Blog Informasi Diary tentang Sinopsis film Thapki, Anandhi, Mohabbatein, Gopi, Belahan Jiwa, Lonceng Cinta dan Sinetron Indonesia

loading...

Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 304

loading...

Kumpulan Sinopsis Informasi Diary

Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 304
Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 304
Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 304. Diruang has oda, halime berkata jika semuanya sudah berakhir dan akhirnya mereka bisa menyelesaikan semua upacara penobatan itu. sekarang kau adalah penguasanya kata halime lagi. mustafa kembali berulah dan berkata jika ia ingin melepaskan semua kaftannya. aku tak menginginkannya ujar mustafa sambil menangis.”ini juga menyakitkan bagiku dibanding dirimu, tapi ini tak akan berakhir, aku akan memberikan obat yang baru untukmu, dan kau pasti sembuh”kata halime. dilruba yang ada diruangan itu hanya diam.

Didalam kereta, bul bul memuji cennet karena tanpa jasanya mereka tak akan tahu bagaimana nasib para pangeran sekarang. wajah kosem dan haci menjadi berubah duka, mereka membunuh cennet, ia harus membayar dengan nyawanya untuk kejahatan yang dilakukan omer efendi kata haci. wajah bul bul ikut berduka.”aku akan melihat para pangeran dan setelah itu kembali kebarak, jadi halime tak akan memanfaatkan ketidak hadiranku”ujar kosem. apa yang terjadi ?? mengapa osman ada disana?? kata bul bul penuh tanda tanya.

Dibarak jaannisari, davut berkata kepada pemimpin jannisari jika yang berkuasa sekarang adlah sultan mustafa dan ia memerintahkan untuk membawa osman kepenjara yedikule. bagaimana kami tahu nyawanya tak dalam bahaya?? bagaimana kami bisa mempercayaimu ??? tanya tetua jannisari. mansyur berkata jika osman tak mungkin ada dalam masjid selamanya. aku mendengar jika kau berusaha membunuhnya ketika ia ada dalam masjid kata si tetua lagi .

“aku berjanji sebagai perdana menteri , jika tak ada yang akan terjadi kepada osman dan jika bisa membuatmu tenang, kau bisa menyertakan orangmu untuk ikut bersama kami ” kata davut. si tetua berpaling kepada salah satu pemimpin jannisari yang setuju dengan ide davut. akhirnya mereka mengijinkan davut membawa osman pergi.

Davut masuk kedalam masjid.”osman celebi, berterima kasihlah karena yang mulia sultan msutafa mengampunimu, kau akan pergi kepenjara yedikule”kata davut. osman berkata jika ia tak akan pergi sampai ibunya tiba. ia tak akan menguntungkanmu, karena ia sibuk mengubur saudara saudaramu kata davut. akhirnya dengan tangan terikat osman dibawa keluar dari barak.

osman-mati-sia-sia“dimana ibuku ??kenapa ia tak datang?? “tanya osman kepada aga yang dipercayainya. kami tak tahu, tapi jangan khawatir, kami akan selalu bersamamu kata si aga itu. osman dinaikkan diatas kereta dan orang orang kembali meneriakinya. osman menutup kepalanya dengan tangan untuk melindunginya dari lemparan orang orang. wajahnya nampak ketakutan menghadapi kemarahan orang orang kepadanya. davut yang licik kemudian berkata kepada pemimpin jannisari jika mereka tak bisa ikut dengannya. tapi kami diperintahkan untuk mengawalmu kata si aga.

“yang berdiri didepanmu ini adlaah seorang perdana menteri, aku merubah keputusanku dan kami akan pergi sendiri”kata davut sambil menatap tajam kepada si aga. mereka tak bisa berbuat apapun ketika para tentara jannisari yang setia kepada davut menghadang. kemudian davut dan rombongannya berlalu. osman yang tak berdaya hanya bisa menurut ketika dibawa pergi, tiba tiba muncul meleksima. ia berlari memanggil nama osman, langkahnya tak bisa mengikuti laju kereta yang membawa osman pergi.

Meleksima menjatuhkan dirinya di tanah dan menangis.

Murat dan saudara saudaranya yang lain tampak duduk disebuah ruangan. mereka mendengar suara ribut diluar. murat kemudian melihat dari jendela, ia menatap osman yang tak berdaya dibawa menggunakan kereta. orang orang disekitarnya menyumpahinya. ia juga mendengar perbincangan orang orang bahwa osman akan dibawa ke penjara yedikule. mereka berkata jika osman tak akan pernah keluar dari penjara itu hidup hidup.

Pada saat yang sama, tampak humazah dan akile naik keatas kapal. mereka tak tahu jk orang orang davut masih mengikuti.

Pintu ruangan terbuka dan kosem langsung berlari mendekati anak anaknya. ia mencium dan memeluk mereka berempat satu persatu.”ibu, aku melihat saudaraku yang mulia.mereka membawanya kepenjara yedikule, apa yang akan mereka lakukan?? apakah mereka akan membunuhnya??”tanya murat. Oh tidak, kita harus segera pergi ujar kosem. kosem kemudian memerintahkan kepada bul bul untuk membawa anaknya keistana lama,

“bul bul akan bersama kalian, aku harus pergi kepada saudaramu”kata kosem kemudian dan langsung bergegas keluar bersama haci. bagaimana selanjutnya?? akankah kosem berhasil menyelamatkan putra nya osman?Baca Selanjutnya Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 305
Update Sinopsis di Facebook | Kumpulan Sinopsis Anak Jalanan | Sinopsis Anugerah Cinta | Sinopsis Khushi | Sinopsis Bunga Yang Terluka | Sinopsis Gopi Antv | Sinopsis Lonceng Cinta | Sinopsis Mohabbatein | Sinopsis Thapki
loading...
Labels: Abad Kejayaan 2 Kosem, Sinopsis

Thanks for reading Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 304. Please share...!

Back To Top