loading...

Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 285

Posted by

loading...

Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 285
Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 285
Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 285.  Kosem vs sultan Osman. mereka berdua saling berhadapan lagi karena kesalah pahaman dan fitnah orang orang disekitar osman yang gak ingin mereka berdua bersatu.

Osman mendatangi kosem diistana tua untuk memintanya segera peergi meninggalkan ibu kota namun rupanya kosem menolak.”lihatlah disekitarku , semua orang memegang pedangnya dan mereka menunggu kesempatan untuk menurunkan aku, dan kau , jika kau ingin aku percaya kepadamu maka kau sudah pergi dari ibukota sejak lama “kata osman. kosem berkata jika osman gak mengerti keberadaannya, jika aku pergi maka akan menjadi kesempatan untuk para pengkhianat itu.

“jangan khawatir, semua pengkhianat akan dihukum, semuanya”kata osman. kosem meminta osman menarik kembali keputusan untuk mengasingkannya. aku berharap kau meminta hal itu sebelum membuat jannisari berdiri dibelakangmu kata osman dan berlalu dengan penuh amarah. semua pengawal yang mengirinya berjalan mengikuti kepergian osman . kosem sendiri kemudian melihat kerah ali aga dan menganggukan kepalanya. ia kemudian berjalan menuju istana lama.

Ketika kembali keistana, cennet menyambut sultan dan memberi kabar bagus, bahwa akile melahirkan bayi kembar. seorang sultana dan seorang pangeran. kemudian osman masuk kedalam ruangan dan melihat akile membopong kedua bayi.”aku baru kehilangan pangeranku kemarin dan sekarang Tuhan memberiku dua anak sekaligus”kata osman masih termangu. aku harap anak kita ini akan membantumu melupakan rasa sakit kehilangan pangeran kata akile . osman kemudian duduk disebelah akile dan memegang tangan bayi mungil itu.

Dari kejauhan melekssima melihat ssemua itu dan merasa sangat sedih.

Dibarak jannisari tampak davut pasa menemui mansyur aga dan berkata jika jannisari ada diistana lama.”itu bukan pasukan kami, gak ada anggota dari batalyonku yang ada disana, kami gak bekerja untuk kosem sultan”kata mansyur aga. kalo begitu kita akan membuat kesepakatan bagus denganmu ujar davut. apa maksudmu tanya mansyur. davut berkata jika pemerintahan osman akan pendek dan kepemimpinan sultan mustafalah yang akan berjaya .

“sultan gila itu??” tanya mansyur. davut berkata jika kepemimpinan halime sultan yang akan dimulai dan ia sendiri akan terlibat dalam banyak hal urusan negara, maka pada saat itulah jannisari akan mendapatkan balasan yang setimpal. tampak mansyur mulai termakan bujukan davut pasa.

osman-dan-kedua-anaknyaDiruang has oda, sultan osman sedang bersiap. osman kembali berkata jika kesabarannya sudah habis, keinginanya untuk membentuk pasukan semakin tak terbendung. bagaimana dengan para pangeran??? tanya lala omer. mereka akan ikut bersamaku ujar osman. lala kembali mengutarakan niatnya agar sultan osman memenggal kepala para pangeran.

“lain kali jika kau masih membahas soal ini maka kepalamu lah yang akan lepas, aku bersumpah kepada TUhan, aku gak akan pernah membunuh saudaraku”kata osman membuat lala omer menunduk.

Waktu berlalu, pada 18 mei 1622.

Davut mendatangi barak jannisari dan memberitahu ttg kepergian sultan yang membawa harta karun , sudha jelas jika sultan punya tujuan lain pada kepergiannya kali ini. pergi haji hanya alasan saja, yang sebenarnya adalah ia ingin membentuk sebuah pasukan kata davut. pasukan apa?? tanya mansyur aga.” ia sudah mengirim surat kepada pemimpin anatolia yang isinya jika ia ingin membentuk pasukan besar dari sekban dan ia juga berniat memindahkan ibu kota ottoman ke egypt. kau harus menyelesaikan ini, sudah saatnya untuk melakukan pemberontakan ” kata davut penuh provokasi.

Sementara itu diruang has oda, osman mengumpulkan kedua sultana favoritnya. meleksima dan juga akile hanim. osman memberitahu keduanya jika ia akan berangkat ke uskudar dan kemudian para pangeran akan menyusul, osman juga berkata jika akile dan meleksima akan ikut denganya, mereka akan naik kapal menuju bursa.”kenapa kita harus pergi seperti melarikan diri??” tanya meleksima dengan cemas. kau tahu yang terbaik namun aku punya firasat buruk, aku harap ini gak berakhir buruk  kata akile menambahkan

“jangan khawatir, aku sudah memikirkan keselamatan kalian, kita akan mengalami kesulitan dulu namun masa depan kita cerah “kata osman meyakinkan. tampak akile dan meleksima saling berpandangan.

Kosem sedang bersama orang orang kepercayaannya, halil memberitahu jika osman kembali membuat masalah besar dengan pergi ke anatoliaa untuk membentuk tentara. apa yang coba ia lakukan ?? tanya kosem. halil menjawab jika osman ingin mengendalikan kekuasaan secara mutlak, ia ingin menyingkirkan kitaa semua .

“semua ini karena para pangkhianat disekitarnya, mereka gak hanya membuat masalah untuk osman namun juga pada kestbilan negara, kita gak akan bisa damai sampai kita membunuh mereka semua.

Kosem kemudian memberikan daftar pengkhianat kepada halil pasa mulai dari lala omer, dilaver pasa, suleiman aga,  Nishanci Ahmet pasha, Defterdar baki pasha , Nasuh agha.”aku ingin kepala mereka, ali aga. ini adalah tugas berat jannisari, sebelumnya dapatkan fatwa untuk eksekusi mereka, setelah itu kita harus memastikan jika osman gak akan meninggalkan istana.”ujar kosem. Baca Selanjutnya Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 286

loading...
loading...

Blog, Updated at: 08:34