Blog Informasi Diary tentang Sinopsis film Thapki, Anandhi, Mohabbatein, Gopi, Belahan Jiwa, Lonceng Cinta dan Sinetron Indonesia

loading...

Sinopsis Gangaa Season 2 Sctv Rabu 11 Januari - Episode 121

loading...

Kumpulan Sinopsis Informasi Diary

Sinopsis Gangaa Season 2 Sctv Rabu 11 Januari - Episode 121
Sinopsis Gangaa Season 2 Sctv Rabu 11 Januari - Episode 121
Sinopsis Gangaa Season 2 Sctv Rabu 11 Januari - Episode 121. Niru memberitahu Mahdvi adn nenek kalau sagar dan Gangaa hanya pura-pura menikah. Mahvdi gusar, "apa? Pernikahan sagar dan Gangaa palsu?" Mahvdi jugagusar. Niru merasa kecewa dan berpikir untuk menyatukan keduanya. Mahvdi bertanya, "bagaiman caranya?' Niru tiak tahu, namun dai akan melakukan itu, "malam ini juga..." Mahdvi dan nenek saling pandang.

Gangaa dan Krishna berada dalam kamarnya yang gelap dan hanya di terangi nyala lilin. Lilin yang diletakan di kejauhan memberi efek bayangan yang tajam. Gangaa mengajari Krishan bermain dengan bayangan. gangaa mempraktekan dengan tanganya dan Krishna mengikutinya. Keduanay terlihat begitu asyik, sampai tiba-tiba pintu terbuka. Sagar berdiri di pintu. Gangaa dan Krishna segera bangkit berdiri. Gangaa cepat-cepat menghidupkan lampu dan mematikan lilin. Sagar mednekati Krishna dengan sebuah bungkusan di tangan.

sagar berkat akalau dia punya hadiah untuk anak tersayangnya. Gangaa mengulurkan hadiah yang sedari tadi disembunyikannya di balik punggung. Gangaa menatapnya. Krishan tersenyum gembira dan mengambil hadiah itu. Sagar menyuruhnya membuka. Krishna menurut. Dia membuka hadiah itu sementara Sagar dan gangaa saling pandang. Krishna melihat sebuah tab dan sangat senang. Dia bertanya pada sagar dengan bahasa Isyarat, "untuk apa?" Sagar menjelaskan, "kalau kau ingin mengatakan sesuatu dalam pikiranmu, kau bisa menulisnya di sini.." Lalu krishna memeluk Sagar, Gangaa tersenyum melihatnya. lalu krishan memberi isyarat akan keluar, sagar mengangguk. Krishnapun bergegas keluar.


Sagar dan gangaa hanay berdua dalam kamar dan terlihat sangat tegang. Gangaa melangkah ke depan meja rias dan melepas aksesories di tubuhnya. Sagar mengawasinya. saat gangaa meletakan gelang, tanap sengaja tanganya menyenggol kotak sindor. Kontak melayng jatuh namun Sagar dengan sigap menangkapnya. Sindoor berceceran di tanganya. Sagar memasukan bubuk itu kembali kedalam kota dan menatap gangaa, "sebenarnya, kau tak perlu memakai sindoor itu untuk menunjukan bahwa kita menikah. Karena aku akan pergi ke London dan kembali bekerja di sana.. jadi itu tak perlu lagi.."

Sagar hendak melangkah, namun gangaa meraih tanganya dan berkata dengan cemas kalau perniahan mereka dan sindoor yang di pakainay bukanlah sebuah kebohongan atau kepalsuan, "inilah yang kuinginkan. HIdupku dan cintaku hanya milik sagar. AKu mencintaimu dan tak bisa hidup tanpamu.." lalu gangaa tersentak kaget dan itu hanya dalam hanyalannya saja. Di amelihat sagar berdiri terpaku di hdapannya. Gangaa menatapnay dengan tegangd an cemas. Sagar meletakan kembali kotak sindoor di atas meja dan melangkah keluar sambil tersneyum. Gangaa menatap kepergiannya.

Supriya dan Pulkit telah siap untuk pergi kepesta. Supriya menatap Pulkit dan berkata, "tunggu, pulkit..." Pulkit bertanya, "apa?" Supriya mengamati Pulkit dan menjawab, "ada sesuatu yang hilang.." Pulkit tertawa geli, "apa yang hilang?" Kahsish kebetulan lewat di depan pintu mereka dan melihat kemesraan keduanya. Kashis mundur dan mengintip dari balik pintu. Supriya telihat berpikir, dia menatap Pulkit dari ujung rambut hingga ujung kaki. Lalu dia menyuruh Pulkit menunggu sementara dia pergi sebentar. Pulkit setuju. tak lama kemudian, Supriya kembali dengan sehelai spautangan dan memasukannya ke saku baju Pulkit. Kashish melihat itu semua. DIa lalu keluar dari persembunyiannya dan pura-pura sakit kepala. Tubuhnya menabrak pintu dan menimbulkan bunyi. Pulkit dan Supriya dengan cemas segera melangkah kearahnya. Pulkit memegangi tubuh kashish sementara Supriya terlihat cemas. Kashish minta air. SUpriya bergegas pergi untuk mengambilnya.

Pulkit mendudukan kashish di kursi. Kahsish minta maaf karena menghalangi Pulkit dan SUpriya untuk kepesta. Dia menyuruh Pulkit pergi meninggalkannya. Pulkit menjawab, "keselamatan anakmu lebih penting ..." Lalu kashish terbawa emosi dan bicara tentang hubungan mereka lagi. Pulkit terlihat canggung. Kahsish berkata bayi dalam kandungannya bergerak. Lalu tanpa buang waktu, Pulkit meraih tangan Pulkit dan menyentuhkannya di perutnya. Pulkit tertegun. Kashish berkata, kalaubayi ini adalah anak pulkit, dia adalah hasil buah cinta mereka dan fakta itu gak  bisa di pungkiri. Pulkit terdiam sedih. Lalu kahsish datangs ambil membawa air minum. Kahsish menerima gelas itu dan meminumnya. Dengan penuh perhatian Supriya bertanya, "apakah kau baik-baik saja?" Kahsish mengangguk. Gangaa menatap mereka bertiga dengan wajah tegang, rupanya dia mendengar apa yang di katakan Kashish pada Pulkit.Baca Selanjutnya Sinopsis Gangaa Season 2 Sctv Kamis 12 Januari - Episode 122
loading...
Update Sinopsis di Facebook | Kumpulan Sinopsis Anak Langit | Sinopsis Doble Kara | Sinopsis Forevermore Mnctv | Sinopsis Untukmu Selamanya | Sinopsis Gopi Antv | Sinopsis Lonceng Cinta | Sinopsis Mohabbatein | Sinopsis Thapki | Sinopsis Geet
loading...
Labels: Gangaa Season 2, Sinopsis

Thanks for reading Sinopsis Gangaa Season 2 Sctv Rabu 11 Januari - Episode 121. Please share...!

Back To Top