Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 145

Posted by

loading...

Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 145. Ahmet Dalam Bahaya.safiye dan nasuh bersekongkol untuk membunuh ahmet bagaimanapun caranya agar tahta menjadi milik mustafa.

Kosem dalam perjalanan kembali keistana, ia berteriak kepada kusir agar lebih cepat memacu kudanya. sementara itu rumor mulai disebarkan, kekacauan mulai timbul. Mereka berkata jika pangeran mustafa terbunuh karena itulah mereeka memaksa masuk untuk melihat dengan mata kepala sendiri. Para penjaga tak mampu menahan amukan tentara bayaran itu, mereka mencoba menghentikan tapi tak berdaya. Mayat mayat bergeletak disembarang tempat. Kekacauan itu semakin cepat terjadi karena didalam istana sendiri sudah banyak yang pro safiye sultan.

Safiye sendiri berjalan masuk kedalam istana, cennet yang melihat itu berteriak jika ada penyerangan. teman kosem pun memberitahu handan apa yang terjadi dalam istana. Orang orang safiye mulai meenduduki harem, safiye sendiri berjalan menuju has oda .

Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 145
Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 145
Pintu gerbang istana topkapi telah dikuasai oleh para pemberontak yang mendukung safiye sultan. Sementara itu handan sultan diberitahu jika istana diserang oleh beberapa aga dan juga tentara, ia kemudian berteriak agar osman dibawa kepadanya.

Para aga mulai membunuh orang orang didalam istana yang setia kepada ahmet, sedangkan halime dan anak anaknya tampak tegang dalam kamar, mereka berempat berkumpul menunggu. Mustafa yang mendengar suara berisik diluar mulai bertanya tapi halime berkata agar mereka menjauh dari pintu.”mereka datang untukmu dan besok kau akan duduk ditahta, sejak itulah maka semua orang akan takut kepadamu “kata dilruba kepada adik kecilnya itu.

Safiye sultan berjalan dengan tenang dikoridor has oda, orang orangny membuatkan jalan untuknya. safiye tak perduli berapa banyak darah yang telah ia tumpahkan. ia duduk ditahta milik sultan ahmet.”kita sudah menunggu saat seperti ini lama sekali, sekarang bawa mustafa kepadaku  bul bul , habisi saja halime sultan!! aku tak ingin ia ada disekitarku”kata safiye sadis.

Bul bul mengetuk pintu kamar halime untuk membawa pangeran mustafa.”ini saya bul bul aga, buka pintunya”kata bul bul. buka pintunya menekshe masa depan yang kita tunggu sudah datang kata halime dengan bangga.

kematian-fahrye-sultanPada saat yang sama kosem dan zulfi tiba diistana dan ketika melihat apa yang terjadi keduany shock, kosem berteriak ketika melihat banyak sekali mayat bergelimpangan. kosem berlari kearah pintu gerbang.”anakku ada didalam, buka pintunya!!! buka  pintu!!”teriak kosem, tapi tak seorangpun membuka pintu. Kosem mulai putus asa, sedangkan zulfi berusaha sekuat tenaga membuka pintu gerbang tapi ia tak cukup kuat untuk menggerakkan pintu besar itu.

Akhirnya kosem mengajak zulfi masuk ke istana melalui pintu rahasia yang dulu pernah ia pakai untuk melarikan diri.”lewat sini, dari sini kita bisa mencapai harem”kata kosem. XUlfi kemudian mengambil batu untuk mematahkan kunci setelah sebelumnya berhasil mematahkan kayu penutup pintu.

Sementara itu Bul bul mengajak mustafa tapi halime segera memegang tangan mustafa dan berkata jika aku akan menemaninya .”kau tetap tinggal sultana, kami akan membawa mustafa saja”kata bul bul. Tapi bukan ini perjanjianku dengan safiye sultan kata halime.

“perjanjian itu sudah berakhir, “kata bul bul. Halime berteriak agar anaknya tak dibawa tapi seorang aga malah menusuk halime dnegan sebuah belati.

Didalam tenda milik sultan ahmet, murat berkata jika apa yang terjadi saat ini adalah ulah dari salah satu penjaga dan meereka harus segera kembali keistana karena siapapun dibalik semua ini , jelas mereka menginginkan tahta .”bagaimana keadaan dervish”tanya ahmet malam mencemaskan dervish .

Zulfikar dan kosem berhasil masuk keharem, kosem bergidik melihat darah berceceran dimana mana. kosem minta zulfi membawanya keruang valide sultan dimana anaknya berada. Sedangkan diruang valide sendiri , semua orang tegang karena orang orang safiye yang ada diluar tampak beringas berusaha membuka pintu yang sudah diganjal dengan banyak barang. Sementara itu tampak cennet berjalan pelan melihat kearah sekitar, ketika kemudian ia mendengar suara bul bul .cennet langsung menjatuhkan dirinya kelantai dan pura pura mati. ketika bul bul berlalu cennet bangun dengan ketakutan .

Tampak diruangan lain, mahfiruze memeluk bayinya osman dengan ketakutan. osman terus saja menangis, mahfiruze berusaha menenangkan sang putra.

Mustafa kecil menangis, safiye langsung memeluknya dan berkata agar jangan takut. aku ingin ibuku kata mustafa.”ibumu sudah tak ada, ada kami disini .ketika matahari bersinar kau akan naik tahta dan kami akan ada disisimu “kata safiye. sementara itu pintu ruangan handan sultan akhirnya terbuka, orang orang itu mulai bergerak maju.

Bagaimana selanjutnya?? apakah yang terjadi pada handan dan juga bayinya kosem? Baca Selanjutnya Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 146


loading...
Tags: Abad Kejayaan 2 Kosem, Sinopsis

Terima Kasih sudah Membaca Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 145. Please share...!

Blog, Updated at: 11:10
loading...