Blog Informasi Diary tentang Sinopsis film Thapki, Anandhi, Mohabbatein, Gopi, Belahan Jiwa, Lonceng Cinta dan Sinetron Indonesia

loading...

Sinopsis Chandra Nandni Episode 48

loading...

Kumpulan Sinopsis Informasi Diary

Sinopsis Chandra Nandni Episode 48
Sinopsis Chandra Nandni Episode 48

Sinopsis Chandra Nandni Episode 48.  Episode berjalan ketika Chandra menemui Moora dan bertanya " ada apa Ibu memanggilku ?"
Moora " kau dan Chayya harus pergi ke Piplivan karena Nenek kalian telah mengirim undangan, jadi Kau... Nandni..dan Chayya harus meninggalkan Magadha dan pergi kesana ".
Chandra " Tapi Maa .. ini bukanlah waktu yang tepat untuk pergi ke Piplivan ."
Acharya " Ini waktu yang baik untuk pergi kesana Chandra."
Moora tersenyum.
Helena marah karena Nandni selalu diutamakan dalam segala hal, dan mereka selalu mengabaikannya.
Rajmata Moora memastikan keberangkatan mereka ke Piplivan, ia berkata " baiklah aku akan menyiapkan semuanya ".
Semua orang pergi,
Chandra berkata pada Acharya " Jika aku pergi Padmanand akan datang kesini dan menyerang kita ".
Acharya " tapi ia tak akan melakukan apa apa karena putrinya masih bersama kita, jadi kau jangan khawatir ".
Di koridor,..
Rajmata dan Dhuuur sedang berbincang bincang merencanakan agar Chandra dan Nandni semakin dekat dengan meminta bantuan Daadi (nenek) , mereka merahasiakan rencana itu .
Dhurdara menemui Nandni.. ia memberitahu bahwa Daadi sedang tak sehat,
dia membujuk Nandni untuk mengikuti kemauan Daadi agar lebih dekat dengan Chandra.
Diruangan lain,
Rajmata juga menjelaskan panjang lebar pada Chandra tentang keadaan Daadi dan meminta Chandra untuk lebih dekat dengan Nandni.
Chandra dan Nandni kebingungan satu sama lain,
Diruangan Nandni,
Dia sedang berfikir bagaimana ia bisa berpura pura mesra dengan Chandra.
Chandra memberanikan diri masuk kekamar Nandni,
Nandni mleihatnya " aku tak bisa membiarkanmu berada setelahku ".
Chandra." Kenapa kau bisa bersikap seperti ini Nandni, dan bagaimana kita bisa terlihat lebih dekat?"
Nandni " tak akan pernah, pergi dan menjauhlah dariku ".
Chandra " Baguus, itu jauh lebih baik ".
Mereka berbalik , membelakangi satu sama lain.
Dhuuur dan Helena sedang berada di Piplivan,
Dhuur berkata " Chandra benar benar seperti Ayahnya ".
Helena " kau mengenal Chandra dengan sangat baik !"
Dhuuur " Yaa tak seperti kau, ngomong ngomong bagaimana kau bisa mendapatkan banyak hati disini ?"
Helena " Apaaaa ?"
Dhuuur " tak apa apa ". ia langsung lari dari sana, sementara Helena kebingungan dengan tingkahnya .
Disebuah ruangan,
Chandra dan Nandni bertemu dengan Daadi, Moora.. Helena.. dan Dhuur juga berada disana.
Dadi duduk disebuah Sofa, Nandni dan Chandra duduk dibawahnya.
Daadi menyentuh dagu Nandni dan berkata
" kau sangat Cantik sekali, siapa Namamuu ?"
Chandra berusaha menjawabnya. Namun Daadi tak memperdulikannya, ia bertanya lagi pada Nandni.
" ayoo katakan siapa namamuu?"
Nandni menjawab " Namaku Nandini ".
Daadi " Namamu menjelaskan sebuah kebahagiaan, dan kau akan mendapat kebahagiaan bersama cucuku Chandra ".
Nandni dan Chandra terkejut.
Daadi meminta Chandra untuk duduk disampingnya, Chandra menuruti kemauannya.
Daadi menjewer telinga Chandra "Chandra, kau laki laki tapi kau sangat banyak bicara ".
Chandra kesakitan ,Nandni tertawa kecil.
( Cieeee Cieee )
Daadi berkata pada Chandra " Nandni seorang wanita, kau harus menjaga keluarganya agar tetap bahagia, dia.hanya boleh melakukan sesuatu yang membuatnya senang."
Daadi berkata lagi pada Nandni " beritahu aku apakah kau bahagia bersama Chandra ? Katakan padaku jika ia tak berlaku baik padamu ".
Nandni " Tidak,dia menjagaku dengan sangat baik ".
Daadi " Sama seperti Ayahnya , aku melihat ada Cinta untukmu dimatanya ".
Chandra dan Nandni merasa aneh dengan kata2 Daadi..
(Cinta apanya nek.. mereka kayak Tom n Jerry )
Daadi " seperti aku melihat Moora dimata putraku, Moora kemarilah .. ".
Moora mendekat kepada Daadi dengan raut kesedihan diwajahnya, ia menangis.
Daadi mengusap airmatanya " Moora kita tak bisa menukar masalalu,tapi kita bisa melupakan itu, dan lihatlah kedepan sekarang kau adalah Magadh Rajmata jadi nikmati dan bergembiralah. ".
