Sinopsis Efsun dan Bahar Antv Episode 47

Posted by

Sinopsis Efsun dan Bahar Antv Episode 47.Nuran & Efsun panik karna kehilangan koin emas 1 milyar nya yang dikubur di gudang. Keduanya menuduh Bahar yang mengambil, Bahar sangat tersinggung lalu pergi dari rumah.

Ates mengelilingi kompleks Gelincik Hill untuk mencari Bahar, dilain sisi Bahar sedang menyendiri di taman.
Beberapa saat kemudian, Bahar terkejut melihat Ates yang tiba2 sudah berdiri didpnnya. Ates mengatakan jika ia mengetahui Bahar bertengkar dengan Nuran & Efsun dari Sakine. Ates duduk disamping Bahar & berusaha membujuk, tetapi Bahar ketus menanggapinya & mengatakan tidak membutuhkan bantuan Ates, bahkan menyuruh Ates pergi. Ates beranjak, tetapi bukan untuk pergi, melainkan berpindah duduk ke bangku lain di belakang Bahar. Bahar menoleh & berbicara sesuatu pada Ates yang tidak mau pergi

Sementara itu dipondok, Ilyas memarahi Nuran karna membuat Bahar pergi. Seperti biasa Nuran pun tidak mau kalah. Ilyas sangat kesal & hampir mengatakan kebohongan mereka tetapi Nuran segera menutup mulut Ilyas. Ilyas yang mengkhawatirkan Bahar, mencoba menelf Bahar tetapi tidak tersambung. Selanjutnya Ilyas pun memperingatkan Nuran sebelum berlalu pergi.

Setelah Ilyas pergi, Nuran menelfon Efsun & membicarakan tentang Bahar yang belum juga pulang. nuran segera menyudahi pembicaraan karna ada Gulecer. Gulecer melihat kertas di sofa, lalu menanyakan pada Nuran. Nuran mengatakan jika td Hasret dtg & meninggalkan alamat serta no telf.

Gulecer menghampiri Sakine yang sedang duduk di tangga sambil menelfon. Setelah Sakine menutup telf, keduanya berbincang2 tentang Efsun & Bahar. Gulecer menunjukkan kertas berisi alamat & no telf Hasret pada Sakine. Dia merasa senang & bermaksud akan menemui kakak iparnya itu. Sakine ikut senang.

Malam harinya Gulecer bersiap2 akan pergi kerumah Hasret, Nuran mengantar kepergiannya sampai teras. Dilain sisi, Bahar masih duduk ditaman dan Ates menemani dengan setia meski dari kejauhan. Ates menoleh pada Bahar yang bahkan tidak mau memandangnya, lalu berjalan mendekati Bahar. Ates kembali membujuk Bahar tetapi Bahar bersikeras. Disaat yang sama dari arah belakang muncul Gulecer, Gulecer yang melihat keduanya bertengkar lantas memukul Ates dengan tas. Gulecer yang belum kenal, mengira Ates akan berbuat jahat pada Bahar. Bahar pun segera menjelaskan & mengenalkan Ates.

Gulecer mengajak Bahar ikut bersamanya kerumah Hasret menaiki taxi. Ates menawarkan akan mengantar mereka tetapi Bahar menolak. tetapi kemudian Gulecer membuat alasan & menerima tawaran Ates. Ates sangat senang mendengarnya, sementara Bahar merasa terpaksa.

Ketika menunggu Ates mengambil mobil di parkiran, Gulecer menelf Ilyas untuk mengabarkan tentang Bahar. Ilyas lega mendengarnya. Lalu Gulecer memberikan ponsel pada Bahar agar Ilyas berbicara langsung dengan Bahar. Ilyas merasa sedih ketika berbicara dengan Bahar.Tdk lama kmd, Ates muncul dengan mobilnya & membukakan pintu mobil untuk Bahar. Bahar menyudahi pembicaraan dengan Ilyas & masuk mobil Ates dengan terpaksa.
Dilain tempat, Fulya sedang mengenang foto2 liburannya bsm Tn Mehmet dikamar sambil menceritakannya pada Hulya. Hulya merasa sedih karna teringat Asim. Fulya membuatnya tenang

Bahar & yang lain tiba dirumah Hasret. Gulecer & Bayrak berjalan duluan. Sementara Bahar menyusul kemudian setelah membalas sapaan Ates dengan datar. Ates hanya memandang kepergian Bahar.
Sesampainya didalam, Bahar menceritakan pada Hasret bgmn ia bisa sampe kesitu bsm Gulecer. Hasret membenarkan bahwa ia telah meninggalkan no telf & alamat rumahnya pada Nuran. Gulecer & Retika  menyiapkan hidangan di dapur, sementara Bahar berbicara tentang Efsun & Nuran sambil bersedih. Hasret memegang lengan Bahar & memberikan semangat.

