Blog Informasi Diary tentang Sinopsis film Thapki, Anandhi, Mohabbatein, Gopi, Belahan Jiwa, Lonceng Cinta dan Sinetron Indonesia

loading...

Sinopsis Bunga Yang Terluka Selasa 8 November - Episode 37

loading...

Kumpulan Sinopsis Informasi Diary

Sinopsis Bunga Yang Terluka Selasa 8 November - Episode 37. Kader mengumpulkan uangnya bersama teman pantinya. Serkan yang kebetulan lewat mendengar lalu bicara. Guney juga bergabung. Sementara itu Burak masih cemas sendirian di kantin.

Sementara itu Defne dan kedua temannya membicarakan Burak. Mereka kemudian didatangi chenk dan bilang kalau Gokhan adalah pelaku pembakaran. Defne jadi terkejut.

Sedangkan Gokhan berada di ruangan Kepala Sekolah. dia dipanggil bersangkut kejadian kebakaran dimana polisi semalam membawa Gokhan. Lalu Defne masuk dan mengatakan sesuatu yang membela Gokhan.

Sinopsis Bunga Yang Terluka Selasa 8 November - Episode 37
Sinopsis Bunga Yang Terluka Selasa 8 November - Episode 37
Neriman sedang berbicara dengan seorang wanita di ruangannya, Neriman lalu menyuruhnya untuk tanda tangan. Siapa ya ini ya… lalu setelah wanita itu pergi neriman secara diam-diam masuk ke ruangan feride dan menyelipkan berkas itu. Hediye sempat melihatnya namun neriman ngeles kalau dia sedang mengecek sesuatu.

Dan Alhamdulillah, akhirnya Cemre tengah sudah baikan dan dibolehkan pulang. Feride menjemputnya dan mereka pun balik ke panti.

Di sekolah Gokhan kemudian berjalan barengan bersama Defne sambil mengobrol, Emine lalu datang menghampiri Gokhan. Defne pun terkejut mengetahui jika Emine adalah ibu Gokhan. Setelah itu sikap Defne jadi berbeda, dia memandang rendah Gokhan… dasar defne dah kelihatan sifat aslinya.

Sementara itu Kemal  mengintai di sekolahan Eylul, lalu dia melihat Eylul berjalan keluar bersama Serkan, Kemal pun bersembunyi dan mengomel karena cemburu melihat mereka (hahaha), Kemal kemudian mengikuti keduanya.

Kemudian saat pulang sekolah Defne barengan Merve, dia menceritakan tentang siapa itu Gokhan dan ibunya yang petugas kebersihan itu. dia pun sampai rumah. Di rumah sudah ada feride dan cemre yang bincang dengan ibunya. Jadi feride dan cemre sengaja mampir ke rumah nazan untuk berterima kasih karena sudah membiayai biaya perawatan cemre (padahal sebenarnya sebagian uang nazan adalah hak cemre hu). Lalu setelah itu cemre feride pamit pulang.

Sisi lain Serkan dan Eylul masih pacaran sembari jalan-jalan. Mereka tiba di depan toko sepatu. Eylul melihat  sepatu sandal di etalase sebuah toko, dia suka dengan salah satu sepatu. Namun saat sedang melihat sepatu itu ada wajah kemal dari kaca etalase.

Eylul berbalik dan memaki Kemal, Kemal menegur mereka lalu mencengkeram kerah baju Serkan sambil mengomel, Serkan pun memberinya bogem mentah sehingga Kemal jatuh tersungkur. Agar masalah gak besar, Eylul segera mengajak Serkan pergi. Sementar Kemal kemudian malah masuk ke toko.

Feride dan cemre sudah kembali ke panti. Feride lalu memeriksa sebuah berkas. Neriman masuk dan melihat berkas yang diselipkan tadi masih berada di meja Feride lalu Neriman berbicara dengannya.

Tak lama Songul, Kader dan Meral juga pulang dari sekolah sambil mengobrol saat masuk ke dalam asrama. Kader dan teman-temannya terkejut melihat Cemre sudah berada di kamar mereka lagi. Tentu saja mereka gembira dan segera memeluk sahabatnya itu.

Selang gak lama Eylul juga pulang dan dia kemudian datang dan memeluk Cemre. Mereka lalu melihat-lihat isi tas belanjaan Eylul. Lalu datanglah gadis kamar lain dan  mengatakan sesuatu pada geng songul kalau ada seorang teman yang lagi ada masalah. Mereka lalu mendatanginya dan mencoba menghiburnya. Kayaknya gadis ini lagi ada masalah dengan ortunya.

Mesude sedang mengobrol bersama Kemal, Mesude tampak bahagia saat mengobrol namun kemudian Kemal mengatakan sesuatu yang membuat raut wajah Mesude berubah. namun namanya juga di Kemal Pasha, dengan rayuan mautnya dia berhasil membuat raut wajah Mesude kembali tersenyum.

Lalu saat kemal mandi, mesude pun melipat baju di kamar Busra, dia lalu menemukan kuitansi pembelian barang di saku kemeja Kemal (Kemal jadinya beli sepatu namun untuk eylul).  Mesude malah tersenyum simpul karena menyangka Kemal membelikan barang itu untuknya hedeh padahal keliru he he

Guney menuju dapur rumahnya dan berbicara dengan kedua pelayannya. Setelah itu Guney beranjak pergi. Sementara di asrama Cemre dan teman2nya sedeang menikmati makanannya sambil mengobrol.

Fatma mengunjungi Mesude sambil membawakan makanan, Mesude lalu menceritakan dengan malu2 jika Kemal membelikannya sepatu sandal, Fatma ikut senang mendengarnya. Kemudian Fatma pamit pergi.

Hediye masuk ke kamar Eylul sambil membawakan paket untuknya. Eylul penasaran dan membukanya, dia terkejut melihat sepatu sandal yang di inginkannya kini ada didepan mata, dia men duga jika itu pemberian Serkan dan Eylul tersenyum bahagia. Eylul kemudian mencobanya dan teman2nya memujinya.

Kemal sedang menikmati makanannya, Mesude dengan wajah penuh bahagia lalu mengajaknya berbicara  namun Kemal terlihat cuek dengan pembicaraan Mesude.

Sisi lain si Songul kemudian pergi ke pasar dimana dia biasa berjualan. Namun saat sudah sampai, ada Guney yang sudah menempati tempatnya dengan barang dagangan makanan. Songul pun pun kemudian berdebat karena dia mengambil jatah tempatnya namun gak lama mereka damai lagi. Karena itu adalah tempat bebas. Lalu songul jualan di sebelah guney, bahkan songulm sempat membantu guney memasang alat pemanggang. Baca Selanjutnya Sinopsis Bunga Yang Terluka Rabu 9 November - Episode 38
Update Sinopsis di Facebook | Kumpulan Sinopsis Anak Jalanan | Sinopsis Anugerah Cinta | Sinopsis Khushi | Sinopsis Bunga Yang Terluka | Sinopsis Gopi Antv | Sinopsis Lonceng Cinta | Sinopsis Mohabbatein | Sinopsis Thapki
loading...
Labels: Bunga Yang Terluka, Sinopsis

Thanks for reading Sinopsis Bunga Yang Terluka Selasa 8 November - Episode 37. Please share...!

Back To Top