Sinopsis Cansu dan Hazal Season 2 Episode 139

Posted by

Sinopsis Cansu dan Hazal Season 2 Episode 139. Ozkan tampak bersembunyi di dekat rumah Gulceren, dia melihat Derya pergi dan kemudian dia berjalan masuk ke rumah Gulceren.sementara itu Gulceren sedang sedih memikirkan hubungnnya dengan Cihan, dia melihat Cincin yang di beri oleh Cihan lalu membukanya. Setelah itu Ozkanmengetuk pintu dan Gulceren menyambutnya dengan ramah, dan mempersilahkan Ozkan masuk ke rumahnya.

Mereka duduk bersama.Ozkan memulai pembicaraan,ia terlihat gugup saat berbicara dengan Gulceren tentang Can dan yang lainnya. Gulceren terlihat sesekali tersenyum. Ozkan melihat Gulceren tak lagi memakai Cincin dari Cihan, saat Ozkan akan pergi, dia mengeluarkan sebuah kotak dari sakunya yang berisi kalung. dia memberikannya untuk Gulceren, Gulceren terkejut dan juga senang. saat dia berusaha memakainya, ternyata dia kesulitan. Ozkan berusaha untuk membantunya.

Ozkan dan Gulceren saat itu berdiri sangat dekat, Ozkan terus memandangi wajah Gulceren dan hampir saja menciumnya.Gulceren menyadari itu dan dia langsung menampar Ozkan dan mengusirnya pergi, Gulceren juga menarik kalung pemberian Ozkan dari lehernya dan melemparnya ke lantai. Ozkan tak bisa berbuat apapun, dia menangis berjalan keluar sambil memungut kalung tadi. (kasihan Ozkan hiks)

Dilara pulang ke rumahnya dan dia memarkirkan mobilnya di pinggir jalan.saat itu Harun melihatnya berjalan masuk ke halaman rumahnya, Harun buru2 mengejarnya dan Dilara terkejut melihat Harun ada disana. Dilara marah atas semua perbuatan Harun yang telah membohonginya tentang hubungan Harun dengan Candan. Harun menangis dan mencoba menjelaskan semuanya.Saat itu juga Cihan berhentidi depan rumah mereka dan tampak bingung melihat mobil Dilara dan Harun juga ada disana. dia masuk dari pintu Gerbang dan melihat Harun sedang meyakinkan Dilara. Harun terkejut begitu juga dengan Dilara yang saat itu juga sedang menangis

 Cihan sangat marah ketika melihat Harun ada di halaman rumah Dilara, ia langsung memukul Harun dan Harun juga membalasnya hingga mereka bertengkar hebat, Dilara berteriak agar mereka berhenti.. Tapi kondisinya lemah dan ia terjatuh di tanah, begitu juga dengan Harun yang terjatuh karena pukulan dari Cihan. Cihan langsung menggendong Dilara yang sudah tak sadarkan diri, ia mengatakan sesuatu pada Harun sebelum membawa Dilara ke dalam rumah.

Ozkan baru saja keluar dari rumah Gulceren dengan wajah penyesalan.ia masih sedih karena Gulceren marah padanya.ia duduk sebentar di tangga lalu ia berjalan dengan tangis yang masih tersisa hehehhe.. .

Cihan membawa Dilara ke kamarnya, Ozan tampak panic melihat ayahnya menggendong Dilara, Cihan membaringkan Dilara di kasurnya dan Ozan duduk di sisi kasur yang lain, ia sangat menghawatirkan keadaan ibunya. Sementara itu Harun tampak sangat marah keluar dari rumah Dilara, saat itu juga Rahmi tiba dengan taksi dan melihat Harun berada dalam mobil.Rahmi berteriak memanggilnya tapi Harun tak mendengar, ia mengemudikan mobilnya dengan cepat.

Cihan dan Ozan masih di kamar Dilara untuk menemani Dilara, Dilara sudah lebih baik walau masih lemah.Rahmi masuk ke rumah dania di beritahu oleh Ozan tentang Dilara, Ozan mengajaknya ke ruang tamu untuk berbicara.. Dari cerita Ozan, Rahmi mengetahui hubungan Dilara dengan Harun. Rahmi langsung bergegas pergi dari sana , ia tak mempedulikan Ozan memanggilnya..

Rahmi keluar dari rumah dan menghubungi Swat lalu ia pergi dengan taksi.Dokter kandungan Dilara tiba di rumah, Cihan menyambutnya dan membawanya menemui Dilara.Ozan dan Cihan keluar dari kamar Dilara,kemudian Dilara meminta pada Dokter tersebut untuk tak memberitahu siapapun tentang kehamilannya, Dokter pun menyetujuinya. Setelah selesai pemeriksaan, Dokter pergi setelah menyampaikan sesuatu pada Ozan dan Cihan.

