loading...

Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 277

Posted by

loading...
Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 277
Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 277
Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 277. Akile Menerima Pinangan osman, mereka pun menikah sebelum sultan berangkat perang, pernikahan ini membuat meleksima cemburu tapi ia tak bisa berbuat apa apa

Tampak osman menemui meleksima yang sedih karena pernikahan osman dengan akile hanim.”aku tahu kau sedih, tapi itu semua tak beralasan, kita sudah bicara sebelumnya kan, ini adalah pernikahan politik, tak ada yang bisa mengambil tempatmu dari hatiku, “kata osman sambil memeluk meleksima, aku tahu tapi aku tak bisa mengendalikan hatiku, aku takut kehilangan dirimu kata meleksima, kau tak akan pernah kehilangan aku, aku berjanji, aku tak kan pernah berpaling darimu sampai nafas terakhirku ujar osman membuat meleksima tenang.

Sementara itu diistana lama, tampak esad efendi memberitahu kosem ttg penolakannya pada pernikahan itu.”osman tak mau mendengarkan siapapun esad efendi, aku tak tahu apa yang coba ia lakukan, ia membuat semua orang menjadi musuhnya, aku tahu jika ini tak akan pernah berakhir baik”kata kosem, esad lalu berkata jika para cendekiawan juga tak senang dengan pernikahan ini, ia tak sadar jika sedang bermain dengan api .

“jika memang ia sudah mengambil keputusan itu, maka biarkan ia menerima konsekuensinya”ujar kosem kemudian. Pada saat yang sama malam itu, tampak osman menunggu kedatangan pengantinya, ketika akile masuk kedalam, mereka berdua mendekat, osman membuat tirai yang menutup wajah akile.

Waktu berlalu, pada Keesokan pagi, tampak osman berangkat menuju medan perang, ia mengucapkan selamat tinggal kepada keluarganya.

Safiye sendiri memanfaatkan kepergian osman untuk mengumpulkan para pejabat dan juga orang penting diibukota, ini pasti sangat penting sampai anda mengumpulkan kami ujar esad. safiye sultan kemudian memberitahu ttg keberadaan putra bungsunnya yang masih hidup hingga sekarang.”bagaimana? apa anda yakin??” tanya esad tak percaya. ini adalah keajaiban Tuhan, Tuhan ingin ia hidup dan itu jelas karena ia adalah masa depan kesultanan ini kata safiye kemudian.

Kosem tampak berjalan jalan melihat bahan bahan pakaian, tiba tiba seseorang menariknya dan ternyata ia adalah iskender.”jangan takut, jangan takut aku bilang, tak ada jalan lain untuk bicara dneganmu,  “kata iskender. beraninya kau ??? satu kata dariku dan mereka akan mengambil nyawamu kata kosem.

iskender-dan-tahta“ya, dan aku tak akan keluar dari sini hidup hidup, tapi tak seorangpun bisa membunuhku tanpa aku membunuhmu lebih dulu”kata iskender. apa yang lebih penting dalam hidupmu, sungguh membuatku penasaran kata kosem.

“kau!! apapun yang terjadi kepadaku semuanya karena dirimu, tanpa salah kau mengirimku pada kematian, kau melihatku sebagai ancaman untuk anak anakmu, sekarang apa yang terjadi?? kau bertarung untuk hal yang sia sia, kau mulai kehilangan orang yang kau cintai, dan selama aku masih hidup kau akan terus kehilangan “kata iskender.

“itulaah mengapa aku ingin agar kau disingkirkan segera, “kata kosem. iskender berkata jika cepat atau lambat ia akan naik tahta dan aku akan membunuh anak anakmu  maka kau akan sendirian .

“siapa yang tahu, mungkin kau akan memiliki segalanya, tahta dan banyak sultana, tapi kau tak akan pernah memilikiku iskerder!!!”ujar kosem .

Diruang pertemuan safiye dan para pasa, esad berkata jika memang anak itu masih hidup maka ia dan yang lainnya pun ingin melihat.”ketika saatnya tiba, kalian akan melihatnya, tapi yang kami inginkan adalah bahwa ia harus di umumkan sebagai yang tertua dan yang paling matang dan di perlakukan sebagai seorang pangeran “kata safiye. hanya Yang mulia yang bisa memutuskan, karena ia menentang peraturan ttg penerus tahta dipilih berdasarkan yang paling tua dan paling berpengalaman ujar esad.

Safiye berkata jika sultan osman pergi berperang dan apapun bisa terjadi kepadanya, kita harus memikirkan setiap kemungkinan ujar safiye lagi. Esadf berkata jika hanya TUhan yang bisa memutuskan kematian seseorang dan jika memang ia ditakdirkan meninggal maka dewan yang akan membuat keputusan .”keputusan sudah jelas, anakku adalah yang paling tua dan paling berpengalaman, dan aku akan mengingatkan kalian ketika saatnya tiba”kata safiye.

Dimedan tempur, pemimpin jannisari dari divisi 65 yang bernama mansur aga melapor jika mereka terpukul karena tembakan meriam yang berat dan mereka harus mundur. tapi rupanya osman tak suka dengan berita itu, ia akhirnya menurunkan pangkatnya dengan alasan ia butuh seorang yang lebih bernilai selama perang ini. ketika berada diluar ruangan, suleiman mendekat dan berkata.”kau tak mendengar ini dariku, disatu sisi ada husein pasa dan disisi lain ada omer efendi, mereka berdua membuat yang mulia melawan jannisari”kata suleiman. tapi apakah sultan osman tak tahu jika jannisari adalah jantung sebuah kesultanan ?? kata mansur. suleiman berkata jika itu benar, tapi ada banyak faktor yang mempengaruhi. sebentar lagi akan banyak kepala jannisari yang berguguran, jadi berhati hatilah ujar sulieman Baca Selanjutnya Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 278

BACA JUGA! Update Sinopsis di Facebook | Kumpulan Sinopsis Anak langit | Sinopsis Mahabharata Mnctv | Sinopsis Nakusha | Sinopsis Madhubala Antv | Sinopsis Jodha Akbar Mnctv | Sinopsis Mohabbatein | Sinopsis Punar Vivah | Sinopsis Sandya | Sinopsis Swaragini

loading...
loading...
Tags: Abad Kejayaan 2 Kosem, Sinopsis

Terima Kasih sudah Membaca Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 277. Please share...!


Blog, Updated at: 18:35

0 komentar:

Post a Comment