loading...

Sinopsis Kosem 2 Murad IV Episode 11

Posted by

loading...

Sinopsis Lainnya:

Sinopsis Kosem 2 Murad IV Episode 11
Sinopsis Kosem 2 Murad IV Episode 11
Sinopsis Kosem 2 Murad IV Episode 11. Ditempat hiburan itu, semua orang berlari pergi dan tinggallah sultan murat dan orang orang sipahi.”cadi osman, aku dengar jika aku tak memenuhi permintaaan sipahi maka mereka akan menurunkan aku dan menempatkan beyazid diatas tahta”kata murat lantang. kami senang dengan sultan kami, tentu saja jika ia memberikan apa yang kami inginkan. aku rasa kau salah dengar, aku menolak permintaan kalian kata murat melangkah dengan berani dan tanpa senjata. ketika seorang sipahi menghunus pedang kearahnya tiba tiba sipahi itu jatuh tertembak. rupanya orang orang murat ada dilantai atas dan sudah mengintai mereka semua.

Jatuhlah orang orang sipahi oleh tembakan dan juga panah dari anak buah murat. dan tinggallah cadi osman seorang diri. murat memotong tanganya dan membunuhnya sambi berkata kepada beyazid.”apa kau ingat hari itu?? apa yang mereka lakukan kepada saudara kita osman , mereka mengikat tangan dan kakinya lalu membuat ia menjadi tontonan dijalanan, mereka memperlakukan seorang singa seperti itu dan membunuhnya tanpa ampun, tapi mereka tak akan bisa melakukan itu kepadaku, beyazid saudaraku, kita adlaah keluarga osman, mulai dari sekarang tak ada seorangpun yang akan melakukan hal seperti itu, aku tak akan mengijinkannya!!!”kata murat sambil memegang pipi beyazid dan memeluknya. beyazid sendiri masih shock melihat murat membunuh cadi osman dengan sadis.

Murat lalu berbalik dan semua anak buahnya menunduk memberi kan hormat kepadanya, bayezid pun menyarungkan pedangnya dan berjalan mengikuti murat.

Mlam itu farya berjalan sendirian berkeliling kota, menembus malam.

Sedangkan hazerfen tampak stres karena belum bisa menyelesaikan tugas dari sultan untuk membaca surat yang berisi kode kode itu. lalu evliya sendiri mulai membuat keributan, ia menaiki alat yang digunakan haferzen untuk percobaan terbangnya. evliya terus mengayunkan tali itu hingga ia menumpahkan gelas dan mengenai surat tersebut.”hancurlah kita, kita selesai, sultan murat akan mengambil kepala kita, aku akan bilang jika aku tak melakukannya, aku akan katakan kau yang melakukannya, kita tamat, tamatlah kita, hilanglah kepala kita”kata evliya panik.

Pada saat yang sama, murat tak sengaja melihat farya masuk ke sebuah gereja,dia mengikuti farya. farya berdoa untuk diselamatkan dari pamannya dan murat percaya padanya lalu membantunya. murat mendengar semua doanya, farya kaget ketika berbalik sudah ada murat dihadapannya.”bagaimana kau menemukan aku??” tanya farya membuka pembicaraan. kau yang menemukan aku ujar murat kemudian. aku merasa bosan ada dikapal terus menerus, aku ingin berdoa dan tak menyangka bertemu denganmu disini, tapi aku senang ujar farya. jika tuan putri kita bosan, ayo kita jalan jalan kata murat membuat farya tersenyum. murat sendiri memberi jalan pada farya untuk melangkah didepan.

Mereka berkuda didalam hutan, keduanya saling tersenyum. sementara di kota, semua orang shock melihat banyak sekali sipahi digantung .

Sementara itu diistana, dengan penuh percaya diri ayse melangkah ke has oda untuk menemui murat tapi penjaga berkata jika sejak semalam sultan murat tidka pulang, kemana dia?? tanya ayze. kami tak tahu ujar penjaga pintu.

Murat dan farya kembali dengan kuda mereka masing masing, dari kejauhan silahdar tersenyum melihat murat tampak tertarik pada gadis itu. murat membantu farya turun dari kudanya, jadi kau tahu cara berkuda dengan baik seperti kau menggunakan pedang kata murat. kau juga tak buruk sahut farya. senyuman terus menghiasi wajah keduanya. sesampai diistana, haci langsung menyambut sultan dan berkata jika kosem sultan sangat cemas . katakan kepadanya aku baik baik saja, aku membutuhkanmu untuk sesuatu ujat murat kemudian, haci mengikuti murat masuk keruang has oda.

Pada saaat yang sama, farya kembali, terima kasih TUhan kata margaret lega. dari mana saja kau?? tanya si pengasuh itu. aku bersama sultan murat ujar farya tersenyum.

Sedangkan sultan murat  tampak bersama ayse dan putranya, apa yang akan ia lakukan hari ini?? tanya auyse. ada apa ayse ? apa ada yang salah? tanya murat melihat ayse tampak ada yang dikhawatirkan. .”aku cemas padamu, aku takut ketika semalam kau tak kembali, tapi sepertinya kau baahagia dan baik baik saja, terima kasih TUhan”kata ayse. dari mana saja kau ?? tanya ayse akhirnya. murat menatap ayse lama dan tampak tak suka dengan pertanyaan itu.aku sibuk dengan urusan negara kata murat kemudian. bagaimana selanjutnya?? akankah murat membawa farya maasuk ke haremnya?? lalu bagaimana ayse setelah tahu sultan murat menyimpan seseorang yang lain dihatinya?Baca Selanjutnya Sinopsis Kosem 2 Murad IV Episode 12

loading...
Tags: Kosem 2 Murad IV, Sinopsis

Terima Kasih sudah Membaca Sinopsis Kosem 2 Murad IV Episode 11. Please share...!

Blog, Updated at: 01:52