Cihan dan Ozan bersama2 ke ruang tamu untuk berbicara tentang keadaan Dilara dan juga permasalahan yang ada.Sedangkan Rahmi sedang bersama Swat, mereka sedang membahas sesuatu yang tampaknya penting.sepertinya tentang Harun, Swat tampak ragu dan Rahmi marah padanya, Rahmi pergi meninggalkan Swat begitu saja.

Solmaz dan Alper sedang di interogasi atas sebuah kasus yang menyangkut ayah dari Alper di ruang terpisah, Solmaz tampak ketakutan sementara Alper berani berbicara keras dengan petugas.. Kasus ini juga menjadi bahan pemberitaan di media, karena ada seorang wanita dan pria yang sedang di wawancarai atas kasus Alper itu.

Rahmi tiba di kantor Cihan, ia mencari2 sesuatu di seluruh laci di dalam ruangan Cihan.tapi ia tak menemukan apa yang ia cari.. Rahmi pun pergi dari sana. Solmaz dan Alper masih terus di interogasi oleh polisi.. Di Apartemen Cihan, Rahmi baru saja tiba dan ia langsung masuk ke dalam kamar Cihan dan menemukan pistol disana.ia pergi dari Apartemen dengan membawa pistol tersebut .

Di bengkel Engin, Ozkan sedang memandangi kalung yang hendak ia berikan pada Gulceren.Ozkan tampak murung karena kalung itu kini sudah rusak (putus) Engin mendekatinya dan langsung marah2 pada Ozkan.Ozkan yang sedang kesal akhirnya memukul Engin hingga terjatuh. Engin bangkit dan ingin pergi, Ozkan menyesali perbuatannya.ia membujuk Engin dan meminta maaf padanya, tapi Engin sudah terlanjur marah.Engin pergi sedangkan Ozkan tampak menyesali perbuatannya pada Engin.

Cihan datang menemui Dilara dikamarnya.mereka membahas tentang Ozan juga hal lainnya, Dilara tampak sedih dengan masalah yang ia hadapi sedangkan Cihan berusaha menenangkannya, ia kembali memeriksa suhu tubuh Dilara yang masih lemah lalu pergi keluar dari kamar.

Rahmi tiba didepan rumah Harun.ia masuk ke rumah dengan persetujuan dari penjaga keamanan.. Saat berada di dekat Harun, Rahmi langsung menodongkan pistol kearah Harun sambil mengatakan sesuatu. Harun tak melawan.ia mengatakan pada Rahmi tentang kebenciannya pada Cihan, tapi itu tak sebanding dengan cintanya pada Dilara.baginya Dilara adalah yang terpenting, ia juga menantang Rahmi untuk menembaknya.Rahmi sangat terkejut mendengar pengakuan Harun, ia sudah bersiap untuk menembak kepala Harun tapi kemudian Cadan datang mencegahnya hingga peluru itu menembus dinding yang lain.

Cadan tampak sangat marah dan menodongkan pistol ke kepala Rahmi.. Tapi Harun memintanya pergi. Lalu Harun melanjutkan pembicaraannya dan Rahmi hanya terdiam.ia pergi dari sana tanpa berkata apa2. Gulceren sedang bersama seorang wanita di sebuah kantor mereka membicarakan sesuatu, tampaknya tentang pekerjaan.

Ozan menjemput Zeynep yang baru saja keluar dari sebuah gedung.Zeynep terkejut karena Ozan ada disana, setelah menyapa dan berbicara sebentar .mereka pergi dengan mobil Ozan ke suatu tempat. Di tempat Deniz bekerja, Cansu datang untuk menemuinya.Deniz tak percaya Cansu ada disana tapi kemarahannya masih tersisa untuk Cansu hingga ia tak mempedulikan Cansu.saat Cansu akan pergi ia berbalik dan mengatakan sesuatu pada Deniz dengan nada marah.Lalu Cansu pergi dari sana.

Deniz tak peduli, ia melanjutkan pekerjaannya.namun seorang teman kerjanya mematikan aliran listrik mesin yang ia gunakan untuk bekerja, pria tua itu mendekat dan mengatakan padanya bahwa Deniz harus mengejar Cansu.Deniz akhirnya tersenyum dan ia berlari keluar mengejar Cansu. Deniz mendekati Cansu yang saat itu sedang marah.mereka berbicara dengan mata berkaca2.Deniz menjelaskan sesuatu sambil menangis dan Cansu terkejut mendengar penjelasan dari Deniz.Baca Selanjutnya Sinopsis Cansu dan Hazal Season 2 Episode 140


Tags: Cansu Hazal, Sinopsis

Terima Kasih sudah Membaca Sinopsis Cansu dan Hazal Season 2 Episode 139 . Please share...!

Blog, Updated at: 17:41