loading...

Sinopsis Nakusha Minggu 30 Juli - Episode 21

Posted by

loading...
Sinopsis Nakusha Minggu 30 Juli - Episode 21
Sinopsis Nakusha Minggu 30 Juli - Episode 21
Sinopsis Nakusha Minggu 30 Juli - Episode 21. Dutta tersenyum setengah geli dan kembali ke tinju. Baaji menyarankan agar ia menulis surat cinta kepada Vahini dan Dutta hanya menggelengkan kepalanya dan terlalu sibuk memukuli tas merah itu. Baaji kemudian berpikir bahwa ia harus melakukannya sendiri seolah-olah Dutta menulis sebuah surat yang akan ia jalankan dengan susah payah, ia akan berkata sesuatu seperti "Shaadi karti hai ya uthvaaun Baaji se".

Baaji memulai surat itu dan berkata dengan lantang apa yang dipikirkannya
"Jaaneman Meri, Dil ki bandkook mein sirf ek gooli baaki hai Tu bol untuk memicu dabaun. Tu bol to tere dil ko nishaana lagaaun. Arre tu bol to uski supari mein raton raat uthaun. Tu bol to saare samundar ka paani bhi pee jaaun "Dutta mengira Baaji gila. Baaji gak menyukai shaayari-nya dan membuangnya. Lalu ia berpikir dan mendapat ide lain.
"Jaaneman meri, Tu bol toh mein zameen aur aasmaan ko milaun Teri ishq ki nadi mein apne pyaar ka chappu chalun Sesuatu se utha hua sona tujhpe lutaaun." Dutta berjalan pergi terlalu asyik untuk peduli. Baaji melihat ia membersihkan pembalutnya dan mengeluh bahwa bakatnya akan sia-sia karena ia gak bisa mencintai siapapun dan Bhau lebih tertarik untuk membersihkan kotoran dari senjatanya. Dutta mengarahkan senjatanya ke kepala Baaji dan berkata bahwa ia juga bisa menembak pistolnya. Baaji menjadi serius dan berkata menembak cuz hidupku hanya untukmu. Dutta berkata "pataa hai" dengan nada jengkel dan syas "drama dekho Jab dekho" dan menampar baaji dengan handuk. Baaji terus menulis surat dan Dutta ada dalam pikiran yang dalam di dekat jendela. Baaji selesai dan bertanya apa yang harus ia tanda tangani sebagai "ter dilbar, tera deewana ya Tera Rangeela". Bhau sangat kesal dan meminta ia untuk berhenti dan apa yang ia harapkan ia lakukan dengan surat itu. Baaji berkata bahwa ia harus melakukan semuanya sekarang dan bahkan memberikan surat itu. Dutta bertanya kepadanya apakah ia gak akan menghentikan semua pekerjaannya dan menjadi orang pos. Baaji berkata bahwa ia bahkan akan melakukannya untuk Dutta dan pergi. Dutta merawatnya dan berkata bahwa ia gila tapi memiliki hati yang jujur.

Baaji berlari ke dalam Rups dalam perjalanan yang mengeringkan kukunya dan meminta SUpriya. ia bilang ia pergi ke terminal bus untuk menjatuhkan ayahnya. Baaji berkata bahwa ia harus memberikan surat ini kepada Supriya tapi Rups berkata bahwa kukunya gak kering sehingga ia gak dapat membantunya dan pergi. ia kemudian memikirkan Nakku. Nakku tersesat dalam pikiran dan gak melakukan pekerjaan apapun dan Babi meneriakinya. Baaji datang dan memanggilnya keluar dan menunjukkan kepadanya surat itu. ia bertanya dengan penuh semangat siapa dan untuk Baaji berkatanya untuknya. Nakku yang malang percaya sebentar dan Baaji berkata untuk Supriya siapa lagi. ia berkata kepadanya untuk memberikannya kepadanya tanpa ada yang tahu. Nakku mencoba untuk mendapatkan Supriya sendirian tapi setiap kali seseorang atau orang lain datang untuk menyela. Nakku berjalan kembali ke kamarnya dengan surat tempat Sethji sedang belajar. ia melihat Nakku tersesat dan bertanya apakah ia juga jatuh cinta seperti ibu mereka telah jatuh cinta pada dapur. Nakku memukulnya dan menyuruhnya untuk berhenti berkata apapun.
Dia bertanya apakah salah membaca surat orang lain. Sethji berkata itu sangat menyenangkan dan ia biasa membaca surat cinta tetangga mereka. ia bilang itu penuh dengan lagu-lagu filmi. Nakku bertanya apa lagi yang ada di dalamnya. Sethji berkata bahwa ia sering menulis tentang kecantikannya dan untuk datang dalam mimpinya.

Nakku berdiri di dekat patung dewa Ganesh dan menatap ke arah kamar Dutta. Lalu ia membaca surat itu. ia membayangkannya dengan suara Dutta dimana ia berkata kepada Supriya bahwa ia akan memberikan hidupnya untuknya dan ia merindukannya dan menggambarkan kecantikannya seperti bulan. Nakku menjadi sedih dan melihat idola itu dan berkata bahwa SUpriya sangat beruntung tapi aku sangat buruk sehingga nama aku gak layak berada dalam surat ini. ia kemudian berjalan pergi menangis.Baca Selanjutnya Sinopsis Nakusha Senin 31 Juli - Episode 22

loading...
loading...
Tags: Nakusha, Sinopsis

Terima Kasih sudah Membaca Sinopsis Nakusha Minggu 30 Juli - Episode 21. Please share...!


Blog, Updated at: 20:24

0 komentar:

Post a Comment