Maham Anga Mengutuk Jalal - Sinopsis Jodha Akbar Antv 316

Posted by

Maham Anga Mengutuk Jalal - Sinopsis Jodha Akbar Antv 316. Maham Anga masih terpukul atas kematian Adham Khan ia masih terus memandangi wajah Adham Khan yang berlumuran darah. Lalu Maham Anga melihat kearah Jalal dan berteriak pada Jalal dengan mengatakan pakah yang dilakukan oleh Jalal tersebut merupakan suatu keadilan. Maham Anga berkata bagaimana Jalal bisa membunuh Adham Khan dengan kejam padahal ia sudah dianggap seperti anak sendiri oleh Maham Anga dan itu berarti Adham Khan adalah saudara tiri Jalal. Maham Anga terus berteriak pada Jalal akan kematian Adham Khan bahkan menurut Maham Anga ini tidaklah adil, karena seharusnya jika Adham Khan melakukan kesalahan maka ia harus dihukum dan jika apa yang dilakukan oleh Adham Khan tersebut terlalu salah seharusnya Jalal bisa memenjarakan Adham Khan dan bukan membunuhnya. Mahm Anga mengatakan tindakan yang diambil Jalal sangatlah tak tepat karena seharusnya Jalal membahas masalah Adham Khan bersama para menteri di pengadilan istana bukan langsung membunuhnya dan yang dilakukan Jalal bukanlah keadilan dari kerajaan Mughal.
http://informasidiary.blogspot.com/2015/03/maham-anga-mengutuk-jalal-sinopsis-jodha-akbar-antv-episode-316.html
Maham Anga merasa tak terima dengan perlakuan Jalal terhadap Adham Khan untuk itu ia pun akan membuat keadilan sendiri. Maham Anga pun kemudian berteriak dan berdoa ia pun berteriak untuk mengutuk Jalal. Maham Anga pun memberi kutukan pada Jalal dengan mengatakan bahwa Jalal juga akan merasakan hal yang sama seperti yang berkabung tas kematian anak-anaknya. Semua yang mendengar perkataan Maham Anga pun merasa terkejut. Maham Anga mengukut pada anak-anak Jalal yang sedang dikandung Jodha akan mati ditangan Jalal sendiri dan Jalal pun akan menangisi kematian anak-anaknya tersebut dan merasakan sakit serta penderitaan sama seperti yang dialami Maham Anga, mendegar semua perkataan Maham Anga membuat Jodha dan Jalal merasa terkejut, dan semuanya tak percaya dengan apa yang dikatakan Maham Anga. Namun tak hanya itu saja Maham Anga pun berkata kembali bahwa semua anak-anaknya tak akan setia pada Jalal bahkan Jalal tak akan mendapat ketenangan dari anak-anaknya. Lalu Maham Anga berdoa dengan tulus dan meminta agar tuhan menerima dan mengabulkan semua doa-doanya. Mendengar semua itu Jalal berteriak menyuruh Maham Anga pergi , Maham Anga pun pergi sambil melihat tubuh Adham Khan. Sementara Jalal menangis dan pergi dari tempat itu, Hamida pun langsung meminta Jodha untuk berusaha menenangkan Jalal.

Jalal pun pergi ke sebuah timbangan besar saat dirinya merasa sedih ia juga masih teringat dengan kutukan Maham Anga. Saat seorang prajurit datang kesana Jalal langsung memarahinya dan kemudian prajurit itu pun berkata pada Ruqaiya. Ruqaiya pun memutuskan untuk pergi menenangkan Jalal, namun saat disana Jalal meminta Ruqaiya pergi hingga ia membentak Ruqaiya dan membuat Ruqaiya sedih karena Jalal sedang sagat marah dan emosional. Ruqaiya langsung mengatakan pada Jodha bahwa ia sudah menemui Jalal namun Jalal terlihat sangat marah dan frustasi. Hamida pun berkata bahwa mereka harus membuat Jalal meghilangkan emosinya, Jodha pun berniat untuk menemui Jalal namun Ruqaiya melarangnya karena kondisi Jalal sedang terlalu emosi dan itu sangat membahayakan kandungan Jodha. Namun Jodha tetap berpikir bahwa ia akan menemui Jalal.

Sementara Jalal sedang berada di sebuah ruangan, ia mengingat kembali bagaimana Maham Angan mengutuknya. Kemudian ia mengingat kembali semua orang-orang didekatnya yang memebrontak padanya hanya karena menginginkan singgasana miliknya. Jalal merasa sedih ia pun berpikr bahwa tahta dan singgasananya telah membuatnya kehilangan banyak orang-orang didekatnya pergi darinya. Jalal pun tak ingin merasa sendiri hanya karena singgasan miliknya, kemudian ia pun mengambil obor dan membakar singgasananya. Jodha yang sedang lewat dan melihat tindakan Jalal langsung berusaha menegur Jalal dan berusaha untuk mematikan api dengan tanah. Namun Jalal meminta Jodha untuk membiarkannya karena menurutnya tahta ini telah membuatnya hancur dan bukan memberinya kekuatan ia berkata bahwa karena tahta ini ia kehilangan banyak keluarganya. Menurut Jalal tahtanya adalah akara dari semua permasalahannya untuk itu ia akan melepas semua yang ia miliki baik itu tahta dan juga mahkotanya, ia tak peduli jika haru kehilangan itu semua karena ia tak mau sendiri, Jalal kemudian mengingat kutukan Maham Anga akan anak-anak Jalal nantinya dan Jalal pun berpikir bahwa Jodha akan meninggalkannya. Jodha menenangkan Jalal dengan mengatakan bahwa ia akan selalu ada disamping Jalal apapun yang terjadi dan Jodha tak peduli dengan semua tahta Jalal ia akan menerima Jalal dalam kondisi apapun karena ia sangat mencintai Jalal. Jalal menangis dan kemudian memeluk erat Jodha dan menangis dipelukan Jodha. Jodha pun berdoa kepada tuhan agar Jalal diberi kekuatan.

Sementara itu Jodha datang menemui Maham Anga ia meminta, namun Maham Anga salah paham akan kedatangan Jodha lalu ia dan Jodha mulai saling berbicara dan Maham Anga sangat menyesali mengapa Jodha tak menyelamatkan Adham Khan saat Jalal membunuh Adham dihadapannya padahal Jodha selalu membela kebenaran, namun mengapa ia tak melakukan semua itu untuk Adham. Kemudian Maham Anga pun mengetahui maksud dari kedatangan Jodha yang menemuinya, ia pun berkata bahwa Jodha menemuinya karena merasa takut akan kutuka yang ia berikat pada Jodha dan Jalal, lalu Maham Anga berkata bahwa ia tak akan mencabut semua kata-katanya ia kembali mengatakan kutukannya pada Jodha dan itu membuat Jodha semakin geram dengan Maham Anga. Jodha pun mengatakan bahwa semua yang dikatakan Maham Anga tak akan terjadi ia pun berkata bahwa kerajaan Mughal akan memiliki seorang pewaris dan ia yang akan memberikan pewaris Mughal dan kan memerintah di India lalu Jodha un pergi namun Maham Anga berteriak bahwa semua kutukannya akan terjadi dan kesultanan Mughal akan berakhir.


Tags: Jodha Akbar, Sinopsis

Terima Kasih sudah Membaca Maham Anga Mengutuk Jalal - Sinopsis Jodha Akbar Antv 316. Please share...!

Blog, Updated at: 14:54