loading...

Sinopsis Kosem 2 Murad IV Episode 13

Posted by

loading...

Sinopsis Kosem 2 Murad IV Episode 13. Kosem lalu berdiri dan meninggalkan harem, hanya melike yang mengikutinya. haci sendiri menatap cemas kepada kosem. kosem masuk keruanganya dan menyuruh melike keluar. rupanya kosem hanya menahan marah saja, ia murka karena kekuasaaannya dipotong oleh murat. ia menghancurkan kaca dan membuang semua benda yang ada dimeja kerjanya.

Sementara itu tampak seorang penghafal quran terus membaca quran dalam sebuah ruangan yang sakral, ditempat itu terdapat banyak benda peninggalan sejarah sejak sultan selim yang merupakan ayah dari sultan suleiman.ditempat itu selalu dilantunkan ayat suci alquran secara bergantian oleh 40 orang yang salah satuya adlah sultan sendiri selama 24 jam terus menerus, dan konon tradisi itu tetap dilakukan hingga sekarang diistana topkapi diistambul.

Yahya efendi yang merupakan guru spiritual murat, ia mengambil sebuah alquran yang terbuat dari emas. al quran itu dibawa ke sidang terbuka dipintu gerbang. murat menerimanya dan berkata.”al quran ini adlah peninggalan nenek moyangku sultan selim  han, dari Hijaz ketika ia  menaklukkan Mesir.”

Murat berkata jika daalm salah satu surat dalam alquran dikatakan bahkan jika seorang budak berkuasa dan ia memerintahmu dengan keadilan dan mematuhi kitab maka kalian harus patuh kepadanya,  (jadi tak ada perbedaan kelas jika ada seorang budak menjadi penguasa , kalian ttp harus taat kepadanya seakan ia adlaah raja yang berasal dari garus keturunan kerajaan,) lalu mengapa kalian tak patuh kepadaku????

“jaannisariku apa artiny jika melindungi seorang pengkhianat??” tanya murat

“pemimpin kami yang diberkati, anda adlah perwakilan dari TUhan dimuka bumi ini, kami tak akan menentang anda, temanmu dan musuhmu adlah teman dan juga musuh kami!!!”teriak kemankes.

“jika begitu, itu berarti kau tak akan melindungi pemberontak”kata murat. Ya Tuhan ,kami dalam ketaatan kepada sultan kami dan kami tak akan pernah melindungi para pemberontak kata kemankes lagi. sementara itu haci mendatangi kosem dikamarnya dan berkata jika sultan murat sedang mengadakan sidang terbuka dan semua orang hadir disana, mungkin anda ingin tahu juga kata haci. kosem tak menjawab dan langsung bergegas keluar dari ruangan menuju menara.

Dipintu gerbang, murat kembali berkata kepada para sipahi jika ketaatan dan masalah yang mereka buat telah membuat kerajaan dan kesultanan menjadi lemah, kalian sudah membuat keributan dan juga kerusuhan dan pencurian dari rakyat sehingga terjadi malapetaka, gaji kalian sudah mencapai 40 ribu, apakah kalian massih menginginkan bonus?? kalian sudah mencuri dari rakyat, dana kami naik dan darimana kita memperoleh uang, apa aku harus mengambilkannya dari lautan??? tanya murat

Tetua sipahi lalu berkata jika mereka setia, dan mereka yang terlibat dalam pemberontakan adalah mereka yang tak patuh kepada tetua.

Kosem sendiri melihat semua itu dari menara.

Jika begitu kau akan berpisah dengan orang orang sipahi pengkhianat dan menyerahkan mereka, murat memberi tanda kepada kemankes, kemankes lalu berkata jika sultan tak menginginkan mereka maka kami juga tidak, tak lama setelah itu tampak beberapa jannisari membawa pergi beberapa sipahi yang terlibat dalam pemberontakan.

Murat kemudian beralih pada para cendekiawan dan juga para hakim, mengapa kalian tak menerapkan keadilan yang semestinya? kenapa kalian tak menghentikan keadilan dan penindasan, dan mengapa kalian malah menerima suap???” tanya murat. salah satu dari hakim itu berkata jika mereka mencoba hendak mengambil pajak maka mereka membuat kebohongan dengan berkata jika kami menerima suap dsb

Imam besar membenarkan perkataan cendekiawan itu, kami sudah mencoba mencegah para sipahi mengambil pajak dengan cara ilegal tapi mereka malah menghancurkan propertu pribadi kami. apa yang kau lakukan syeh ul islam efendi? kenapa kau tak mencegahnya?? tanya yahya efendi. jika anda mendukung kami, wahai pemimpin yang diberkati maka kami akan bekerja untuk mengakhiri penindasan dan tirani itu .kata si imam besar

“bagus, kalian para sipahi, jannisari, cendekiawan dan juga para penasehat hukum telah berjanji setia kepadaku, tapi itu tak cukup , didepan semua orang, kalian harus bersumpah setia dengan meletakkan tangan kalian diatas Alquran “kata sultan murat. mereka kemudian melakukan apa yang sultan perintahkan dengan silandar sebagai pemandunya.

“kapanpun sultan kami memberikan perintah, dan barak kami tak melaksanakan perintah ini, maka mungkin kutukan dari Allah, Nabi-Nya, semua malaikat-Nya, dan bahwa bangsa Muhammad besertanya barak kami!” teriak kemankes didepan semua yang ada ditempat itu. kemudian murat berkata jika ia sebagai penguasa akan memulai eranya dengan menegakkan keadilan dan menumpas segala penindasan, tirani dan suap, membawa kembali kedamaian dan memerintah negeri dengan keadilan, berperang dengan menaikkan bendera islam diseluruh muka bumi.

Kosem menatap semua itu dengan rasa tak senang. Baca Selanjutnya Sinopsis Kosem 2 Murad IV Episode 14

loading...
loading...

Blog, Updated at: 18:38