Blog Informasi Diary tentang Sinopsis film Thapki, Anandhi, Mohabbatein, Gopi, Belahan Jiwa, Lonceng Cinta dan Sinetron Indonesia

loading...

Sinopsis Ashoka Antv Selasa 27 Desember - Episode 434

loading...

Kumpulan Sinopsis Informasi Diary

Sinopsis Ashoka Antv Selasa 27 Desember - Episode 434
Sinopsis Ashoka Antv Selasa 27 Desember - Episode 434
Sinopsis Ashoka Antv Selasa 27 Desember - Episode 434. Ashok menuangkan abu ibunya di sungai sementara Purohit ji menyanyikan mantra.
Bindu, Acharya Radha Gupta, Vit melihatnya dari jauh.
Ashok mengatakan "Sepertinya kualitas baikku juga telah mati bersamamu"
Dia berdoa setelah melakukan ritual tersebut "Ibu, aku hanya bisa memahami kebenaran bahwa hanya ada keburukan di dunia ini. Dharma dan cinta gak dapat dibangun dengan mudah. Hanya cita-citamu yang gak membiarkanmu berhasil dalam hidup. tetapi anakmu gak bisa gagal. Semua sifat baikku mati bersamamu. Aku, putra dharma, bersumpah untuk mengakhiri semua hal-hal buruk di tanah air kita dan membangun masyarakat yang telah kamu impikan!"
Di ruangannya, Devi melihat permata.
Ashok mengatakan "Itu ada di mayat ibu. Bagaimana bisa kamu gak melihatnya?"
Devi beralasan "Saat aku mencoba untuk melakukan ritual, aku dihentikan"
Ashok bertanya "Siapa?"
Devi menjawab "Rani Charumitra"
Kilas balik saat Charu menghina Devi.

Ashok berpikir "Dia pasti melakukan ini untuk menyembunyikan perbuatan anaknya! Hanya satu orang yang dapat mengatakan kebenaran!"
Di rumah Vaid ji, ia mengatakan "Rani Dharma sudah meninggal sebelum aku sampai di sana. Samrat juga bilang kalau ia sudah lama tidur jadi aku pikir ia meninggal dalam tidurnya"
Ashok meminta ia untuk memikirkan seluruh situasi sekali lagi "Apakah kamu melihat atau menemukan hal ganjil yang bisa mengisyaratkan bahwa kematian ibu gak alami? Pikirkan"
Vaid berpikir tentang insiden itu "Ada beberapa tanda di sekitar lehernya. Mungkin seseorang mencekiknya"
Ashok memukul sesuatu dalam kemarahan "Kau baru mengatakan ini sekarang? Apakah kamu sadar apa artinya itu? Pembunuh melarikan diri karenamu! Pembunuh juga menginginkan hal yang sama sehingga ia mendapatkan kesempatan untuk melarikan diri setelah membunuh ibu. kamu memberinya kesempatan itu!"
Vaid meminta maaf "Aku gak memperdulikan orang lain selain Samrat"
Devi menghentikan Ashok yang melampiaskan kemarahannya pada Vaid ji "Kita harus memberitahu Samrat!"
Ashok membantah "Jika kita mengatakan sesuatu maka pembunuh akan waspada"
Devi bertanya "Apa kamu meragukan seseorang?"
Ashok mengangguk "Aku hanya meragukan mereka yang telah pergi dari sini. Hanya ada satu cara untuk mengetahui hal itu. Ikut denganku!"
Seorang pria (ahli perhiasan) melihat permata "Aku gak membuat yang seperti ini untuk Rajkumar Sushim"
Ashok meminta ia untuk berpikir sekali lagi.
Pria itu meminta waktu untuk mencari tahu dari mana berlian khusus itu telah datang "Permata ini gak bisa ditemukan dengan mudah di sini"
Ashok memberinya waktu satu hari.
Bindu mengatakan "Bahkan aku gak tahu jawaban untuk itu. Bagaimana mereka bisa mengetahui rencana kita?"
Ashok datang "Hal itu terjadi karena aku. Aku mengatakan hal itu kepada Lasendra. tetapi aku bisa menghukum Rajmata hanya karena bantuannya. Aku mempercayainya dan ia menipuku!"
Bindu bertanya "Bagaimana bisa kamu membuat suatu kesalahan besar?"
Ashok berpikir tentang kata-kata Kaurvaki "Aku minta maaf, tetapi kita gak punya waktu untuk menyesali apa yang telah terjadi. kita harus mengendalikan situasi"
Acharya Radha Gupta menginformasikan "Sushim telah sampai di tempat Chanda"
Sushim, Charu dan Chanda disambut baik oleh orang tua Chanda.
Chanda gak mengatakan apa-apa tentang perjalanan mereka menuju rumahnya.
Sushim berpikir 'Jika Chanda dan keluarganya terus mendukungku seperti ini maka aku akan segera menyerang Patliputra dan juga merebut itu dari Ashok, seperti aku menyambar ibunya!'
Dia tersenyum licik.
Ashok mengatakan "Jika ini benar maka Siamak juga akan mencapai tujuannya. Ini akan menjadi perhatian terbesar bagi kita. Itulah satu-satunya jalan bagi tentara asing untuk masuk ke dalam tanah kita. Jika pintu itu rusak maka semuanya akan selesai!"

