Sinopsis Uttaran Kamis 8 September 2016 - Episode 404

Posted by

Sinopsis Uttaran Kamis 8 September 2016 - Episode 404. Polisi memaksa Malvika keluar. Nandini merasa pusing lagi, Aakash langsung menangkapnya dan Meethi gak berdaya melihat Aakash mendekap Nandini.

Setelah siuman, Nandini melihat Meethi sedang duduk di kursi dekat tempat tidurnya.

Nandini: Meethi, kau pasti merasa marah pada bibi Mauli. Kau benar2 sangat marah. Bibi Mauli sudah menghasutku sejak hari pertama aku dtg kemari. ia selalu mengatakan padaku kalau Aakash adlh milikku dan harus menjadi milikku. Kau benar2 polos. Bibi Mauli menunjukkanku jalan yang benar. ia berusaha menghancurkan hubunganmu dgn Aakash. namun ia melakukan sebuah kesalahan, ia menganjurkanku utk memanfaatkan seseorang, jadi aku manfaatkan saja dia. Wanita menjijikkan itu ingin menyakiti Aakash ku. Aku gak akan membiarkannya tinggal di rumah ini. Kau bisa prg skrg. Aku akan memanggilmu kalau butuh sesuatu.

Sinopsis Uttaran Kamis 8 September 2016 - Episode 404
Sinopsis Uttaran Kamis 8 September 2016 - Episode 404
Meethi berdiri dan mengikat saree nya, ia menutup pintu kamar dari dlm dan merubah posisi rambut.

Meethi: Hei Chameli!

Nandini terkejut mendengar Meethi memanggilnya dgn nama Chameli lagi, Meethi memaksa Nandini duduk di kursi.

Meethi: Kau berubah menjadi wanita gak tau terimakasih. Kau fikir kau bisa melakukan apapun dgn Aakash dan Meethi hanya duduk diam di sudut ruangan sambil menangis? Kau salah. gak masalah waktu kau menunjukkan sikap kalau kau mencintai Aakash, namun skrg sdh keterlaluan. Aku akan menurunkan level ku hingga setingkat dgnmu jika kau ingin menunjukkan wajah aslimu. Aku harus menggunakan kata2 kotor utk bicara dgn wanita rendah yang gak mengerti apapun. Skrg gak ada lg yang akan memintamu pergi dari rumah ini. Kau harus prg dgn sendirinya dan pergi dlm ketakutan. Sangat berbahaya ketika org baik mulai bersikap seperti org jahat utk menghabisi org jahat. Jika org yang baik kehilangan kesabaran, akan berdampak buruk bagi semua org. Skrg waktumu sdh habis.

Nandini mulai ketakutan melihat perubahan sikap Meethi. Meethi memeluknya dari belakang dan menunjuk kearah cermin.

Meethi: Selama ini kau hanya melihat Meethi nya Aakash, namun skrg kau akan melihat sisi lain seorang Meethi. Cucunya Damini, seorang pelayan. Aku tantang kau!! Selamatkan dirimu kalau kau bisa,atau lebih baik prg dari sini.

Meethi berjalan kearah pintu, ia melepas ikatan saree nya dan merapikan rambut seperti semula.

Meethi: Nandini, kau harus beristirahat. Jgn sungkan utk memanggilku kalau kau butuh sesuatu.

Meethi melihat Aakash sedang menelfon seseorang, Aakash sedang mencari pengacara untuk melawan Malvika.

Aakash: Aku ingin tau kenapa Nyonya Mauli melakukan ini.
Meethi: Aakash, gak ada alasan bibi Mauli melakukan kejahatan itu karena bukan ia yang melakukannya! ia gak bersalah dalam hal ini.
Aakash: Kau pernah memberitahuku waktu bibi Mauli mengajari Rani cara bermain kartu judi.
Meethi: Benar. Bibi Mauli pernah melakukan kesalahan, namun ia gak ada sangkut pautnya dalam musibah itu.
Aakash: Buktinya ditemukan di kamar bibi Mauli!
Meethi: Seseorang bisa saja meletakkannya disana!
Aakash: Apa kau fikir Nandini yang melakukannya?
Meethi: Ya.
Aakash: Sebelumnya gak ada yang menginginkan Nandini tinggal di rumah ini namun kau lah yang memintanya untuk tetap tinggal disini demi kebaikan Rani. Aku sendiri yang melihat Nandini membahayakan dirinya demi menyelamatkan nyawa ibu. ia bahkan terluka saat melakukannya dan kau ingin mengusirnya keluar dalam kondisi seperti itu? Polisi bahkan gak mendapatkan bukti apapun untuk menangkap Nandini!!

Meethi tersadar dari lamunannya, ia melihat Aakash masih bicara lewat telfon.

Aakash: Nyonya Mauli adalah orang dibalik ini semua. Aku ingin pengacara terbaik.

Meethi bicara dalam hati "Aku gak bisa mengatakan apapun pada Aakash, aku gak punya bukti apa2. Aku harus segera melakukan sesuatu".

Rani membawakan sup ke kamar Nandini.

Rani: Chameli, ibu Meethi yang membuatkannya untukmu supaya kau cepat sembuh.

Nandini bicara dalam hati "Setelah aku pulih Meethi akan langsung menendangku keluar dari sini".

Rani membicarakan betapa baiknya Meethi kepada mereka berdua.

Nandini: Aku gak mau bicara denganmu kalau kau membicarakan hal itu lagi.

Nandini menghentikan tangannya sebelum menyantap sup nya dan bicara dalam hati "Meethi mungkin sudah memasukkan racun kedalam sup ini".

Nandini meletakkan supnya kembali.

Rani: Kalau kau gak mau buat aku saja.

Nandini menarik mangkuk sup dari tangan Rani.

Nandini: Aku akan menghabiskannya
. Janji.
Rani: Baiklah. Aku ingin mengerjakan PR dulu. Habiskan sup itu. Baca Selanjutnya Sinopsis Uttaran Jumat 9 September 2016 - Episode 405


Kumpulan Sinopsis Ashoka


Tags: Sinopsis, Uttaran

Terima Kasih sudah Membaca Sinopsis Uttaran Kamis 8 September 2016 - Episode 404. Please share...!

Blog, Updated at: 08:00