Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 131

Posted by

loading...

Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 131. Diruang has oda, ahmet bertanya jika memang tujuan safiye ingin menemui pangeran kenapa tak datang siang hari dan meminta ijin??.”aku sudah mengirim pesan kepada handan tapi ia tak menanggapinya, hanya ini pilihanku meski ini membuatku malu.”kata safiye berbohong. Lalu sultan minta penjelasan tentang kematian golge dan pelayan kosem???. aku tak tahu ttg hal itu, jika ada masalah diharem tanyalah kepada ibumu handan sultan , karena ini berarti ia tak bisa menjalankan tugasnya dengan baik ujar safiye. sultan juga bertaanya ttg keterlibatan safiye dengan dervish pasa???

“apapun yang aku katakaan kau sudah berpikir buruk kepadaku. aku tinggal diistana tua, tanpa gaji dan semua kekayaanku kau ambil, sekarang yang tersisa dariku hanyalah nyawaku saja. berikan saja perintah dan eksekusi saja aku.”kata safiye. kau berkata begitu dengan tenang karena kau tahu jika raja tak akan mengeksekusi nenekny kata sultan.

“taapi kau lupa satu hal, kekuatanku tak terbatas. kau bisa saja tertidur suatu malam dan tak pernah bangun lagi, semua orang tahu berapa usiamu dan kau akan sakit saat itu. mereka akan berpikir kau mati karena sakit atau jatuh dikamar mandi, ini peringatan terakhirku, kau akan menjauh dari kosem dan juga pangeranku, jika sesuatu terjadi maka aku akan menimpakan tanggung jawab kepadamu .”kata sultan, safiye hanya diam penuh amarah. ia keluar ruangan dengan wajah kesal.

Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 131
Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 131
Halime sedang duduk bermain bersama anak anaknya, menekshe datang memberitahu jika kosem akan bertamu. halime mengangguk, mustafa langsung menyambut kosem dan menawarinya kacang almond kesukaannya dan meminta kosem untuk mengajarinya.”mustafa kenapa kau memintanya?? kita punya banyak sekali guru dan kosem hanya seorang budak “kata dilruba pedas. wajah kosem menjadi masam dan buru buru halime menegur sang putri agar tak berkata kurang ajar kepada kosem.

“apa yang kau inginkan??” tanya halime

“salah satu kaki tanganmu ada diistana tua, jika kau merindukan safiye sultan, sekarang ia ada di ruangan sultan dan menjelaskan tentang dirinya”kata kosem membuat wajah halime merah padam.

Safiye beranjak keluar dari ruang has oda dan malah berpapasan dengan musuh besarnya murat pasa. safiye berkata jika murat ingin bertemu sultan maka sekarang bukan saat yang tepat kata safiye.”sudah bertahun tahun aku tak mendengarkan nasehatmu, dan kuucapkan bela sungkawa , aku dengar kau sudah bangkrut”kata murat. Safiye menanggapi perkataan murat dnegan tenang, ia berkata jika hari ini mereka telah jatuh dan besok akan bangkit kembali, dan ketika kami bangun maka kami akan menghancurkan semua musuh kata safiye. Safiye sultan lalu menyindir murat jika ia ingin menempati posisi perdana menteri.

“semua tergantung kepada keputusan Yang mulia sultan, siapapun yang ia anggap pantas.”kata murat. aku tahu jika posisi perdana menteri adalah impianmu sejak lama, tapi sayang keinginanmu itu tak akan tercapai, itu sangat tak mungkin kata safiye .

“Yang mulia cucuku tak ingin ada seseorang yang membayangi kekuatanny, ia tak ingin kau ada disekitarnya, itulah mengapa aku ada diistana tua”kata safiye

“oh inikah caramu menyenangkan dirimu sendiri, tapi yang sebenarnya adlaah bahwa ada gajah dalam ruangan diantara kita, alasan kau ada diistana lama bukanlah Yang mulia tapi karena kosem sultan !!”kata murat, dan safiye pun kehilangan kata kata.

Halime marah apa ini artinya?? Haji langsung berkata jika mereka melihat menekshe masuk keistana lama. menekshe langsung saja membantah tujuan ia datang ke istana lama.”kau tak perlu menjelaskan, biarkan ia berpikir apa yang ia inginkan”kata halime.

“kau tahu betapa aku mencintai pangeran mustafa dan bagaimana aku melindunginya, tapi ini adalah masalah negara dan mengapa kau membuat aliansi dengan safiye sultan dan membuatku melawanmu”kata kosem

“tahu batasanmu!! kau mencoba mengancamku seperti handan sultan mengancamku??”kata halime. Kenapa handan sultan melakukan itu ?? tanya kosem. ia ingin meninggalkan anakku tanpa ibu kata halime. dan itu sebabny kau ada disisi safiye sultan?? tanya kosem

“aku tak ada disisi siapapun, tujuanku hanyalah melindungi anaku dan juga diriku sendiri, karena tak mungkin bagi pangeran tumbuh tanpa ibu, “kata halime. aku sarangkan kepadamu agar menjauh dari safiye, hal yang paling benar bagimu dan anakmu adalah ada disisi ahmet kata kosem. Baca Selanjutnya Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 132


loading...
Tags: Abad Kejayaan 2 Kosem, Sinopsis

Terima Kasih sudah Membaca Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 131. Please share...!

Blog, Updated at: 14:49
loading...