loading...

Sinopsis Chandra Nandni Episode 49

Posted by

loading...

Sinopsis Chandra Nandni Episode 49
Sinopsis Chandra Nandni Episode 49

Sinopsis Chandra Nandni Episode 49.  Chandra berada didalam kamar bersama Dhurdara,
Chandra berkata " Aku harus menggendong Nandni , aku tak Mau !"
Dhuuur " itu sangat mengasikkan ".
Chandra " jika itu adalah kau, aku mau mengendongmu darisini bahkan sampai ke Magadha,Tapi Nandni ....?"
Dhuuur " untuk Daadi kau harus lakukan itu, ngomong ngomong aku mengantuk dan kau juga harus beristirahat karna kau harus menggendong Nandni besok ".
Chandra " Dhuurdaraaa... apa ini rencanamu ?"
Dhuur " aku akan katakan pada Daadi kalau kau bicara seperti itu ".
Chandra " Baiklah baik, aku akan pergi ".
Chandra pergi dan Helena masuk kekamar,
Helena " apa yang ia mau ?"
Dhuur " aku tak tahu, aku ingin tidur ".
Dia pura pura tidur di tempat tidurnya.
Helena melihat keranjang buah, ia mengambil pisau dan sebuah apel..
Apel itu terjatuh, sehingga Helena hanya menyodorkan pisau pada Dhuur.
Dhuur ketakutan, ia berteriak...
Helena " apa yang salah denganmu?, ulurkan tanganmu ".
Dhuur tambah ketakutan,
Dia mengulurkan tangannya pada Helena.
Helena memegangnya, kemudian ia mencium harum tangan Dhuur..
Dhuur semakin ketakutan,
Helena " parfum apa yang kau pakai , ini sangat harum ".
Dhuur " aku tak tahu, aku lupa ".
Dhuur lari keluar kamar.
Helena melihatnya dengan kebingungan.
Chanakya mengirim beberapa prajurit, ia berkata " kau harus ingat satu hal, tak boleh ada satu orangpun yang tahu bahwa kalian adalah seorang prajurit, "
Prajurit " baik Acharya ".
Chandra , Nandni, Daadi ,Moora, Chanakya, Dhurdara dan Helena berjalan kaki dan berhenti dibawah bukit..
Chandra bertanya pad Daadi " Daadi dimana letak Mandir ( kuil ) itu ?"
Daadi " Lihatlah keatas bukit itu "
Semua orang melihat keatas bukit dan Chandra sangat terkejut,
Chandra " tapi uni sangat Jauh Daadi ".
Kau adalah Cucu ku, ayo lakukan itu.
Chandra merasa tak percaya, Moora terlihat tertawa kecil, begitu juga dengan Chanakya.
Dhurdara mendekati Chandra, ia mulai meledek Chandra dari samping yang membuat Chandra tambah khawatir.
Chandra " aku tahu kau pun ada di belakang inu semua ".
Dhuur tertawa, ia kembali ketempatnya.
Dhuur " ayo Chandra lakukan itu, Daadi menunggumu ".
Chandra " baiklah, Nandni kemarilah ".
Dumia membuka sandalnya.
Nandni mendekatinya dan juga melepas alas kakinya.
Chandra ragu ragu untuk memegang Nandni, ia pindah beberapa langkah dari samping Nandni begitu juga sebaliknya.
Daadi dan Moora menertawakan mereka tanpa suara. Hanya Helena yang terlihat sangat marah melihat mereka seperti itu.
Chandra memberanikan diri memegang Nandni, Nandni agak canggung memegang bahu Chandra,
Daadi dengan jahil sengaja menyentuh pinggang Nandni dengan jarinyA sehingga Nandni kaget dan hampir jatuh,
Chandra menangkapnya.
Mereka berdua menatap syahdu satu sma lain.
( Daadi pinter juga yaa ternyata )
Semua tertawa melihatnya.
Daadi mengagetkan mereka berdua " sekarang ayo mulailah naik keatas bukit ".
Chandra menggendong Nandni, mereka mulai naik keatas bukit.
Dhuuur tepuk tangan, Helena menatapnya dengan wajah dingin.
Dhuur " Oh Tuhan banyak sekali nyamuk disini ".
Nandni " hati hati kau bisa membuatku jatuh ".
Chandra " Jangan banyak bergerak , kenapa kau begitu sangat berat seperti ini ?" ( ahahahah)
