Blog Informasi Diary tentang Sinopsis film Thapki, Anandhi, Mohabbatein, Gopi, Geet, Lonceng Cinta, Janji Suci Vidya dan Sinetron Indonesia

loading...
loading...

Sinopsis Anandhi Rabu 15 Februari 2017 - Episode 337

loading...

Kumpulan Sinopsis Informasi Diary

Sinopsis Anandhi Rabu 15 Februari 2017 - Episode 337
Sinopsis Anandhi Rabu 15 Februari 2017 - Episode 337
Sinopsis Anandhi Rabu 15 Februari 2017 - Episode 337. Palash berkata Anandi bahwa ia ingin menangkap wajahnya di atas kanvas dan berkata ia tak melihat wajah cantik sampai sekarang. Anandi terkejut dan tak nyaman. Palash mengatakan, orang akan berdiri di que untuk membeli lukisan ini, tetapi aku tak akan menjualnya. Ini akan menjadi hadiah dari sisi saya. Shiv mengatakan, ayolah Anandi. Jika Anda merasa tak nyaman maka Anda dapat memberitahu Palash. Palash meminta Anandi tak menolak. Anandi ragu-ragu setuju. Palash mendapat bahagia dan berkata aku telah melakukan ini. ia berpikir Shiv mengganggu di Anandi setiap keputusan. Aku harus merebut Anandi dari Shiv tanpa menyakitinya. ia menatap dirinya.

Anandi berkata Shiv bahwa ia berkata ya untuk Palash untuk pemodelan tetapi tak tahu apakah ia bisa melakukannya. Shiv bertanya, mengapa Anda berpikir banyak. Anandi mengatakan, aku tak modern. Shiv mengatakan, dulu wanita juga melakukan pemodelan untuk potret dan berkata itu tak buruk.

Anandi mengatakan, kita akan bicara di rumah. Shiv kata ok. Anandi mengatakan, aku akan yakin jika semua orang berkata ok. Shiv meminta tanda tangannya. Anandi menolak menggoda ia untuk menunggu di que setelah ia mendapat terkenal. Shiv dan Anandi mendapatkan romantis.

Subadra mengatakan, itu tak baik untuk melakukan pemodelan. Jika Anda orang berpikir itu baik maka aku baik-baik saja dengan itu. Alok meminta Anandi untuk menerima tawaran tersebut. Anoop mengatakan, Buaji benar. Meenu mengatakan, tak ada yang salah dalam hal ini. Alok berkata hal yang baik adalah bahwa ia akan hadiah lukisan ke Anandi. Daddu meminta Anandi dan Shiv untuk memutuskan. ia berkata jika Anda merasa nyaman kemudian pergi ke depan.

Dadisaa berbicara dengan teman kelasnya. Anak nakal kelas mengambil sebuah buku dari tas Dadisaa ini. Guru datang dan meminta siswa untuk mengambil buku-buku mereka. Dadisaa mulai memeriksa tasnya. Guru bilang aku akan memeriksa pekerjaan rumah Anda. ia tegur anak itu untuk tak melakukan pekerjaan rumah. Dadisaa terus memeriksa tasnya. Anak nakal tersenyum. Guru tegur siswa yang tak melakukan pekerjaan rumah.

Dadisaa akan tegang. Guru meminta Dadisaa untuk menunjukkan buku. Dadisaa berkata kepadanya bahwa ia terus buku di tas. Guru meminta ia untuk tak berbohong. Dadisaa marah pada dirinya. ia kemudian menyadari kesalahannya dan berkata aku telah melakukan pekerjaan rumah saya. ia meminta maaf kepadanya. Guru meminta ia untuk duduk dan meminta semua orang untuk menunjukkan pekerjaan besok.
Gehna memberikan teh Niranjan. ia berterima kasih, dan berkata aku mendapatkan terlambat ke sekolah. Gehna menyarankan ia untuk menikah. ia bertanya, kenapa kau tak menikah? Niranjan berkata tidak. ia berkata bahwa ia menyukai seorang gadis tetapi tak bisa mengakui karena status mereka. Gehna meminta ia untuk menceritakan tentang gadis itu. Niranjan mengatakan, itu adalah masa lalu saya. Gehna meminta ia untuk menceritakan jika ia ingin.

Vivek duduk di mobilnya untuk pergi ke pengadilan tapi mobilnya tak mulai. Saachi datang dan menawarkan untuk menurunkannya. Vivek mulai berpikir. Saachi menegaskan. ia meminta sopir untuk membawa mereka ke pengadilan.

Anoop berpendapat dengan Meenu untuk mendukung Alok dan akan melawan dia. Meenu mengatakan, aku pikir Anandi harus melakukan pemodelan. Biarkan ia memutuskan. Anoop mengatakan, kita akan memutuskan seperti Anandi adalah anak istri Shiv ini kami. Meenu mengatakan, mengapa Anda menyeret masalah ini. Anoop bilang aku tak akan diam. ia berjalan dengan marah.

Mannu terus gelas jus di meja samping. Jagya datang dan melihat Mannu memegang jaketnya. Mannu membuat ia memakainya. Jagya berkata terima kasih dan membawanya. Ganga datang dan melihat noda. ia menunjukkan kepada Jagya. Mannu kata maaf. Jagya melihat jus kaca dan tersenyum. Ganga, Mannu dan Jagya tersenyum.Baca Selanjutnya Sinopsis Anandhi Kamis 16 Februari 2017 - Episode 338
Update Sinopsis di Facebook | Kumpulan Sinopsis Anak Langit | Sinopsis Doble Kara | Sinopsis Forevermore Mnctv | Sinopsis Untukmu Selamanya | Sinopsis Gopi Antv | Sinopsis Lonceng Cinta | Sinopsis Mohabbatein | Sinopsis Thapki | Sinopsis Geet
loading...
Labels: Anandhi, Sinopsis

Thanks for reading Sinopsis Anandhi Rabu 15 Februari 2017 - Episode 337. Please share...!

Back To Top