Nuran meminta Ilyas agar menelf Bahar. Ilyas yang sudah mengetahui keberadaan Bahar beralasan, tetapi Nuran memaksa. Lantas Ilyas melempar ponsel dengan kasar kearah Nuran. Nuran menatap nanar kearah Ilyas.

Bahar & yang lain sedang menikmati makan malam saat Nuran menelf. Mengetahui Nuran yang menelfon, Bahar langsung merijeknya. Hasret yang duduk disampingnya, melihat kekesalan diwajah Bahar. Sementara itu setelah telfonnya diabaikan Bahar, Nuran bergumam sesuatu. Ilyas menyindir Nuran dan terjadilah perang dunia ke-sekian.

Hasret meminjami Bahar daster tidur, Hasret jg membantu menyiapkan tempat tidur untuk Bahar, Gulecer & anaknya. Bahar berterimakasih atas kebaikan Hasret lalu memeluk wanita yang sebenarnya adalah ibu kandungnya itu.

Hari berikutnya Efsun mendatangi Nuran, Ilyas memarahi Efsun karna menfitnah Bahar mencuri. Efsun tak kalah sengit, dia balik menceramahi Ilyas karna selalu membela Bahar. Ilyas muak dengan perkataan Efsun lantas pergi sambil bergumam sesuatu. "Allah Allah"cibir Efsun. Nuran berbicara sesuatu pada Efsun, tetapi Efsun sangat kesal lalu pergi.

Diluar rumah, Efsun berpapasan dengan Secil. Keduanya berbicara mengenai Bahar. Secil keceplosan hampir mengatakan sesuatu tentang Ates & Bahar lalu hendak pergi. tetapi Efsun menahan & memaksanya melanjutkan ucapannya. Mendengar perkataan Secil tentang Ates & Bahar, Efsun pergi dengan kesal.

Hasret menelfon Efsun... tetapi Efsun yang buru2 akan kerumah Ates hanya bicara singkat lantas menutup telf. Dilain sisi, Gulecer yang masih dirumah Hasret, sedang bersiap akan kembali ke Gelincik Hill.

Efsun tiba dirumah Ates... raut muka Ates mendadak asem begitu melihat Efsun yang dtg. Efsun nyelonong msk tak menghiraukan Ates yang menyuruhnya pergi. Didalam rumah Ates, Efsun berteriak2 memanggil Bahar, dia mengira Bahar bermalam dirumah Ates. Ates mengatakan bahwa Bahar tidak ada, tetapi Efsun tidak percaya & mengecek di kamar Ates. "cukup Efsun!"tandas Ates yang sangat kesal dengan ulah Efsun. Ates kembali menegaskan bahwa Bahar tidak ada dirumahnya, Ates jg bertanya pada Efsun kenapa Efsun begitu membenci Bahar. Efsun merasa terpojok tidak bisa berkata apa2, sesaat kemudian Efsun mengatakan sesuatu mengalihkan pembicaraan dan berlalu pergi. Ates hanya terdiam.

Gulecer tiba dirumah Nuran. Dikamar, Gulecer berbisik sesuatu pada Bayrak. Nuran yang samar2 mendengar merasa curiga. Lalu ketika Gulecer & anaknya tidak ada dikamar, Nuran menggeledah tas Gulecer. Nuran menemukan sejumlah uang lalu berteriak memanggil Gulecer. Nuran bertanya tentang uang tsb pada Gulecer dengan nada menuduh. Gulecer merasa tersinggung, lalu dia menjelaskan menyebut Osman. Nuran yang tidak percaya trus mengintrogasi, lalu Gulecer mengatakan sesuatu menyebut Sakine.  Nuran yang tidak puas dengan jawaban Gulecer, bertanya darimana Gulecer pergi. Gulecer menjawab dari rumah Hasret.

Fulya sangat antusias ketika berbicara pada Hulya tentang rencana surprise-nya untuk Mehmet. Dia akan memasak sendiri untuk Mehmet & membuat slide show foto2nya bsm Mehmet di layar lebar. Lalu Fulya menuju ke dapur sementara Hulya menemui Muge dikamar. Hulya berbicara tentang Asim, lalu Muge mengatakan sesuatu tentang Asim yang membuat Hulya senang.
Dilain sisi, Ates mencoba menelfon Bahar tetapi tak bisa. Lalu dia meninggalkan pesan suara untuk Bahar. Disaat yang sama bel rumah Ates berbunyi.

Bayrak yang sedang bermain dikebun, menemukan giwang (anting) lalu membawanya pergi. Nuran yang berada diteras, berbicara padanya lalu memberikan uang receh untuk jajan. Bayrak menunjukkan giwang yang ia temukan pada Nuran. Nuran kaget & merasa heran.
Dilain tempat, Ates sedang berbincang2 dengan tamunya (seorang pria). Mereka membahas tentang perusahaan Attahan.


Tags: Efsun dan Bahar, Sinopsis

Terima Kasih sudah Membaca Sinopsis Efsun dan Bahar Antv Episode 47. Please share...!

Blog, Updated at: 13:38