Nandni " prajurit macam apa kau ini, ?"
Chandra " Aku akan menjatuhkanmu !!!"
Nandni memegang leher Chandra lebih erat
" Kau ini pengecut, lagipula kau tak boleh menjatuhkan aku ketanah, ayo jalan terus. Apa kau tak mau makan sesuatu ? Disini sangat panas sekali , jalanlah lebih cepat".
Dhuur berfikir " Helena sangat marah melihat mereka berdua, Oh Tuhan selamatkan aku ".
Nandni Dan Chandra telah mencapai Mandir, Chandra menurunkan Nandni,
Mereka masuk kedalam Goa.
Panditji berkata " masuklah.".
Mereka melangkah mendekati Panditji.
Panditji "ayo lakukan Pooja , dan maharaaaj tolong mulailah lakukan Aarti serta Maharani juga tolong bergabung dengan Maharaj."
Dengan ragu Nandni memegang tangan Chandra, mereka melakukan Pooja,
Panditji" ini adalah Pooja yang sangat penting, untuk melengkapi itu .. kau harus membuktikan Cintamu terhadap Maharani dan sekarang
Devi Ma akan selalu memberkati kalian dan sekarang tolong usapkan sindoor ini dan ritual Pooja ini akan selesai. "
Nandni " aku akan mengolesnya dengan tanganku sendiri ". ia hendak mengambil sindoor..
Panditji melarangnya. " tak bisa, Maharaj yang harus melakukannya . "
Mereka tertegun.
Chandra mengambil Sindoor , Nandni menatapnya dengan sangat tajam.
Ia mengingat ketika darah Chandra jatuh dikeningnya pada saat pernikahan.
Nandni menutup matanya ,Chandra mengoleskan Sindoor kekening Saya,
( uppps ngayal)
Chandra mengoleskan sindoor ke kening Nandni,
Angin bertiup kencang. Lonceng berbunyi..
Mereka mengingat semua moment pernikahan mereka.
Ritual selesai.
Diruangannya, Daadi berkta " Chandra dan Nandni aku sangat senang kalian berdua sudah mewujudkan keinginanku. Dan sekarang tinggal satu lagi, ".
Chandra " Ya Daadi, beritahu aku ".
Daadi " ini ritual kita dimana pengantin wanita yang baru menikah harus memasak untuk keluarga barunya, nandni maukah kau memasak Kheer untuk kami ?"
Helena berfikir " kenapa Nandni selalu mendapatkan ritual penting, apa yang terjadi ?"
Chachaji (paman chandra) " untuk pernikahan mereka kita perlu persiapan sebuah perayaaan".
Daadi " Baguus, Nandni sekarang memasaklah untuk upacara itu sendiri,".
Semua orang pergi.
Chandra mengejek " aku selalu melihat kau dengan pedang dan buku bukumu, aku harap kau tak takut dengan Garpu ".
Nandni marah.
Helena berkata " tenang saja, aku akan memastikan Kheer yang ia masak akan sangat enak ". ia tersenyum licik.
Nandni pergi ke dapur,
Dan mulai menyiapkan persiapan memasak, ia meminta Dasi untuk pergi.
Nandni mulai memasak,
Dhurdara masuk dan berkata " Wooow baunya sangat sedap , apa aku bisa membantumu ?"
Nandni tersenyum " Terima kasih, aku bisa melakukannya sendiri ".
Nandni menyiapkan satu mangkuk Kheer spesial untuk Daadi,
Mereka berdua keluar dari dapur.
Helena masuk,.dan meminta Dasi untuk pergi.
Dia menaruh banyak garam kedalam Mangkuk Daadi,
Helena " Sekarang, lihat bagaimana Daadi akan menyukai kheer nya ".
Chanakya dan chandra mendiskusikan rencana mereka,
Chanakya " mereka akan menyerang selama Upacara dan ini kesempatan baik kita untuk menangkap Padmanand , jadi tak akan ada kesalahan ".

Precap ~"
Daadi berkata " woooow nandni, Kheernya sangat lezat , kau membuatku sangat bahagia ".
Helena syok berat.
Dhananand masuk dan menyerang mereka. Baca Selanjutnya Sinopsis Chandra Nandni Episode 50

loading...
loading...

Blog, Updated at: 18:28