinya, zulfi seegera membungkuk hormat kepada sultan. apakah ada masalah tanya sultan melihat raut muka zulfi yang tegang.”aku harus memberitahu anda tentang sesuatu yang sangat penting, tadi pagi aku melihat dervish dan fahriye sultan, mereka pergi bersama ke pondok”kata zulfi. mengapa tak kau katakan sebelumnya kata ahmet.

“aku ingin bicara dnegannya lebih dulu namun aku lihat ia tak ada maksud untuk bicara jujur”kata zulfi.

Ahmet berpaling penuh kecewa.”pertama ibuku, kemudian kosem dan sekarang dervish. semua orang yang aku cintai dan aku percaya dengan kekurangan masing masing. sungguh memalukan”kata ahmet. zulfi kembali mengajak sultan bicara lagi namun ternyata sultan sudah enggan, ia masuk kembali kerungannya dan menutup pintu.

Keesokan paginya diruang pertemuan, tampak nasuh aga dibawa oleh dua penjaga untuk dihadapkan kepada sultan ahmet. sebelum sultan datang, dervis menghampiri pria itu.”kau disini, kau pikir kau bisa lari??” tanya dervish. nasuh berkaata jika kata dilapangan tak bisa diubah, para pemberontak itu semakin kuat. Murat mendekat dan marah kepadanya, pengecut sepertimu yang membuat tentara kita dalam bahaya kata murat.

Tak lama kemudian sultan ahmet datang, ia menatap dervish dengan pandangan aneh. dervish bisa merasakan itu. Ahmet berkata kepada nasuh apa yang ingin ia katakan sebelum kematiannya?? nasuh mencoba membela dirinya. ia berkata jika ia sudah meminta bantuan kepada seorang pasa dan berkata akan mengirimnya namun ternyata tak ada yang datang. .”apa itu benar pasa??” tanya ahmet, pasa itu berkata jika ia sudah mengirimkan bantuan, namun kondisi disana tak memungkinkan. murat menatap pasa itu dnegan tatapan aneh, demikian juga sultan yang nampak tak percaya kepadanya.(sepertinya  ada persekongkolan antara pasa itu dan dervish yang diketahui bermusuhan dengan nasuh)

Nasuh sendiri menatap pasa itu dengan kesal karena telah berbohong. menjelang eksekusinya akankah nasuh bisa selamat?
Baca Selanjutnya Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 118

Baca Juga Update Sinopsis Informasi Diary di Facebook


loading...
Tags: Abad Kejayaan 2 Kosem, Sinopsis

Terima Kasih sudah Membaca Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 117. Please share...!

Blog, Updated at: 10:12
loading...