Blog Informasi Diary tentang Sinopsis film Thapki, Anandhi, Mohabbatein, Gopi, Belahan Jiwa, Lonceng Cinta dan Sinetron Indonesia

loading...

Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 261

loading...

Kumpulan Sinopsis Informasi Diary

Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 261. SUltan osman Naik Tahta menggantikan msutafa setelah melalui perjuangan yang menegangkan.Disuatu tempat tampak safiye dan iskender juga hum berkumpul. safiye melihat keluar jendela, peringatan perayaan penobatan sultan osman.safiye berkata jika saja tak ada yang membantu kosem malam itu maka anak anak kosem pasti sudah mati, itu kau kan humazah?? tanya safiye.”benar, karena aku tak ingin saudaraku duduk diatas tahta yang berdarah. mereka masih terlalu muda, bagaimana bisa mereka dibunuh dan aku yakin jika saudaraku iskandar berpikir sama denganku, benar kan??”kata humazah.

“jika aku naik tahta suatu hari nanti sudah pasti tak akan terjadi dengan tenang, apa yang kau tunggu?? kau pikir mereka akan memberikan kursi itu kepadaku dengan mudah?? darah akan tetap berceceran”kata iskender dingin, hum menatap adiknya dengan kaget karena melihat perubahan sikapnya.

Diruang has oda, kosem berkata kepada osman jika pangeran kecilnya sudah tak ada lagi yang ada didepannya adlaah seoarng sultan yang menguasai tujuh benua, tanggung jawabmu merat dan aku akan selalu bersamamu kata kosem.http://informasidiary.blogspot.com ”terima kasih ibu, kehadiranmu memberiku kekuatan, tapi bagaimanapun ada sesuatu yang menggangguku. aku mendengar dari tetua jika perintah pergantian sultan tak ditulis oleh ayah tapi olehmu, benarkah itu???”tanya osman.

Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 261
Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 261
Kosem bertanya siapa yang mengatakannya??? aku terpaksa melakukannya untuk melindungi kalian

“tidak untukku tapi untuk saudara saudaraku, kau berpikir aku akan membunuh mereka kan?? kami terkunci selama tiga bulaan dalam ruangan itu dan kemaren kami hampir terbunuh, aku dan saudaraku harus membayar untuk kesalahanmu dan sekarang waktumu tiba”kata osman. ternyata ia memerintahkan kosem untuk kembali keistana lama, wajah kosem nampak tegang dan muram.

Humazah berkata kepada kepada iskender jika ia tak berpikir iskender akan berpikiran lain denganya, mereka masih muda kata hum.”aku juga masih kecil, mereka akan mengeksekusi aku, ibuku menyelamatkan aku, sultan ahmet juga ingin membunuhku, dan osman akan melakukan hal yang sama, lalu mengapa aku harus kasihan untuk mereka”kata iskender. ia benar, kita tak boleh kasihan kepada siapapun, mulai dari sekarang kita harus memutuskan apa yang harus dilakukan, kata safiye. kau pasti sudah punya rencana kata hum.

Safiye berkata jika kenyataan kosem bukanlah anak kandung kosem sangat menguntungkan mereka, kita akan membuat mereka berdua saling bermusuhan, kita harus bersabar dan menunggu sampai osman menjadi ayah dan ketika saat itu tiba kita akan membuatnya untuk menerapkan hukum lama.

anak-kosem-kembali-bertahtaKosem berkata jika ia bekerja keras selama tiga bulan ini untuk menempatkan osman ditahta.”jika aku tak mempercayaimu atau mencintaimu, untuk apa aku melakukan semua itu”kata kosem. itulah yang membuatku sedih, jika kau benar percaya kepadaku kau akan tahu jika aku tak akan pernah membunuh saudara saudaraku “kata osman

“hanya Tuhan yang tahu isi hatiku, aku tak pernah meragukanmu, dan aku tak akan pernah melawanmu, mungkin aku membuat keputusan untuk 100 taahun yang akan datang, “kata kosem.

“kau ingin mengakhiri pembantaian?? kau bisa datang kepadaku, hanya butuh satu kata darimu dan aku akan memberikan dunia untukmu tapi kau malah memilih membuat surat keputusan palsu, saudaraku akan hidup bebas diistana ini kau bisa datang kapanpun kau mau “kata osman kemudian. kosem keluar dari ruang has oda dengan hati yang terluka, demikian juga osman.

Ketika bertemu dengan cennet, kosem bertanya bagaimana osman bisa tahu?? kosem menuduh cennet lah yang membuka rahasianya dan cennet langsung membantah. kau hanya mencari orang untuk disalahkan tapi jelas itu bukan aku ujar cennet. kalo begitu akulah yang salah ujar kosem. sejak semula aku berharap osman naik tahta dan kita tak perlu mengalami semua ini kata cennet kemudian. Begitu mendengar keputusan osman ttg ibunya, mehmet langsung menemui osman dan menanyakan ttg keputusan itu???

“dia melewati banyak bahaya untuk menempatkanmu diatas tahta, inikah balasannya?? bicaralah osman”kata mehmet.

“aku tak harus menjelaskan kepada siapapun, dan mulai dari skrng kau akan memanggilku yang mulia, dan jangan pernah masuk lagi keruanganku tanpa ijim, sekarang kau boleh pergi”ujar osman. mehmet tampak kecewa.

Kosem sendiri diikuti oleh haci berjalan keluar istana.”bersabarlah kosem, jangan pernah melihat lautan, tapi lihatlah gunung, rasakan cinta dihatimu tanpa penyesalan, jangan melihat kearah kegelapan, lihatlah cahaya terang bulan, bersabarlah kosem, kau tak bisa mengendalikan semuanya, jika hari ini mereka tak mengerti dirimu mungkin suatu hari nanti, kau akan menunggu hari itu, menunggu untuk bisa bersama dengan anak anakmu lagi, arahhkan pandanganmu hanya kepada Tuhan, berpalinglah pada para ibu dan anak yang kesusahan, berpalinglah kepada mereka yang tak punya apapun, jadilah penyembuh untuk setiap luka, bersabarlah kosem, bersabarlah agar semuanya terjadi seperti yang kau inginkan.” kta kosem kepada dirinya sendiri. bagaimana selanjutnya? Baca Selanjutnya Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 262
Update Sinopsis di Facebook | Kumpulan Sinopsis Anak Jalanan | Sinopsis Anugerah Cinta | Sinopsis Khushi | Sinopsis Bunga Yang Terluka | Sinopsis Gopi Antv | Sinopsis Lonceng Cinta | Sinopsis Mohabbatein | Sinopsis Thapki
loading...
Labels: Abad Kejayaan 2 Kosem, Sinopsis

Thanks for reading Sinopsis Abad Kejayaan Kosem Episode 261. Please share...!

Back To Top