loading...

Sinopsis Anandhi Sabtu 17 Juni - Episode 459

Posted by

loading...

Sinopsis Lainnya:

Sinopsis Anandhi Sabtu 17 Juni - Episode 459
Sinopsis Anandhi Sabtu 17 Juni - Episode 459
Sinopsis Anandhi Sabtu 17 Juni - Episode 459. menceritakan ketika percakapan Anandi dan Mangla ini. Mangla mengatakan Anandi yang Nimboli tak siap untuk mendengarkan kebenaran dan meminta ia untuk tak datang sampai ia meminta dia. Nimboli membawa air untuk Mangla, dan mengatakan bahwa ia diundang Anandi untuk tinggal bersamanya di Jhalra. Mangla mengatakan Anandi adalah seorang wanita yang bekerja dan mengatakan ia tak punya waktu untuk Anda. ia mengatakan mereka akan berpikir bahwa aku tak bisa merawat Anda.

Nimboli bilang aku ingin kembali untuk beberapa hari. Mangla marah dan mengatakan saya akan pak tas Anda, pergi dan tinggal di sana. Nimboli menangis dan berhenti Mangla. ia bilang aku tak akan meninggalkan Anda dan pergi ke mana pun. Aku tak akan bersikeras untuk pergi ke Jaitsar. Mangla bertindak sebagai gila dan mengatakan aku tak bisa hidup tanpa Anda dan ia memeluknya. Kamli melihat mereka.

Akhiraj terus menipu warga desa dengan sihir. ia menandatangani Deenu. Deenu meminta semua orang untuk pergi untuk saat ini. ia mengatakan jai Mouni baba ini. Seorang pria membawa sesuatu. Deenu mengatakan ia tak menerimanya, namun akan mendapatkannya didistribusikan di antara orang miskin. Semua orang meninggalkan dari sana. Akhiraj membuka matanya dan melihat makanan, uang, perhiasan dll ia tak bisa percaya matanya dan senang.

Kamli datang ke Pushkar dan bilang aku membawa sarapan favorit Anda. Pushkar mengatakan saya tak merasa lapar melihat Kamli saya sedih. ia bilang aku ingin melihat Anda bahagia dan tersenyum. Kamli memegang wajah dan ciuman di dahinya nya. ia tersenyum. Pushkar juga tersenyum. Kamli mengatakan Kamli Anda akan tersenyum selalu dan meminta maaf kepadanya. Pushkar meminta yang saya lakukan kesalahan apapun kemarin malam.

Kamli mendapat malu dan mengangguk. Pushkar mengatakan Anda yang paling indah di dunia ini dan mengatakan putri saya. Kamli meminta ia untuk sarapan. Pushkar menolak dan meminta ia untuk datang lebih dekat dengan ia dulu. Kamli malu-malu Tuhan ia dan tersenyum. Akhiraj dan Deenu menghitung uang. ia mengatakan kami telah mendapatkan uang sebanyak ini dalam satu hari yang orang normal tak bisa mendapatkan dalam satu hari.

Deenu mengatakan leher saya kering dan mengatakan ia ingin minum. Akhiraj meminta telah kau sudah gila. Jika ada yang mengakui kita? Deenu mengatakan kita akan ganti baju dan pergi. Akhiraj setuju, namun takut orang. Deenu mengatakan apa gunanya uang kalau kita tak menikmati. Akhiraj setuju. Seorang pria bertanya apa yang akan ia bawa. Deenu perintah anggur dan memberitahu Akhiraj yang tak akan mengenali mereka.
Akhiraj tersenyum dan minuman itu. pemuja Akhiraj datang ke sana dan minum. Mereka melihat Akhiraj dan Deenu. Orang lain mengatakan Baba tak dapat memiliki anggur. Akhiraj akan disiagakan dan memberitahu Deenu bahwa mereka telah mengidentifikasi kita. Deenu mabuk dan meminta ia untuk tak merasa takut. Akhiraj menyembunyikan wajahnya dan meminta Deenu datang cepat. Mereka pergi. Orang-orang mulai meragukan pada mereka. Anandi berpikir tentang Nimboli, dan mendapat mata berkaca-kaca.

Dokter Anant datang dan mencoba untuk menghiburnya. ia bilang ia punya Kachoris panas untuknya. Anandi menyeka air matanya. Dokter Anant melihat dirinya sedih dan bertanya apa yang terjadi?, Anandi mengatakan apa-apa dan mengatakan ia baik-baik saja. ia meminta ia untuk duduk. Dokter Anant meminta ia untuk tak menyembunyikan air matanya dan berbagi masalah nya. Anandi mengatakan kepadanya bahwa Nimboli memanggilnya, dan mengatakan segala sesuatu yang diredam.

Dia mengatakan aku menelepon lagi, namun Mangla mengambil panggilan. ia bilang aku tak mengerti mengapa Mangla itu berbicara kasar dengan saya, dan mengatakan bahwa ia akan memberitahu saya ketika Nimboli mendapat normal dan meminta saya untuk tak datang ke Jhalra. ia bilang aku tak bisa bertemu putri saya dan tak tau apa yang harus

 dilakukan? ia mengatakan Nimboli akan jauh dari saya. Aku memberi tanggung jawab Nimboli untuk Mangla, sehingga ia bisa membawa kita lebih dekat, mengapa ia tak bisa melihat rasa sakit saya menjadi seorang ibu dirinya. Dokter Anant berpikir jika motif Mangla adalah untuk menyatukan mereka maka mengapa Nimboli jauh dari dia, dan berpikir untuk mencari tau. Baca Selanjutnya Sinopsis Anandhi Minggu 18 Juni - Episode 460.

loading...
Tags: Anandhi, Sinopsis

Terima Kasih sudah Membaca Sinopsis Anandhi Sabtu 17 Juni - Episode 459. Please share...!

Blog, Updated at: 06:43