loading...

Lonceng Cinta Senin 10 Juli 2017 - Episode 288

Posted by

loading...
Lonceng Cinta Senin 10 Juli 2017 - Episode 288
Lonceng Cinta Senin 10 Juli 2017 - Episode 288
Lonceng Cinta Senin 10 Juli 2017 - Episode 288. Nikhil memberitahu Aaliya bahwa mobil berhenti mendadak dan gak bekerja. Aaliya bertanya mengapa tiba-tiba. Nikhil memintanya untuk datang dan berjalan bersamanya jika ia ingin mencari kakaknya. Aaliya berkata gak ada jalan di lumpur ini. Nikhil berkata oke, keinginanmu dan berpikir jika ia melangkah mundur maka itu bagus. Aaliya berkata akan melihat bagaimana ia pergi.

Nikhil berpikir bagaimana bisa menyingkirkannya. Pragya duduk di sisi Abhi. Pragya memeluknya dengan gembira. Mereka bercanda dan berdebat dengan manis. Raghuveer datang. Pragya mengenalkannya sebagai Baba. Abhi mengira ia adalah baba-nya. Pragya berkata kepadanya bahwa ia adalah Raghuveer ji dan berkata bahwa ia memintaku untuk memanggilnya Baba. Abhi berkata bahwa ia pasti merasa bahwa kau seperti anak perempuannya.

Raghuveer berkata bahwa ia merasa bertemu dengan putrinya dan meminta ia untuk minum sup yang dibuatnya. Abhi berkata bahwa kau bertingkah seakan wali datang ke rumahmu. Abhi dan pragya saling memiliki makanan. Sinopsis Lonceng Cinta Antv Episode 1116 Main phir bhi tumko chahungi bermain ... .. Purab meminta Dadi, Beeji dan Sarla untuk pulang. Mereka menolak pulang sampai mereka menemukan Abhi dan Pragya.

Tanu memanggil Aaliya dan memintanya untuk pulang dengan cepat, karena ia telah mengunci Dasi dan Janki di ruangan itu. Aaliya setuju dan memintanya untuk mengirim mobil. Tanu mengirim pesan ke Nikhil dan berkata pekerjaanmu selesai sekarang, kau bisa membunuh Abhi dan Pragya. Pragya memberitahu Abhi bahwa ia akan memberinya mandi spons dan mencoba mengeluarkan bajunya.
Dia meminta ia untuk melepas celana juga. Abhi bertanya apa? ia bilang ia akan membersihkannya. ia memberinya mandi spons dan membersihkan kakinya. Abhi meniupkan udara di wajahnya. Mereka akan menciumnya. Pragya tersenyum. Main Phir bhi song plays ... Abhi berkata bahwa ia membutuhkan air dingin dan bertanya apakah Pragya jika ia adalah perawat sebelum menjadi guru dan sekretarisnya. Abhi bertanya apakah aku bertanya kapan kamu?\

Naik kuda sebelumnya Abhi memintanya untuk mendekat. Pragya menyiram air ke arahnya. Abhi memintanya untuk gak melakukannya dan berkata bahwa ia gak akan meninggalkannya. Pragya memintanya untuk bangun lebih dulu. Raghuveer datang dan melihat mereka berkelahi sebagai anak-anak. Pragya berkata akan membersihkan lantai. Raghuveer bilang gak apa apa dan bilang ia membawa baju untuk Abhi, dan bertanya apa yang ingin ia miliki.

Abhi bilang kita bisa makan rumput jika memberi makan kita dengan cinta. Pragya berkata ia akan membuat makanan. ia membuat Abhi mengenakan pakaian dan pergi untuk memasak makanan. Raghuveer berkata bahwa istrimu mencintaimu. Abhi berkata ia adalah segalanya, tetapi bukan istrinya. Raghuveer berkata bahwa ia melindungi kau di hutan dan ketika saya memintanya untuk datang ke rumah saya. ia memeluk kau dan berkata bahwa ia telah menerima kau sebagai suaminya. ia bilang ia mencintai dan merawat kau seperti istri. Abhi terlihat kaget ..

Damru, pembunuh bayaran dan lainnya mencari Abhi dan Pragya di hutan. Pembunuh kontrak melihat noda darah dan berkata itu segar. ia melihat tiga langkah kaki dan berkata seseorang ada bersama mereka. Nikhil datang kesana Pembunuh kontrak berkata mereka sudah dekat dan berkata bahwa saya akan membawa mereka kepada Anda. Abhi memintanya untuk menembak mereka, saat ia melihat mereka. ia bilang ia menyingkirkan adik Abhi dengan banyak kesulitan. Pembunuh kontrak meminta ia untuk gak membandingkannya dengan lelucon bercanda dan bertanya mengapa kau datang ke sini? Pragya membuat makanan untuk Abhi dan mengira ia mencari makanan untuk suaminya. Tumko Utama Chahungi bermain.Baca Selanjutnya Lonceng Cinta Selasa 11 Juli 2017 - Episode 289

loading...
Tags: Lonceng Cinta, Sinopsis

Terima Kasih sudah Membaca Lonceng Cinta Senin 10 Juli 2017 - Episode 288. Please share...!


Blog, Updated at: 14:59

0 komentar:

Post a Comment