Sinopsis Cansu dan Hazal Season 2 Episode 142

Posted by

Sinopsis Cansu dan Hazal Season 2 Episode 142

Sinopsis Cansu dan Hazal Season 2 Episode 142. Dilara mengurungkan niatnya untuk mengaborsi anak dalam kandungannya. ia juga mengatakan hal itu pada Dokter serta alasannya membatalkan Aborsi tersebut. Setelah Dokter dan perawat keluar ruangan, Cihan menemui Dilara dan mencoba menenangkannya yang saat itu sedang menangis menyesali perbuatannya.

Di rumah Gulceren, ia sedang membereskan ruang tamu saat itu Derya menemuinya dan mereka berbicara sebentar tentang Cihan, karna sebelumnya Cansu memberitahukan sesuatu tentang Dilara. Di restoran teman Harun, ia bersama teman yang sudah seperti ayah itu duduk bersama sambil minum, tampaknya Harun mulai mabuk. ia berbicara sambil tertawa dan tersenyum mengenang kembali saat pertemuannya dengan Dilara, juga saat kebersamaan mereka .

Di kamar, Gulceren dan Cansu sudah bersiap untuk tidur.mereka berada di kasur,Cansu bersadar di pelukan ibunya sambil berbincang tentang Dilara, Cansu Nampak cemas tapi Gulceren berusaha untuk membuatnya tenang. Lalu Gulceren meminta Cansu tidur. Mereka sama2 berbaring dan Gulceren seperti sedang memikirkan sesuatu.

Dilara dan Cihan tiba di bandara Turki, Cihan menawarkan diri untuk mengantar Dilara. tetapi Dilara menolak dan ia mengatakan akan naik taksi saja. Pagi itu Gulceren sudah bangun dari tidurnya, ia mengecek Handphone tapi Cihan tak ada menghubunginya lalu iapun meletakkan kembali Handphone nya, dan ia kembali memeluk Cansu yang masih tidur disampingnya.

Cihan tiba di Apartemen dan ia mendapati Hazal sedang tertidur di sofa. Ia mengahampiri Hazal, menyelimuti dan juga mencium anak gadisnya itu lalu masuk ke kamarnya. Dilara juga tiba di depan rumahnya dengan taksi. Ia masuk ke rumah dan Emine menyambutnya, setelah berbicara sebentar. kemudian mereka masuk ke kamar Dilara.

Tak lama kemudian, Cihan menghubungi Dilara untuk mengetahui keadaannya. Dilara tampak masih sedih dengan apa yang terjadi padanya. Di restoran teman Harun, ia menyiapkan tehh untuk ia dan temannya yang tertidur di kursi karna mendengarkan cerita dari Harun. Pria paruh baya itu terbangun dan ia terkejut melihat Harun sudah menyiapkan sarapan. Lalu Harun duduk dan berulang kali menghubungi Dilara, padahal Nomor Handphone Dilara tak bisa di hubungi.

Ozan keluar dari kamarnya sambil berteriak memanggil Emine, Emine memberitahu bahwa Dilara sudah ada dikamarnya. Ozan memasuki kamar ibunya dan melihat Dilara berbaring sambil menangis. Dilara menyadari kedatangan Ozan, ia buru2 duduk dan menghapus air matanya. Ozan bertanya apalah itu tentang Harun, awalnya Dilara menutupinya. tetapi akhirnya Dilara mengatakan sesuatu tentang Harun pada Ozan dengan nada sedih. Ozan tampak cemas dengan keadaan ibunya. tapi Dilara berusaha untuk tegar dan tersenyum

Di ruang makan, Ozan dan Dilara kembali berbincang. Dilara menanyakan keberadaan Cansu, Ozan mengatakan bahwa Cansu sedang menginap di rumah Gulceren. Dilara menanggapinya biasa saja. Lalu Ozan dan Dilara membahas hal lain dengan cukup serius, sepertinya masih menyangkut tentang keluarga mereka . diakhir pembicaraan Ozan memegang tangan ibunya agar Dilara lebih tenang.

Di rumah Gulceren,Derya sudah menyiapakan sarapan dengan Kue yang lezat. Cansu memakannya dan memberi pujian pada Derya, sedangkan Gulceren tampak sangat senang Cansu menginap di rumahnya. Di Apartemen Cihan, Hazal terbangun dan ia berbicara dengan Seyda lewat telepon. lalu ia melihat koper Cihan di dekat kamar Cihan dan Ia mengakhiri pembicaraan dengan Seyda.

Hazal masuk ke kamar Cihan dengan wajah cemberut ia melihat ayahnya sedang tidur. Cihan menyadari kedatangan Hazal, ia memanggil Hazal dan meminta Hazal untuk mencium pipinya, Hazal menuruti kata2 ayahnya lalu pergi keluar dengan wajah masih kesal. Sementara Cihan terlihat masih mengantuk.

