Sinopsis Jodha Akbar Best Scene Episode Terbaik

Posted by

Sinopsis Jodha Akbar Best Scene. Tayang 28 Januari 2015. Episode terbaik Episode 221. Ketika tau Jalal hanya pura-pura Mati, Jodha sangat marah dia lari ke sungai dan ingin bunuh diri dengan menghanyutkan diri, tapi Jalal menolongnya dengan menariknya

Jalal : ”Ratu Jodha, apa yang kamu lakukan? apa kamu sudah gila? kamu boleh marahi aku, memaki aku. kumohon jangan lakukan ini”

Jalal lalu menarik jodha ke tepian, namun Jodha terus meronta. setelah mereka sampai di tepian sungai, Jalal menarik Jodha hingga badan mereka bersentuhan. mereka saling terdiam dan terpaku dlm sejenak.
 
http://informasidiary.blogspot.com/2015/01/sinopsis-jodha-akbar-best-scene-terbaik.html
Jalal : ”sadarlah Ratu Jodha !apa kamu sangat marah padaku? kamu tak pernah sangat marah padaku meski saat kamu membenciku. kamu masih akan hadapi aku. Hari ini kamu ingin pergi menjauh dariku. saya akui kalau saya melakukan kesalahan. saya berbuat dosa karena salah paham. Tapi saya menyadari kesalahanku. Dan seperti kamu bilang, kalau seseorang menyadari kesalahannya, dia harus di berikan kesempatan lagi. saya hanya ingin satu kesempatan lagi. saya sudah mencarimu selama berhari-hari. saya hanya ingin minta maaf padamu. saya hanya ingin membawamu kembali ke Agra”

Jalal lalu mengambil tangan Jodha, meletakkan di leherrnya sendiri

Jalal : “ Kalau kamu mau kamu boleh membunuhku, Ratu Jodha! Tapi kumohon jangan tinggalkan saya seorang diri, agar saya menderita sumur hidupku. Janganlah pergi dariku. saya tak bisa hidup tanpamu meski hanya sebentar. saya tau kamu peduli padaku. saya tau kalau kamu mencintaiku. Itu alasannya kamu bawakan obat itu untukku. kamu langsung menghampiriku begitu kamu mendengar kematianku. saya benarkan? saya mohon, jawab aku, Ratu Jodha! Jawab aku...!”

Jodha menatap mata Jalal dengan marah

Jodha : ”kau.. bertanya padaku lagi?”

Jodha mendorong dada Jalal

Jodha : “Benar! saya peduli padamu! Benar! saya merasa bersalah saat melihatmu sedih! Benar! saya tak akan bisa menahan rasa sakit atas kematianmu! Dan mungkin saya akan bunuh diri karena kehilangan dirimu! Selama saya masih hidup, saya akan menjadi istrimu. saya akan lakukan kewajibanku sebagai istrimu!”

Jalal : ”aku tahu, Ratu Jodha! saya tau saya berbuat salah. Tapi saya menyesali semua yang telah saya lakukan! kamu tak tau kalau di hari kamu pergi, saya juga sangat tak tenang.”

Jalal :” saya mohon pengampunanmu! Kembalilah bersamaku."

Jodha : ”kenapa? saya tak ingin kembali ke Agra, mengapa kamu ingin membawaku bersamamu? kamu pikir kamu bisa marah dan senang semaumu? kamu bisa mengusir dan menerimaku kembali sesukamu? kamu bahkan tak peduli dengan harga diriku. Dan kamu di sini untuk minta maaff ? Siapa aku? Apa pentingnya saya untukmu ? Apakah saya tak punya kehormatan dan harga diri? Apakah saya tak punya perasaan? Apa saya tak bisa sakit hati? saya adalah wanita Rajput. Kami selalu memuja suami kami, memikirkan pria lain saja sudah dianggap dosa. Tapi kamu menuduhku dan meragukan moralku. saya lebih baik bunuh diri daripada seseorang menuduhku melakukan tindak asusila. saya lebih baik bakar diri sebelum pria lain menyentuhku, tapi kau..kau telah menyakiti harga diri dan kehormatanku, yang mulia. Kata-katamu masih terdengar di telingaku, tuduhanmu yang keji itu. saya masih tak percaya, pria yang melakukan sumpah pernikahan denganku bisa sekejam itu padaku. saya tak percaya, kamu janji akan selalu mendampingiku selamanya, mengapa kamu meninggalkan saya begitu saja? Apa kejahatanku? Kejahatanku adalah memikirkan untuk menyelamatkan nyawamu! saya tak memberitahumu soal Sujamal karena saya sudah berjanji padanya. Saudara mempunyai ikatan yang suci. kamu juga tak menghormati itu. Mengapa ini selalu terjadi? Mengapa wanita selalu mendapat hukuman? Mengapa dia selalu berkorban? Mengapa dia selalu menanggung semua perbuatan yang pria lakukan? Mengapa dia selalu memaafkan semua kesalahan pria? Kami wanita meninggalkan seluruh keluarga kami, Ibu, Ayah dan saudara kami. Kami lakukan ini dengan ikhlas meski bertentangan dengan keinginan kami. Seorang wanita mengorbankan keinginannya demi Ayahnya. Dia mengorbankan mimpinya demi suaminya. Dia meninggalkan tempat di mana dia tumbuh atas dasar kepercayaan dan pergi bersama suaminya. Dia meninggalkan keluarganya dan menerima keluarga suaminya bagaikan keluarganya sendiri. Tapi seorang suami bisa memutus hubungan denganya kapan saja, dia menolaknya. Seorang wanita bisa mengorbankan apapun. Tapi dia takkan mengorbankan harga dirinya. Wanita bisa mengemban berbagai penderitaan, tapi dia takkan biarkan seseorang meragukan moral dan harga dirinya. Wanita menjaga kehormatan selamanya, dan pria di ijinkan untuk menginjak kehormatannya kapanpun.”

Jalal : ”aku tau kamu marah, Ratu Jodha. Itulah sebabnya saya katakan kamu boleh menghukumku, tapi setelah itu, maafkanlah aku. Kumohon kembalilah ke Agra bersamaku setelah itu."

Jodha : ”tidak... yang mulia. Hukuman tak akan cukup untuk kejahatan tertentu. Dan penebusan dosa tak akan cukup bagi dosa tertentu. saya tak ingin kembali ke Agra bersamamu. Maafkan aku. saya tak akan ikut denganmu. saya senang, saya telah menyelamatkan kehormatan dan harga diriku. Dan jika kamu peduli dengan kebahagiaanku, kamu takkan mengikutiku. Butuh kekuatan bagiku untuk meninggalkan semuanya, kumohon jangan ikuti aku. Kumohon jangan membuat perjalananku semakin sulit.”

Jodha kemudian pergi meninggalkan Jalal yg bersedih. Jalal diam saja melihat Jodha pergi..


Tags: Jodha Akbar, Sinopsis

Terima Kasih sudah Membaca Sinopsis Jodha Akbar Best Scene Episode Terbaik. Please share...!

Blog, Updated at: 01:24