Moora " Maa, disini ada Helena dan Dhurdara mereka juga istri Chandra."
Daadi " Oh Chandra punya istri yang lain?"
Dhuurdara dan helena tersenyum, mereka meminta berkat kekaki Daadi.
Moora " Disini juga ada Chayya dan suaminya Satyajit ". Mereka juga meminta berkat kepada Daadi.
Paman Chandra berkata " kita akan merayakan pernikahan Chayya besok ".
Semua orang bahagia.
Daadi " sekarang pergilah tidur, kalian pasti sangat lelah dan aku akan mempersiapkannya untuk setiap orang , Helena dan Dhurdara akan berbagi kamar, Chandra dan Nandni juga akan berbagi kamar, Nandni.. kau yang baru menikah jadi kau harus tinggal dengan chandra, sekarang pergilah ".
Chandra dan Nandni merasa tak nyaman namun Helena terlihat murka dengan Nandni, Nandni lewat didepan Helena dengan memalingkan wajahnya.
Ditempat persembunyian,
Amarthya berkata " Maharaaaj Chandra sedang berada di Piplivan sekarang, ia juga membawa Nandni ".
Padmanand " itu sangat Bagusss, sekarang mereka tak ada di Magadha dan kita akan mengambil keuntungan dari itu,"
Amarthya " Tapi itu mencurigakan, Nandni bersama mereka ini seperti rencana yang dibuat oleh Chanakya ".
Padmanand " aku tak perduli, aku akan menyelamatkan putriku ".
Malayketu " kamu benar Maharaaj, kita harus menyelamatkan Nandni "
( wkwkwk kemana aje lu bang.. baru nongol).
Dikamarnya,
Nandni tertidur dengan buku ditangannya,
Chandra berjalan mendekatinya, ia melihat Cahaya Bulan mengganggu tidurnya.
Chandra menutup Gorden,
(uuuh so sweet kali kau bang)
dia hendak mengambil buku dari tangan Nandni, tapi Nandni malah terbangun, dan salah faham terhadap Chandra. Nandni mendorong Chandra hingga terjatuh.
Nandni marah, ia membentak Chandra
" Beraninya kau.. apa yang sedang kau lakukan?"
Chandra " aku hanya ingin memindahkan buku dari tanganmu, dan kau jangan lupa aku juga tak menyukai dirimu ".
Nandni " Yaaah, aku baik padamu cukup jika didepan Daadi tapi tak disini, aku tak mau tidur denganmu ".
Dia mengambil Bantal dan Selimut ,
Chandra " kau mau kemana ?"
Baru beberapa langkah , Daadi dan Rajmata masuk kekamar mereka.
Chandra dan Nandni terkejut, Nandni menjatuhkan bantal dan selimutnya.
Daadi bertanya " apa yang terjadi.. kau mau pergi kemana ? Apa Chandra melakukan kesalahan padamu ?"
Chandra " tak Daadi, ia sedang membereskan barang barang saja, karena ia orang yang sangat teliti tentang itu ".
Daadi " aku kesini hanya ingin memberitahumu bahwa kau harus mewujudkan harapanku, Kau dan Nandni harus pergi ke Mandir diatas bukit ".
Nandni " tentu saja Daadi, "
Daadi " Dan Chandra, kau harus pergi tanpa menggunakan alas kaki dan nandni tak boleh menginjakkan kakinya disana, jadi kau harus menggendongnya ".
Chandra " Tapi aku tak bisa "
Moora merasa khawatir.
Daadi " Kyaaaa Huaaaaa ? , kenapa ?"
Chandra " Karena ia sangat suka makan, lihatlah betapa gemuk dan beratnya ia "
Moora tertawa,
Nandni merasa jengkel.
Daadi " hentikan itu , kau adalah Raja Magadha, apakah kau tak mau melakukan keinginanku?"
Chandra " baiklah Daadi ".
Daadi " semoga Tuhan memberkatimu ".
Dia pergi.
Nandni merasa kesal, ia meletakkan kembali bantal dan selimut diatas tempat tidurnya, ia duduk dengan wajah kesal.
Disebuah ruangan,
Chandra dan Chanakya mendapatkan informasi tentang rencana Padmanand dari orang misterius
( dari tinggi badan dan suaranya mirip si Malayketu dech )
Chanakya " Baguus, semua seperti yang kita rencanakan dan kuharap tak ada satu orangpun yang tau tentang kau ".
Orang misterius " tak Acharya ".
Dia pergi.

Precap~
Dhuur berkata pada Chandra " Demi Daadi kau harus menggendong Nandni dan meloncat ke Mandir ".
Chandra " Tapi Nandni..........?" Baca Selanjutnya Sinopsis Chandra Nandni Episode 49
Update Sinopsis di Facebook | Kumpulan Sinopsis Anak Jalanan | Sinopsis Anugerah Cinta | Sinopsis Khushi | Sinopsis Bunga Yang Terluka | Sinopsis Gopi Antv | Sinopsis Lonceng Cinta | Sinopsis Mohabbatein | Sinopsis Thapki
loading...
Labels: Chandra Nandni, Sinopsis

Thanks for reading Sinopsis Chandra Nandni Episode 48. Please share...!

Back To Top