Cansu sudah bersiap untuk pergi ke sekolah dan ia mengatakan sesuatu pada Gulceren, tetapi perasaan Gulceren tak dapat di bohongi. ia mengatakan sesuatu yang membuat Cansu terkejut, tapi kemudian ia buru2 mengalihkan pembicaraan dan meminta Cansu pergi ke sekolah dengan segera. Gulceren dan Derya mengatarkan Cansu sampai di depan pintu.

Setelah itu Gulceren dan Derya kembali duduk di meja makan sambil membiacarakan tentang Cihan dan Dilara, Gulceren terlihat cemburu hingga ia berdebat dengan Derya. tak lama kemudian Cihan menghubungi Gulceren, tapi Gulceren enggan menjawabnya tapi Derya memaksanya untuk menjawab telepon itu. Gulceren menjawab dengan nada ketus, sampai2 Cihan terkejut. apalagi Gulceren terus saja membahas tentang kedekatan Cihan dan Dilara, Cihan berusaha menjelaskan hingga akhirnya Gulceren luluh dan mengerti keadaan yang sesungguhnya.

Gulceren mengakhiri pembicaraan dengan nada yang lebih lembut. lalu Derya bertanya apa yang terjadi, Gulceren menjelaskan apa yang terjadi dan Derya tampak terkejut. Di apartemen Cihan, seorang penjaga yang pernah di goda oleh Hazal datang membawa bahan makanan yang di pesan oleh Hazal. Hazal memintanya masuk untuk membawakan barang2 itu ke dapur. Pria itu tampak dengan senang hati membawakannya. Setelah itu Hazal mengajaknya berbicara sebentar dan si pria tampak terus tersenyum , entah rencana apalagi yang di buat oleh Hazal. Setelah pria itu pergi, Hazal hanya tersenyum kecut dan geleng2 kepala melihat sikap penjaga tadi.

Di rumah Keriman, Hacer datang saat Ozkan dan Keriman sedang sarapan pagi. Keriman akan pergi bekerja dan ia memberikan Can pada Hacer, mereka membicarakan sesuatu disana sedangkan Rahmi baru saja keluar dari kamarnya dan melihat Swat di dapur sambil menyiapkan sarapan. Tak lama kemudian Rahmi menghubungi Keriman, Keriman buru2 masuk ke kamar karna melihat Rahmi yang menghubunginya, ia tak ingin Ozkan mengetahuinya.Ozkan yang merasa curiga mulai bertanya pada Hacer, tapi Hacer juga sepertinya tak tau menau tentang pekerjaan Keriman.

Keriman masuk menutup pintu kamar dan menjawab telepon dari Rahmi, sepertinya Rahmi memintanya cepat datang untuk bekerja. setelah berbicara sebentar sambil berdebat hehehe Rahmi menutup pembicaraan dengan kesal dan Keriman keluar dari kamarnya. Saat ingin pergi, Hacer menahannya dan meminta uang pada Keriman karna ia harus mengasuh Can, Ozkan tampak senang melihatnya sedangkan Keriman dengan kesal memberikan uang pada Hacer.

Keriman buru2 pergi dan Ozkan juga cepat2 keluar dari rumah untuk mengejar Keriman, ia masih penasaran dimana kakaknya bekerja. Saat Keriman sedang berjalan, Ozkan memanggilnya dan menarik tangannya untuk diantar ke tempatnya bekerja. Keriman berusaha menolak tapi Ozkan memaksanya dan mengajaknya masuk ke mobil. Keriman tampak cemas dan bingung dengan sikap Ozkan pagi itu,. wkwkwk

Di rumah Gulceren, ia sudah bersiap untuk pergi menemui Cihan. wajahnya tampak sanagt berseri2. Derya mengantarnya sampai ke depan pintu dengan kebahagiaan yang sama. Gulceren berjalan sampai ke halte untuk menunggu taksi agar dapat bertemu dengan kekasihnya. Sementara Cihan sudah tiba lebih dulu di Café. Ia menghubungi Yildirim yang saaat itu sedang sarapan bersama dengan Candan. Yildirim berbicara dengan terbata2 karna ia takut Cihan mengetahui bahwa ia sedang bersama dengan Candan, sedangkan Candan mendengarkan apa yang dikatakan Yildirim pada Cihan.

Gulceren tiba di café dan melihat Cihan sudah menunggunya, Cihan mengakhiri pembicaraannya dengan Yildirim. Gulceren duduk dan Cihan tak henti memandanginya dengan rasa kagum. Gulceren tampak malu. Lalu Cihan memulai pembicaraan sambil memanggil pelayan. Cihan memberitahukan tentang keadaan Dilara, bahwa Dilara sedang Hamil. Gulceren sangat terkejut mendengar bahwa Dilara sedang Hamil.Baca Selanjutnya Sinopsis Cansu dan Hazal Season 2 Episode 143

Sinopsis Cansu dan Hazal Season 2 Episode 142



Tags: Cansu Hazal, Sinopsis

Terima Kasih sudah Membaca Sinopsis Cansu dan Hazal Season 2 Episode 142. Please share...!

Blog, Updated at: 01:51