Sandya Sabtu 24 Juni 2017 - Episode 157-158

Posted by

loading...

Sandya Sabtu 24 Juni 2017 - Episode 157-158. SurYa melakukan tarian tango yang anggun dan dengan saksama saling memandang sambil menari, perlahan bergerak menuju pohon natal tanpa sadar. Mohit menatap mereka sekali, namun gak bisa mengenali karena topeng. Adegan berubah dan sekarang konvoi VikMeen dimulai.

Vikram menasehati Meena dengan buruk karena melakukan semua ini dan berkata Bhabo akan memarahi mereka jika ia mengetahui bahwa Meena telah mengambil kendi tersebut.
Vikram mencoba membuka kendi dari tangan Meena dan ia menariknya dengan keras, dan keluar dari refleks ia menabrak tikungan tempat tidur, menyakiti mata kanannya dengan buruk.

SurYa menari dan tersesat di dunianya sendiri. Mohit berinteraksi dengan orang lain dan dirinya sendiri memakai topeng juga, yang lainnya sibuk menikmati suasana pesta dan Santa mengucapkan selamat Natal kepada semua orang.

Di pagi hari, Vikram terbangun dengan mata yang memar, sangat terluka, Bhabo mulai mengenal dan berkata Meena bahwa apa yang terjadi dengan keyakinannya pada Bhabo bahwa ia datang ke kamarnya di malam hari hanya untuk mengetahui tentang tujuan kemana mereka akan pergi, dan berkata Kendi itu masih menempel di tangannya, yang membuktikannya
Lelucon Bhabasa berkata tangan harus dipotong sekarang untuk membebaskannya. Bhabo dengan banyak usaha berhasil membebaskan kendi dari tangan Meena, Meena sangat berterima kasih kepada Bhabo, dan berkata bahwa ia berhutang budi kepadanya, dan memujinya dari intinya. Bhenza mengolok-olok Meena dan berkata untuk tindakannya Meena sekarang kehilangan kesempatan untuk pergi ke mana pun, Chaturi tertawa dengan suara serak, Vikram juga menganggapnya sesuai untuk Meena dan Meena berpikir ada peraturan yang berbeda untuk Sandhya dan dia, bila untuk Sandhya Bhabo sangat ingin Mengirim mereka ke bulan madu, namun untuknya Bhabo menggunakan setiap kesempatan untuk menghentikannya dan membuatnya duduk di rumah.

Menari, SurYa menyatakan bahwa Emily akan pergi dan meminta cuti. Mohit sibuk menelepon, dan semua orang mencarinya.

Bhabo memanggil Mohit dan meminta ia untuk segera pulang ke rumah karena sudah larut malam, dan berkata bahwa ia akan berbicara dengan atasannya, dan meminta pada atasannya, Mohit berkata bahwa ia akan datang dan mengakhiri telepon dengan cepat.

SurYa keluar dari pesta dan Mohit masuk setelah mengakhiri telepon, namun keduanya gak melihat ketika kunci mobil Mohit jatuh dan ia sibuk memungutnya.

Hujan deras sekarang.  SurYa keluar, dan hujan mulai turun, Sandhya merasa kedinginan dan Suraj memberinya mantel, dan hujan mulai turun, dan SurYa mencari tempat berlindung, akhirnya mendapatkan gerobak dan memanjat ke sana. Suraj tergelincir dan Sandhya menahannya dari terjatuh (dalam keranjang). Suraj melihat rambut Sandhya penuh dengan jerami dan berkata akan menghapusnya dan perlahan menghilangkannya.

Dia kemudian berkata bahwa ia sangat mencintai Sandhya dan inilah kekuatan mereka, jadi ia menjanjikan dukungan kepadanya sampai ia mencapai tujuannya, Sandhya terlihat dengan sangat hormat dan bertumpu pada bahu Suraj.

Episode berakhir ketika Sandy beristirahat di bahu Suraj.
Precap :  Chaturi mengeluarkan sebuah paket dari tas Mohit, Chavi membukanya dan memesan kue dan meminta Mohit untuk mengatakannya, Mohit berkata kepada Chavi dan Bhabasa bahwa atasannya memberinya bakat, Chavi dan Bhabasa berjuang untuk mendapatkan kue yang tepat ketika Bhabo datang dan Meminta mereka untuk berhenti makan
Baca Selanjutnya Sandya Minggu 25 Juni 2017 - Episode 159-160


loading...
Tags: Sandya, Sinopsis

Terima Kasih sudah Membaca Sandya Sabtu 24 Juni 2017 - Episode 157-158. Please share...!

Blog, Updated at: 09:48