Sinopsis Efsun dan Bahar 6 Maret 2016

Posted by

Sinopsis Efsun dan Bahar 6 Maret 2016. Nuran membukakan pintu, lalu efsun masuk, nuran terlihat gelisah, saat efsun berbicara nuran hanya terdiam, efsun bingung dan bertanya apa yang terjadi, nuran berkata dengan lemas dan melotot, efsun sangat terkejut mendengar kalau sakine tahu makam yusuf, nuran pun terlihat seperti pasrah, efsun berbicara dengan nada tinggi, lalu nuran hanya terdiam, efsun menenangkan nuran dan menciumnnya, lalu pergi. Necati (supir mehmet) menghampiri efsun, lalu nuran keluar dan memanggil efsun dan bertanya tentang necati, efsun pun pergi

Mehmet dan ates sedang berbincang ditaman, tampaknya sangat serius, ates meminta bagiannya, mehmet hanya terdiam.
Efsun menemui hesret disebuah kedai  lalu mereka berbincang,
Ates sedang duduk sendiri di kantin kampus, lalu tulay datang dan mereka berbincang, onur pun melewati meja ates, tulay menyapa onur, ates terlihat sangat kesal dengan onur, onur duduk dimeja belakang ates, lalu tulay mengatakan sesuatu tentang bahar dan onur , dan membuat ates geram, ates pun pergi meninggalkan tulay
Diperjalanan, efsun dan necati terjebak mobil yang sedang menurunkan banyak barang, efsun mengekuarkan kepalanya dr kaca dan marah2 (untung bukan giginya ya haha) necati pun berputar arah

Arda sedang berbincang dengan dua wanita cantik di halaman atas kantor attahan, sepertinya sekertarisnya, lalu efsun datang dan mengusir dua wanita itu, efsun pun berdebat dengan arda  lalu ponsel nya berbunyi, dan peneror itu yang menlp. Efsun pun pamit dan pergi, necati bertanya kepada efsun ingin kemana, lalu efsun menjawab ke suatu tempat

Nuran sudah tiba didepan rumah sakine dengan membawa banyak makanan, saat sakine membukakan pintu, sakine hanya terdiam tanpa kata, nuran pun mengatakan sesuatu dan masuk tanpa disuruh, nuran masuk ke ruang tamu, sakine terdiam sesaat, lalu berbicara dengan nada tinggi, sakine memarahi nuran, terjadi perdebatan hebat dirumah sakine, lalu sakine mengusir nuran, nuran memberikan makanannya ke sakine, sakine tak menerima , dan mengatakan ini haram, lalu sakine membukakan pintu memberi tanda kepd nuran, nuran pun keluar, sebelum pergi ia pun merenung seorang diri sementara sakine membanting pintunya dan menangis.

Bahar sedang berbincang dengan temannya, lalu dari belakang ates berteriak memanggil bahar, bahar pun kaget, atea mengajak bahar berbicara, lalu temannya pergi, ates berbicara dengan kesal mengenai onur, bahar malah menanggapi dengan nada tinggi, mereka berdebat, dan bahar pergi dengan kesal, ates pun pergi

Efsun dan necati tiba disebuah pantai, efsun turun begitu jga necati, lalu efsun naik lagi untuk minum, necati pun memeriksa keadaan sekeliling lalu masuk kedalam tepat didepan efsun, efsun pun kaget, necati bertanya sesuatu yang membuat efsun kaget, necati menutup pintu mobil dan menguncinya, efsun berusaha untuk keluar tp dicegah, necati duduk disamping efsun bahka sangat dekat, necati mengatakan semua kebohongan efsun, efsun pun terkejut, necati *meraba paha efsun dengan sngt ganas (maaf sedikit vulgar) efsun ketakutan, necati memanfaatkan keadaan, lalu necati mengancam efsun dan masih terus melakukan hal yang sama * , sebelum turun necati hampir mencium bibir efsun tetapi efsun menoleh jdnya ga kena  necati pergi, efsun pun berlari sambil menangis,

Hulya dan asim sedang mendengarkan penjasan dokter tentang penyakit esma ibunya asim, saat keluar dr ruang dokter, hulya menenangkan asim (kayanya parah dh ya penyakitnya, soalnya hampir meninggal)
Bahar sedang melamun dirumah, lalu efsun datang sambil menangis , bahar membukakan pintu, dan bertanya apa yang terjadi, efsun hanya menangis histeris merasa dirinya ternodai, Bahar menenangkannya dan memeluk efsun,
Asim dan hulya masuk keruang esma, lalu hulya berbicara dengan asim, lalu mereka masuk dan berbincang dengan esma

Efsun terbaring dikasur dan menangis, nuran dan ilyas datang, efsun bangun dan mengatakan sesuatu tentang necati, nuran sangat terkejut, efsun membaringkan badanya kembali dipangkuan nuran Mehmet membicarakan saham yang akan dibagi ke ates bersama hulya dan adibe, lalu hulya tak terima dan memearahi mehmet, mehmet pun pasrah dan pergi.
Asim tertidur saat menjaga ibunya, lalu mesin pendetak jantungnya berbunyi dan tak berfungsi, asim langsng memanggil dokter, dokter langsng menanganinya
Nuran dan ilyas melempar batu kekamar beyza, lali beyyza keluar dan bertanya, saat beyza akan turun dr belakang necati mengatakan sesuatu,

BAhar sedang melamun, lalu ates menelpon lalu saat mereka berbincang, efsun datang, bahar langsng mematikan ponselnya, efsun bertanya sesuatu, bahar menjawabnya lalu efsun menceritakan sesuatu dan menangis keduannya berpelukan. Baca Selanjutnya Sinopsis Efsun dan Bahar 7 Maret 2016.


Tags: Efsun dan Bahar, Sinopsis

Terima Kasih sudah Membaca Sinopsis Efsun dan Bahar 6 Maret 2016. Please share...!

Blog, Updated at: 09:42