Sinopsis Ashoka Antv Episode 433. Acharya Radha Gupta mencoba mengejarnya tetapi sia-sia.
Prajurit meminta Bindu untuk kembali karena keselamatannya penting.
Bindu gak ingin membiarkan Siamak melarikan diri "Dia adalah pengkhianat!"
Siamak dan Bindu terus bertarung.
Raja Yunani memanah tangan Bindu.
Bindu terluka.
Lasendra tersenyum.
Siamak pergi bersama Lasendra dan beberapa prajurit.
Melihat itu, Bindu akhirnya pergi dari sana dengan kudanya.
Ashok melamun. ia terus memikirkan ibunya.
Bindu, Acharya Radha Gupta, dan Devi melihatnya dari jauh.
Acharya Radha Gupta berkata "Kita kehilangan keduanya, Siamak dan Sushim. Sangat penting untuk menyadarkan Ashok kembali. Ini akan menjadi mustahil tanpa dia!"
Devi mengatakan "Sudah 4 hari!"
Bindu berkata "Aku mengerti apa yang ia alami. Ia melalui hal yang sama di masa kecil ketika kami mengatakan bahwa ibunya gak ada lagi. ia berhasil meraih dirinya karena ia tahu dan percaya bahwa ibunya masih hidup. ia terbukti benar! Tapi kali ini ibunya gak akan datang kembali. ia akan damai hanya ketika ia menuangkan abu ibunya sendiri"
Sinopsis Ashoka Antv Episode 433 |
Ashok marah kepadanya "Deviii!!!"
Devi memberitahu ia "Itu gak ada gunanya! Jika kau cukup berani kemudian pergi dan hukum penjahat Magadh! Itu adalah keinginan terakhir ibumu. Jika ini juga gak mungkin maka setidaknya tuangkan abu ibumu di sungai Ganga. Apa kau bisa melakukan ini?"
Mereka saling menatap.
Devi melihat beberapa gerakan di tangannya dan mendapat harapan. ia mendorongnya untuk bangun "Ya. Ya Ashok!"
Ashok akhirnya bangkit.
Bindu dan Acharya Radha Gupta melihatnya.
Seorang pria memberikan sebuah pot kepada Ashok "Rani Dharma meninggal sebagai wanita yang sudah menikah sehingga kau akan menemukan beberapa ornamen di abu juga. Pisahkan itu"
Bindu, Acharya Radha Gupta, Devi, dan Vit juga disana.
Ashok mengambil pot darinya. ia mulai mengumpulkan abu ibunya danm enaruh beberapa abu di kepalanya. ia juga memisahkan perhiasan. Ia menemukan sebuah permata kecil di dalamnya 'Tampaknya ini milik pria. Mengapa itu ada di tangan ibu?'
Dia ingat saat bertemu ayahnya di koridor yang sedang mencari air dan seluruh kejadian "Apakah kematian yang kami pikir alami sebenarnya adalah pembunuhan?"
Dia kaget dan menggenggam permata.
Seorang pria menunjukkan desain perhiasan kepada Ashok. Permatanya cocok.
Ashok mengatakan "Itu dari Yunani. Katakan padaku namanya!"
Pria menjawab dengan takut dan menyebut nama Siamak.
Ashok marah "Mulailah menghitung nafas terakhirmu, Siamak! Kali ini gak akan ada Chand Ashok di hadapaanmu tetapi Kaal-mu (kematian)!" Baca Selanjutnya Sinopsis Ashoka Antv Episode 434
Baca Juga Update Sinopsis Informasi Diary di Facebook