loading...

Sinopsis Berkah Cinta Senin 3 Juli - Episode 210-211

Posted by

loading...
Sinopsis Berkah Cinta Senin 3 Juli - Episode 210-211. Fano berhasil membawa bayi tania. Dia berhasil mengalahkan anak buah Tama. Karena ilmu bela dirinya sudah bertambah beda dengan yang dulu. Namun naas dia malah ditabrak sama Karin. Eros melihat itu lalu membawa Fano ke rumah sakit dan bilang akan melaporkan ini ke polisi. Karin takut karena dia juga akan dilaporkan menabrak Fano dan dalang penculikan bayi Tania.

Tama teringat perjuangan Tania saat mau melahirkan anaknya. Maka dari itu Tama ingin membawa bayi Tania kembali. Dia terus mencari bayi Tania.

Di tempat lain. Anak buah Tama berhasil masuk rumah nabilah. Mereka kerja sama dengan asisten rumah tangga. Di dalam rumah mereka membuat kekacauan dengan merusak perabot rumah tangga. Sambil memberi peringatan kalau ini hanya permulaan. Akan ada yang lebih lagi.

Sisil dan ibu Luna khawatir dengan kondisi Fano. Mereka berharap Fano gak apa2. Karena dia gak mau karin dilaporkan polisi dan akan dipenjara. Eros dan Tania yang juga lagi menunggu kabar juga nampak khawatir. Tak lama dokter keluar ruangan Fano dirawat. Dokter itu bilang. Fano berhasil diselamatkan. Sisil dan ibu luna nampak lega. Dia berpikir Karin akan bebas dan gak dilaporkan eros. Namun Eros bilang akan tetap melaporkan Karin. Karena sudah gak kuat dengan apa yang selama ini sudah dilakukan oleh keluarga Tama.

Apa yang akan terjadi selanjutnya? Jangan lupa tonton sinetron Berkah Cinta Hari ini hanya di sctv.

Baca Selanjutnya Sinopsis Berkah Cinta Rabu 5 Juli - Episode 214

BACA JUGA! Update Sinopsis di Facebook | Kumpulan Sinopsis Anak langit | Sinopsis Berkah Cinta | Sinopsis Nakusha | Sinopsis Madhubala Antv | Sinopsis Lonceng Cinta | Sinopsis Mohabbatein | Sinopsis Punar Vivah | Sinopsis Sandya | Sinopsis Swaragini

loading...
loading...
Tags: Berkah Cinta, Sinetron, Sinopsis

Terima Kasih sudah Membaca Sinopsis Berkah Cinta Senin 3 Juli - Episode 210-211. Please share...!


Blog, Updated at: 11:17

0 komentar:

Post a Comment