Blog Informasi Diary tentang Sinopsis film Thapki, Anandhi, Mohabbatein, Gopi, Belahan Jiwa, Lonceng Cinta dan Sinetron Indonesia

loading...

Sinopsis Thapki Antv Minggu 30 Oktober - Episode 103

loading...

Kumpulan Sinopsis Informasi Diary

Sinopsis Thapki Antv Minggu 30 Oktober - Episode 103. Anak anak datang kerumah Pandey.
Kosi : siapa yang memanggil mereka kesini.
Thapki : aku memanggil anak anak kesini.
Kosi : kamu telah berbuat baik, aku tak tahu ini.
Thapki : tampaknya kamu gak memiliki iman dipuja tersebut, aku memanggil anak-anak disini, karena aku ingin melakukan puja disini.
Bau ji : kita selalu melakukan puja sebelumnya, namun karena Thapki pergi, kita telah menghentikan puja.
Thapki : akar kita harus kuat, maka kita tak akan takut apapun.
Sankara : aku ingin denganmu, ketika kau melakukan puja, aku ingin belajar darimu , kau tamu disini dan akan pergi, aku menantu dirumah ini dan harus mempelajari semua ini.
Kosi : apa ini.
Thapki : aku punya ini, mesin kopi dan teh disini, karena prasad dibuat didapur.
Kosi : ya.

Thapki meminta Aditi untuk membuat pengaturan untuk puja.
Thapki seseorang untuk datang.
Pria menjelaskan kepada Thapki tentang penggunaan mesin kopi dan teh.

Sinopsis Thapki Antv Minggu 30 Oktober - Episode 103
Sinopsis Thapki Antv Minggu 30 Oktober - Episode 103

Suman : Preeti kita akan mengajari pelajaran untuk Shraddha, kita akan membuat mesin ini panas dan Shraddha akan mendapatkan luka bakar.
Preeti suka ide Suman.

Aditi didapur dan mencoba untuk mendapatkan mangkuk.
Dhruv datang membantu Aditi mendapat mangkuk.
Aditi tak merasa nyaman dan meminta Dhruv untuk berada jauh dari dia.

Dhruv : aku sangat menyesal, aku akan memastikan bahwa tak ada yang salah terjadi denganmu.
Aditi : aku menghormatimu seperti aku menghormati Thapki.
Dhruv pergi.
Aditi terkesan dengan Dhruv.

Thapki matanya berlinang air mata dan mencuci kaki anak-anak dengan tanganya.
Thapki ingat membaca laporan kehamilannya dan kemudian bertemu dengan kecelakaan.
Thapki menyeka air matanya.

Sankara : apa yang harus dilakukan selanjutanya.
Aditi : sekarang puja perlu dilakukan.

Aditi memberikan Thaali ke Thapki.
Thapki : anak-anak masti dimulai sekarang , karena puja dimulai.
Anak-anak meminta Thapki dan Bihaan bermain dengan mereka.
Thapki dan Bihaan menolak.

Anak-anak bersikersas dan meyakinkan mereka.
Thapki setuju.
Anak-anak meminta Thapki dan Bihaan untuk berdiri bersama-sama dan membuat mereka kalah.
Mereka mulai menarik Tali.
Thapki kehilangan keseimbangan dan jatuh Pada Bihaan.
Anak-Anak tertawa.
Anak : kaka telah jatuh ha...ha..ha,

Bihaan melihat Thapki.
Sankara terlihat tegang.
Thapki meminta anak-anak untuk menghentikan kenakalanya.
Bihaan mencoba untuk membuat kopi.

Bihaan bergumam : bagaimana jika tak bisa.

Thapki datang .
Thapki : kau akan menggunakan otak untuk membuat kopi.
Bihaan : mesin gak bekerja.
Thapki : aku akan membuat kopi sekarang.

Thapki membuat kopi dan melayani Bihaan.
Thapki meminta Bihaan untuk mematikan mesin setelah dia membuat kopi.

Bihaan bergumam : kemarahan berarti cinta.
Bihaan : melihat aku....ayolah....

Thapki berbalik dan menatap Bihaan.
Bihaan tersenyum gembira.
Bihaan mematikan mesin setelah mengambil kopi.

Suman datang dan menyalakan mesin.
Preeti : Shraddha kosi memintamu untuk membawa kopi.
Shraddha bergumam : dia perlakukan aku seperti pembantu.

Shraddha datang dekat mesin, lampu menjadi panas.
Dhruv memanggil Shraddha dan Shraddh pergi.
Thapki : dimana anak-anak yang ke 8.

Thapki melihat anak itu menuju mesin dan terkejut melihat saklar.
Anak itu akan mengambil Kopi dari mesin.
Thapki meminta Anak itu untuk berhenti tapi sia-sia.
Seseorang datang dan memegang tangan Anak itu disaat yang tepat dan juga mematikan mesin.
Thapki berterimakasih kepada Wanita itu.
Thapki : siapa kamu.

Wanita itu berbalik dan Thapki terkejut melihat Vasundara.
Preeti dan Suman : Ibu kamu berada disini.

Vasundara menegur mereka.
Vasundara : siapa yang telah membiarkan mesin tetap hidup.

Thapki ingat Bihaan meminta Bihaan untuk mematikannya.
Thapki memegang kerah Bihaan.
Thapki : mengapa kau melakukan ini.

Thapki menegur Bihaan untuk bermain dengan anak seseorang.
Thapki : aku telah merasakan rasa sakit, kehilangan anak.

Semua orang terlihat terkejut.
Thapki menyadari Apa yang d00ia sudah katakan. Baca Selanjutnya Sinopsis Thapki Antv Senin 31 Oktober - Episode 104
Update Sinopsis di Facebook | Kumpulan Sinopsis Anak Jalanan | Sinopsis Anugerah Cinta | Sinopsis Khushi | Sinopsis Bunga Yang Terluka | Sinopsis Gopi Antv | Sinopsis Lonceng Cinta | Sinopsis Mohabbatein | Sinopsis Thapki
loading...
Labels: Headline, Sinopsis, Thapki

Thanks for reading Sinopsis Thapki Antv Minggu 30 Oktober - Episode 103. Please share...!

0 Comment for "Sinopsis Thapki Antv Minggu 30 Oktober - Episode 103"

Back To Top