loading...

Sinopsis Gangaa Season 2 Sctv Sabtu 4 Februari - Episode 145

Posted by

loading...
Sinopsis Gangaa Season 2 Sctv Sabtu 4 Februari - Episode 145
Sinopsis Gangaa Season 2 Sctv Sabtu 4 Februari - Episode 145
Sinopsis Gangaa Season 2 Sctv Sabtu 4 Februari - Episode 145 namun belum juga melangkah, terdengar suara Shiv menahannya "tunggu!" Gangaa membalikan badan. Shiv terlihat sangat marah. ia menegur Gangaa di hdapan orang banyak karena telah menyentuh barang-barang parwati, padahal dirinya sudah melarang? Shiv ingin tahu alasannya. namun gangaa diam saja. Shiv masih berteriak marah. Gangaa terlihat kesal, namun gak menjawab balik. lalu dengan diam, ia pergi dari sana. Kushal menenangkan SHiv, "tenang kak, itu bukan salah kakak ipar..." namun Shiv menatap Kushal dnegan tatapan tajam. Kusahl pun terdiam.

Jhumki sedang duduk di sofa bersama Radhika. Jhumki menyuapinya buah. Radhika sangat senang. Gangaa datang dengan wajah kesal. Daima menegurnya, "ada apa menantu? apa yang terjadi?" Jhumki dan Radhika menatap kearah mereka dengan wajah ingin tahu. Lalu sambil menangis, Gangaa memberitahu Daima apa yang telah di lakukan Shiv, "aku hanay mengantar thermos bakalnya, namun ia begitu marah. gak perduli apapun yang aku lakukan, aku pasti kena marah. Entah apa dianggapnya aku ini. ia memarahiku setiap hari.." Gangaa merasa letih dan gak sanggup menanggungnya lagi. Daima menenangkannya. Daima membawa Gangaa ke dapur.

Jhumki dan Radhika sangat senang mendengar Gangaa di marahi Shiv. Radhika ingin Gangaa di marahi lagi, setiap kali...setiap ada kesempatan..


DI dapur, gangaa duduk sambil mengomel kesal atas perlakuan Shiv padanya. Daima juga merasa heran, karena sepengetahuannay Shiv gak pernah melakukan hal seperti itu pada siapapun. Gangaa memberitahu Daima penyebabnya. yaitu karena thermos makan yang di berikan Jhumki untuknya, "kalau aku tahu itu milik parwati, aku gak akan menyentuhnya." Daima tambah heran dan bertanya-tanya, "Jhumki hapal dengan barang-baarang di rumah ini, mengapa ia melakukan itu?" Gangaa juga gak tahu. Gangaa bertanya apda daima, "sebenarnya apa salahku?" Daima kembali menenangkan Gangaa, bahwa Shiv gak tahu kebenarannya. Dan jika dai tahu, pasti dai akan meminta maaf.

Daima menyuruh Gangaa melakukan memenuhi ritual sebagai menantu dnegan memasak makanan. gangaa menolak melakukan ritual apapu. Daima membujuknya. Gangaa menurut. Gangaa berdiri dan membubuhi dhal yangs edang di amsak denga luwes dan cekatan. Daima heran melihatnya dan bertanya, "kau sangat pandai sekali memasak, siap ayang mengajarimu?" Gangaa tertegun diam. Lalu dengan tatapan bingung ia menyahut "aku gak tahu.." Gangaa merasa kalau ia teriasa masak, namun gak tahu untuk siapa dan pada siapa ia belajar. Daima merasa iba. namun dengan wajah sumringah dai memuji Gangaa, "aku yakin semua orang akan menyukai masakanmu.."

Jhumki mendengar kata-kata Daima dan bergega smenemui Radhika di kamarnya. Lagi-lgi Jhumki menghasut Radhika tentang masakan Gangaa yang leza, "semua orang akan memujinya, namun jika masakannya gak enak, orang-orang akan memarahinya.." Radhika mendapat ide, "aku yakin masakan Gangaa akan gagal dan ayah akan emarahinya lagi.." Jhumki mendukung. ia menyakinkan Radhika kalau dirinya akan selalu mendukungnya dan berdiri dipihaknya.

Malamnya, Gangaa sedang menyajikan makanan piring. Saat dai peri, Radhika datang dan menambahkan serbuk cabe banyak-banyakd i piring lalu menutupinya dnegan nasi yang di buat Gangaa. Saat ia hendak melakukan lebih dari itu, muncul dai ma. Daima bertanya apa yang di lakukan Radhika di dapur? Radhika berkata kalau ia hanay ingin membantu. Radhika hendak mengambil pring-pring itu, namun dai ma mencegahnya dan menyuruhnay membawa piringnya sendiri saja. radhika menurut.

Savitri sangat senang, karena semua anggota keluarganay berkumpul. Kushal dan Shiv serta Pratab dan Ria duduk di hadapan meja makan kecil. Savitri memberitahu mereka kalau hari ini, Gangaa yang memasak. Gangaa datang untuk menyajikan makanan. Shiv melihat wajah murungnya. Radhika dan Jhumki membantunya menyajikan makanan itu. Jhumki dan Radhika main mata. Radhika meletakkan piring buatannya di meja kosong. Lalu Ashi datang.

Ashi komplen karena piringnya terlalu banyak pulao. Gangaa berniat untuk menukarnya. namun Shiv melarang, "tukar denganku saja.." Gangaa menurut. Gangaa mengambil piring SHiv dan memberikannya pada Ashi dan sebaliknya. Radhika menatapnya dnegan cemas.Baca Selanjutnya Sinopsis Gangaa Season 2 Sctv Minggu 5 Februari - Episode 146.
loading...
loading...
Tags: Gangaa Season 2, Sinopsis

Terima Kasih sudah Membaca Sinopsis Gangaa Season 2 Sctv Sabtu 4 Februari - Episode 145. Please share...!


Blog, Updated at: 18:44