loading...

Sinopsis Gangaa Season 2 Sctv Senin 6 Februari - Episode 147

Posted by

loading...
Sinopsis Gangaa Season 2 Sctv Senin 6 Februari - Episode 147. Karena Shiv pulang, maka Thumki tak jadi makan. Thumki mengutuk dirinya sendiri untuk itu. ia sangat kesal, karena rasa lapar yang di tanggungnya dan masih harus menahan diri karena Shiv belum makan. Lalu Dai ma menyiapkan makanan untuk Shiv. Shiv datang dan duduk di depan makan. Gangaa berdiri mengawasinya. Shiv berdoa dulu sebelum makan.

Savitri datang dan memberitahu SHiv kalau saja Shiv memberitahu mereka akan segera datang, "aku pasti akan menyuruh mereka menunggumu.." Shiv menggeleng, "tidak, ma. Aku tak suka membiarkan orang menungguku.." lalu Savitri mengajak Shiv bicara sehingga Shiv menunda suapannya untuk menjawab. Ketika Shiv hednak menyuapkan makanan, muncul pegawai Shiv Muneem yang memberitahu kalau ada beberapa pekerjaan yang meninggalkan pekerjaannya. Munem ingin SHiv memeriksanya. Savitri menegur Munem, "Shiv batus aj adatang, ia bahkan belum makan.." Savitri menyuruh Muneem membawa Pratab untuk menyelesaikan masalah itu. Muneem berkat akalau hanya SHiv yang bisa mennagani itu. Kushal menyahut, "ya, hanya tandatangan Shiv yang berlaku, bukan yang lainnya.." Shiv akhirnya memutuskan untuk pergi bersama Muneem dan Kushal dan meninggalkan makannya. Savitri menahannya. tapi Shiv berkeras ingin menyelesaikan dulu persolan itu. Lalu Shiv pergi di ikuti Muneem dan Kushal. Savitri pun ikut pergi dengan wajah kesal.


Begitu Shivd an Savitri pergi, Thumki sangat senang karena ia bisa makan sekarang. Thumki lalu menyuapkan makanan ke mulutnya dengan lega. Melihat itu, gangaa ikut duduk dan mengambil alat-alat makan. Dai ma hednak menuang makanan ke piring Gangaa ketika Thumki menegurnya, "apa yang kau lakukan?" Thumki melarang Gangaa makan, karena suaminya belum selesai makan. Gangaa kesal mendengarnya. Thumki menjelaskan bahwa Gangaa hanya akan makan dari sisa Shiv. Gangaa menyahut ketus, "tak masalah bagiku menunggudia kembaliu, tapi aku tak akan makan apa yang tersisa di piring. Thumki mengatai Gangaa sebagai burung hantu, "kau harus mematuhi semua peraturan di rumah ini.." Gangaa bergegas bangkit dengan kesal dan peri ke beranda. Thumki berteriak mengingatkan Gangaa bahwa makan dari bekas sisa suami akan meningkatkan rasa cinta. Thumki menggomel bawah dulu Shiv terbiasa menyuapi parvati, "tapi rasanya Gangaa tak mungkin mendapat perlkuan seperi ini..."

DI kamarnya, gangaa coba menenangkan diri dengan minum air. ia merasa kesal atas perlakuan dingin dari Shiv. lalu Gangaa membaringkan diri sambil berpikir tentang orang-orang di mana sekarang dai tinggal. gangaa merasa asing dengan mereka dan dirinya sendiri, karena ia tak lagi mengenal siapa dirinya. ia merasa asing dengan dirinya sendiri. lalu gangaa mennagis sedih.

Shiv kembali dari pabriknya tengah malam. ia melihat kamar Savitri masih terang. Shiv masuk kedalam dan melihat Savitri masih terangun. Shiv duduk dan memijat kaki Savitri. ia merasa sedih karena menyebabkan savitri menjanda. Shiv merasa bertanggug jawab atas apa yang di alami Savitri, atas kesepian yang akan melnada hidupnya. Savitri menenangkan Shiv, "sudah takadirku harus begini..." Savitri berkata dengan mengalami hal ini, ia tersadar bagaiman arasanya kehilangan orang yang di cintai dan apa yang telah di lalui Shiv selama ini setelah kepergian Parvati, "sekarang kau juga harus menanggung Gangaa sebagai beban..." Shiv memberitahu Savitri kalau dirinya tdiak akan sanggup memberikan posisi dan tempat pada gangaa sebagai seorang istri. Savitri mendukung Shiv dan berjanji akan selalu membelanya, "seperti yang  di lakuan ayahmu.."

lalu Savitri bangkit dan mmengambil sebuah kotak yang penuh dengan laddu, "seperti apa yang di lakukan ayahmu, aku akan meneruskan tradisi ini sekarang.." Savitri memberikan satu butir laddu ke tangan Shiv. Shiv menerimanya. Setelah memijit kaki Savitri untuk beberapa saat, Shiv pamit pergi.

Dalam kamar, Gangaa tidur dengan gelisah. ia bermimpi tentang tenggelam di sungai saat bersampan, dan mendengar suara sagar berteriak memanggilnay dan Krishna. Gangaa tersentak bangun dan menjerit histeris saat melihat banyak kutu di tempat tidur. gangaa meloncat turun. Thumki dan Ria bergegas datang. Gangaa menunjuk ke sekumpulan kutu di tempat tidur. Dan kulitnya yang gatal-gatal. Ria bergegas peri dan kembali dengan membawa salep. Ria mengoleskan salep itu ke kulit Gangaa yang terinfeksi. Thumki menyerigai senang, karena tahu kalau ini pasti ulah naakal Radhika. Radhika yang mengawasi semua itu tersenyum puas.Baca Selanjutnya Sinopsis Gangaa Season 2 Sctv Selasa 7 Februari - Episode 148

loading...
Tags: Gangaa Season 2, Sinopsis

Terima Kasih sudah Membaca Sinopsis Gangaa Season 2 Sctv Senin 6 Februari - Episode 147. Please share...!


Blog, Updated at: 20:39