Di Takshshila, Prajurit berteriak kasar kepada orang-orang dan meminta mereka untuk minggir "Prantpal baru (raja muda) dari Takshshila akan datang"
Siamak datang bersama pasukan Yunani. Siamak berpikir 'Ashok membangun
impian gurunya yaitu Bersatu India dari sini. Aku akan membangun impian ayah, ibu dan nenek di tanah ini sekarang!'
Bahamani (istri Keechak) meneriakinya untuk berhenti yang membuat marah Siamak "Akulah raja muda dari Takshshila. Aku gak menerima pesan tersebut dari Samrat Magadh!"
Siamak turun dari kudanya.
Lasendra juga keluar dari tandunya.
Siamak mengenal Bahamani "Ashok menunjukmu untuk tahta Takshshila ini! kamu adalah raja wanita pertama di sini"
Kilas balik saat Ashok menunjuk Bahamani sebagai raja muda Takshshila ditampilkan.
Siamak mengatakan "Setelah kematian Rani Dharma, Magadh berkabung selama 13 hari. Samrat dan Ashok sangat kehilangan jadi itulah mengapa mereka mungkin gak bisa memberitahumu. Aku memiliki surat kerajaan dengan stempel kerajaan"
Bahamani membacanya tetapi meragukan itu "Pasti ada yang salah!"
Dia melihat tentara Yunani disana "Jika Samrat memang mengirimmu kesini maka akan ada tentara Magadh bersamamu bukan Yunani!"
Siamak mengarahkan pedangnya tetapi Bahamani sudah siap untuk menangkal. Mereka terlibat pertarungan pedang.
Bahamani melukai tangan Siamak dan Siamak terjatuh "Aku harus bertarung denganmu menggunakan tangan kiriku!"
Lasendra membutakan pandangannya dengan bantuan cermin kecil.
Siamak meraih kesempatan untuk menusuk Bahamani. ia menusuk perutnya.
Bahamani terjatuh dan meminta maaf kepada Ashok untuk apa yang baru saja terjadi "Jai Janani!"
Dia menghembuskan nafas terakhirnya.
Tentara maju menuju Siamak tetapi beberapa dari mereka dipanah.
Siamak menyatakan "Seluruh orang yang berlutut padaku akan hidup!"
Sisa tentara menurunkan pedang mereka.
Seorang tentara mengatakan "Anak-anak berusia 14 tahun (Ashok) sudah mengajari kita bagaimana untuk melawan ketidakadilan dan membawa keadilan di sini. Kami gak akan membiarkan ini terjadi!"
Ia menusuk dirinya sendiri sampai mati.
Seorang pria tua melihat itu dari jauh.
Seorang prajurit berdiri di bawah patung (yang Ashok buat di waktu kecil) bersama rakyat Takshshila memutuskan untuk melakukan hal yang sama kepada Siamak dan Yunani seperti yang mereka lakukan kepada Takshak "Kita gak akan membiarkan mereka mendapatkan sumber daya! Jai janani!"
Rakyat Takshshila berseru setelahnya.
Siamak membelai tahta.
Lasendra menawarkan minuman keras padanya.
Komandan memberitahu mereka "Raja dan tentara akan segera datang. gak masalah jika rakyat gak memberikan sumber daya. Kita akan segera mendapatkan bantuan"
Lasendra berpikir 'Itu akan sesuai rencanaku! Sekarang Ashok akan datang ke sini untuk bertarung dengan raja Yunani. ia akan membunuhnya dengan demikian dan memenuhi balas dendamku!'
Siamak juga berbicara tentang balas dendam alm/almh. orang tua dan neneknya.
Ia melihat seorang pria tua yang berdiri di sana dengan sebuah nampan. ia memerintahkan prajurit untuk membawanya pergi.
Tentara Yunani membunuh dan menyalahgunakan rakyat Takshshila. Mereka juga menempatkan bendera mereka di tempat bendera Magadh.
Ashok membaca surat yang dikirimkan oleh Siamak -Pada saat kalian menerima pesan ini, Takshshila sudah berada di bawah kekuasaanku, dijalankan olehku dan di bawah aturanku-
Bindu terkejut "Aku bisa mengerti jika ia bisa pergi sejauh manapun untuk mendapatkan tahta. tetapi aku gak dapat memahami bagaimana ia bisa bergabung dengan Yunani. Bagaimana bisa darah dagingku menentangku?"
Ashok mengingat kebenaran yang diberitahu oleh Rajmata dan ingat janjinya kepada ibunya "Apa gunanya menepati janji ketika ibu sudah gak ada lagi?"
Bindu menanyakan hal itu.
Ashok memberitahunya "Anda gak tahu satu kebenaran. Anda gak akan mampu menanggungnya"
Bindu menjawab "Jika aku dapat menanggung kematian Dharma maka aku bisa menanggung apapun! Kematian gak akan mendekatiku sampai aku mengetahui seluruh kebenaran!"
Ashok akhirnya mengatakan "Siamak bukanlah anakmu. ia adalah anak saudaramu, Pangeran Justin"
Bindu lemas. Tiba-tiba ia memegangi dadanya dan jatuh di lantai.
Ashok dan Acharya Radha Gupta kaget. Baca Selanjutnya Sinopsis Ashoka Antv Rabu 28 Desember - Episode 435.
Update Sinopsis di Facebook | Kumpulan Sinopsis Anak Jalanan | Sinopsis Anugerah Cinta | Sinopsis Khushi | Sinopsis Bunga Yang Terluka | Sinopsis Gopi Antv | Sinopsis Lonceng Cinta | Sinopsis Mohabbatein | Sinopsis Thapki
loading...
Labels: Ashoka, Sinopsis

Thanks for reading Sinopsis Ashoka Antv Selasa 27 Desember - Episode 434. Please share...!

Back To Top