Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 172

Posted by

loading...

Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 172. Lagi Lagi Kosem Terlibat Masalah dengan handan karena membantu halime bisa bertemu dengan mustafa
Iskender kembali menemui pria diuskudar untuk menanyakan ttg baju miliknya. tampak diharem cennet dan heycan juga kosem sedang bicara ttg dervih dan juga handan. kosem berkata jika yang bisa membantu mereka hanyalah haji aga, kosem menatap haji penuh arti.

Akhirnya sultan mengijinkan HUm bertemu dengan safiye. tampak hum dibawa menuju maiden tower dengan dikawal oleh zulfikar. di atas perahu yang membawa mereka ke maiden tower, zulfi hanya diam saja tanpa melihat kearah hum tapi hum sendiri banyak mencuri pandang kearah zulfikar.”sultan ahmet sangat percaya kepadamu dan ibuku juga meminta surat itu ditulis olehmu sendiri, dulu aku harus menikah pada usia muda dan dikirim pergi, aku kehilangan semua hari hariku dan kebahagiaanku, aku tak pernah berpikir akan bisa kembali”kata hum. Mungkin inilah takdir kau kembali untuk mengenang masa lalu yang pernah kau tingglkaan kata zulfikar.

Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 172
Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 172
Diuskudar, iskender masih bersama dengan pria yang tahu ttg baju itu. Selahudin efendi.  akhirnya iskender mengaku jika baju itu adlah miliknya.”apakah kau memiliki tanda dibahumu??” tanya selahudin  penuh selidik. Dengan enggan iskender membuka bajunya, selahudin  kaget melihat sebuah tanda dipunggung iskender. aku akan melakukan hal lebih untukmu, datanglah besok dan kita aakan pergi bersama menemui keluargamu kata selahudin.

Humazah akhirnya tiba di menara maiden, ia mengintip dari balik pintu ibunya. Hum sangat sedih melihat ibunya yang harus dirantai kakinya dan nampak sangat tua. Ketika hum masuk kedalam, safiye sangat kaget sekaligus gembira, ia langsung memeluk hum tapi kakinya tertahan oleh rantai besi. Hal ini membuat hum semakin trenyuh melihat penderitaan ibunya dimasa tua. Pada saat yang sama, kosem dan cennet juga heycan pergi menemui haji aga. .”aku tahu semua ttg dervish dan juga handan “kata kosem. jangan percaya itu, aku bersumpah ungkap haji aga. Kau tahu jika ahmet akan mendengarkan aku, tapi jika kau membantu aku tak akan mengatakan apapun kata kosem membujuk.

“kau tak akan bisa membuktikannya”kata haji

“duduklah, aku belum selesai dan kau dengarkan baik baik kata kataku ini, karena pasti kau akan shock!!  kau mencari selama ini pembunuh ayah ahmet kan? pembunuhnya adalah dervish pasa”kata kosem, Haji aga tampak terduduk lesu.

balas-dendam-humazahDidalam sel tampak safiye dan humazah duduk berdampingan. .”aku tak ingin kau melihatku dalam kondisi seperti ini, tapi ini sudah takdirku”kata safiye. aku mendengar pertama kali tentang kematian saudaraku dan kemudian apa yang terjadi kepadamu kata hum. Anakku yang malang, dervish telah membunuhnya atas perintah ahmet kata safiye.

“lalu apa yang kau tunggu??kau mencoba untuk mengakhiri hidup ahmet dan menginginkan tahtanya ?? .kau tak pernah berubah masih sama seperti biasanya ??” kata humazah.

Diruangan haji, Ketika mendengar perkataan kosem .”aku tak percaya”kata haji. mungkin mereka melakukannya bersama , hanya mereka yang beruntung jika sultan mehmet meninggal kata cennet. Haji berkata jika handan sultan tak menanggapi cinta dervish. Kosem lalu berkata ttg surat yang ditulis dervish sendiri bahwa ia adalah pembunuh sultan Mehmet!!

Humazah berkata kepada ibunya jika ambisinya pada kekuasaan haruslah selesai. aku selalu seperti ini dan tak akan pernah berubah kata safiye.”kau harus berubah karena bukan anakmu sekarang yang ada ditahta, tapi cucumu, kau bukan valide sultan lagi, kau tak bisa mengancam raja dan berbagi kekuasaan dengannya “kata humazah. Safiye menyalahkan kosem dan juga handan yang sellau ikut campur.

“kau memberikan kosem pada usia itu dengan kekuatan yang besar”kata hum.

“semakin tinggi ia berada maka ia akan cepat jatuh “kata safiye. seperti dirimu kata humazah

“sudah berapa lama, aku selalu memanggilmu, menulis surat untukmu tapi kau tak pernah menanggapinya, bahkan ketika aku sakit, mengaapa kau baru datang sekarang?? kau membenciku seperti yang lainnya??”kata safiye

“itu benar, jika aku marah kepadamu atas banyak hal, tapi aku tak pernah membencimu, tak akan pernah, ketika kau keluar nanti entah bagaimana caranya, tenanglah aku adlah anak safiye sultan, aku tak akan pernah membungkuk kepada musuhku dan juga tdk akan pernah bersekutu dengan mereka”kata humazah.  Apa yang akan dilakukan humazah untuk membalaskan dendam sang ibu ? Baca Selanjutnya Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 173


loading...
Tags: Abad Kejayaan 2 Kosem, Sinopsis

Terima Kasih sudah Membaca Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 172. Please share...!

Blog, Updated at: 10:58
loading...